Gempurnews | Pemalang – Perempuan PGRI Kabupaten Pemalang menggelar acara Seminar Perempuan PGRI Peringati hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di SMA PGRI Pemalang pada hari Selasa ( 23/12/25), menjadi momentum untuk menyerukan peran Perempuan di era digitalisasi menuju Indonesia emas 2045.
Acara dihadiri Ketua PGRI Pemalang, Slamet., S.Pd.,M.Pd. Ketua TP PKK Pemalang, Dr. Noor Faizah Maenofie. M.Kes., jajaran dan pengurus PGRI Kabupaten Pemalang, serta para guru anggota PGRI.
Slamet.,S.Pd.,M.Pd., Selaku Ketua PGRI Kabupaten Pemalang yang sekaligus membuka dalam acara tersebut, selalu mendorong Peremuan PGRI akan terus berkarya dan memberikan bekal pendampingan kepada ibu ibu seluruh anggota PGRI selain menjadi guru di sekolah juga agar menjadi ibu ibu yang selalu berinspirasi, berinovasi, dan mandiri dalam segala hal.
Perempuan merupakan subyek utama pembangunan nasional dan penentu arah masa depan bangsa, sebab Perempuan di tuntut untuk berjuang lebih keras dalam mendidik dan membentuk karakter anak di tengah tantangan era digital, karena penggunaan gawai berlebihan bisa memicu kecanduan serta berdampak negatif bagi masa depan anak. “ucap Slamet dalam sambutannya.
Slamet menjelaskan Perempuan PGRI adalah salah satu dari Badan kelengkapan Organisasi PGRI, disamping organisasi lain bagaimana kita menggalang literasi di Kabupaten Pemalang, PGRI Pemalang juga mempunyai forum pena guru literasi, PGRI juga mempunyai organisasi yang dalam mengelola manajemen sekolah baik dalam sisi kurikulum, pebelajaran dan inovasi semuanya tergabung dalam Asosiasi Profesi dan Keahlian Negeri (APKN). “jelasnya.
Dalam kesempatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Dr. Noor Faizah Maenofie., M.Kes., mengungkapkan bagaimana penghormatan terhadap ibu tidak lepas dari konteks besar yakni bagaimana perempuan bisa mandiri, kreatif, dan percaya diri di tengah ramainya perkembangan teknologi.
Menurutnya teknologi membuka ruang usaha baru dengan bermodalkan gawai dan internet yang bisa dikelola dari rumah, memudahkan perempuan belajar ketrampilan,bisa memasarkan produk secara Online dan mengikuti pelatihan tanpa meninggalkan keluarga, hingga dapat membantu ekonomi keluarga. “ujarnya.
Ia menyebut seminar ini bukan sekedar seremoni saja, melainkan bentuk penghormatan terhadap perempuan sebagai pilar keluarga sekaligus penggerak sosial yang membentuk fondasi karakter bangsa.
“Jadilah perempuan yang tangguh yang sehat dan penuh dedikasi dalam mendampingi tumbuh kembang anak, ,mari kita bersama sama mendorong perempuan perempuan untuk terus berkarya menuju Indonesia emas 2045. “tagasnya.
(yn26)