Home Blog Page 1533

Pedagang Kembali Berjualan Di Pasar Madyopuro, Usai Di Revitalisai Oleh Pemkot

0

KOTA MALANG – Revitalisasi Pasar Madyopuro yang berlokasi di Jalan Jonge Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedung telah selesai. Para pedagang yang sebelumnya direlokasi, kini telah kembali dan menempati bedak baru. Revitalisasi pasar yang menelan anggaran sekitar Rp 3 Miliar itu tampak lebih bersih dan tertata.

Sumantri, salah satu pedagang Pasar Madyopuro mengatakan dirinya sudah enam bulan berjualan di tempat relokasi sementara yang berada di dekat pasar. Ia bersyukur bangunan lebih bagus, namun pembeli masih belum normal seperti sebelumnya.

“Suasananya saja yang belum stabil, karena pembeli belum banyak datang. Ya seperti baru jualan. Mungkin pembeli masih cari-cari juga ya. Kan baru kemarin ini kita disini,” ujar Sumantri Pada Awak Media, Sabtu (8/1).

Sumantri yang setiap harinya berjualan ragam sayur dan bumbu ini mengatakan untuk ukuran bedak yang baru ini masih sama seperti sebelumnya. Tapi juga ada perbedaan ketinggian bedak dibanding sebelumnya.

“Saya jualan sudah lama sebelum 2005. Dulu memang kalau hujan kadang air bisa naik. Sekarang ini lebih tinggi, sepertinya air tidak sampai naik. Cuma, karena tinggi itu pembeli harus naik dulu supaya kelihatan jualan kita,” Urainya. (dhw/robhin)

Pengelolaan DD desa Negeri Galih Rejo, Lampura Bermasalah

0

LAMPURA – Pengelolaan Dana Desa Negeri Galih Rejo Kecamatan Sungkai Tengah diduga bermasalah karena tidak tersedia papan proyek pada pembangunan Jalan Penetrasi (Lapen) sepanjang 1200 meter sehingga dinilai tidak memiliki transparansi terhadap warga.

“Kami ngak tahu bang, berapa besar anggaran pembangunan jalan ini bahkan panjangnya juga ngak jelas karena tidak dipasang papan proyek maupun papan informasi” jelas salah satu warga yang minta namanya dirahasiakan.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa terdapat Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) tahun 2020 di desa tersebut juga bermasalah pasalnya hingga saat ini belum pernah digunakan.

“Bisa dicek langsung bang, harus nya pake Beton cetak itu tapi malah di semen langsung aja” pungkas nya.

Berdasarkan pantauan wartawan Gempurnews.com di lapangan, tidak ditemukan papan proyek di lokasi pekerjaan dan dinilai tidak sesuai spesifikasi, ditambah lagi terindikasi P3TGAI tahun 2020 dengan anggaran Rp 195 juta tidak menggunakan beton cetak, sehingga diminta perhatian khusus dari pihak terkait.

Saat menyambangi kantor desa juga ditemukan bahwa pihak Pemerintahan Desa memasang bendera yang telah lusuh dan sobek.

Ditempat terpisah Camat Sungkai Tengah Idris, S.E, M.M menyarankan agar menemui langsung Kades bersangkutan.

“Langsung aja ke Desa ketemu Kadesnya biar enak” ujarnya enggan berkomentar, Via WhatsApp.

Demikian halnya Sekdes Negeri Galih Rejo, Sugeng Irawan tidak ingin mengomentari ketika ditanya pagu anggaran dan Volume pekerjaan serta keluhan dari masyarakat.

“Kalau papan proyek ada bang, namun karena dalam satu kegiatan satu papan proyek jadi tempatnya diletakkan ditempat yanh paling banyak penduduknya dan biar enak ngobrol di rumah sekalian kita jalin silaturahmi biar semua enak” ungkap Sugeng.

Berbeda halnya pengakuan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Adi Surya bahwa memang belum pernah terpasang papan proyek maupun papan informasi kegiatan.

“Iya bang belum pernah terpasang tapi nanti kami pasang dan saya dokumentasikan” tandas Adi.

Dari informasi warga sekitar, pagi tadi papan proyek sudah dipasang di lokasi proyek.(ewindra)

Personil Gabungan TNI – Polri Serta Basarnas Dikerahkan Untuk Evakuasi Korban Banjir dan Lonsor di Jayapura

0

JAYAPURA – Pada hari Jumat tanggal 7 Januari 2022, Personel gabungan TNI-Polri, Basarnas serta Instansi terkait dikerahkan ke setiap titik-titik wilayah yang terdampak banjir serta tanah longsor untuk membantu mengevakuasi masyarakat.

Banjir dan tanah longsor tersebut terjadi setelah kota Jayapura di guyur hujan dengan intesitas tinggi hujan deras dari sore hingga pagi.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K meninjau korban Tanah Longsor di Aspol Bhayangkara dok 5 atas, kemudian dilanjutkan mengecek korban MD di Rumah Sakit Bhayangkara dilanjutkan dengan mengecek lokasi terdampak tanah longsor di Skyland serta mengecek korban banjir di pasar Youtefa.

Pada kesempatan yang sama juga Dir Polairud Polda Papua Kombes Pol. Ir. Kasmolan, M.A.P dan serta Wakil Walikota Jayapura Kota Ir. H. Rustam Saru, MM juga meninjau langsung lokasi terdampak bajir di Pasar Youtefa.

Adapun idetintas korban meninggal dunia adalah; John Itlay (23), Gidion Itlay (18), Theo Itlay (18), Junaedi (68), Sudarti (67), Asniati (35), dan Antonieta (39).

Korban Luka-luka yakni: Ainul (22), Jordan (22), dan Martina (15).

Langkah-langkah Kepolisian yaitu berkoordinasi dengan pihak terkait, mengevakuasi korban.

Kabid Humas Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura agar selalu waspada serta hati-hati untuk keselamatan kita bersama karena saat ini masih dalam musim penghujan, terkhusus yang tingga di daerah dekat Pantai dan Gunung karena rawan terjadi banjir serta Tanah Longsor.

Adapun wilayah yang terdapak banjir yaitu Kantor Gubernur, Batas Kota, Pasar Youtefa, Entrop, Hamadi, Organda, depan Saga Mall Abepura dan untuk titik terdampak tanah longsor yaitu Aspol Bhayangkara Dok 5 atas, Kelurahan Trikora Dok 5 atas dan Skyland serta Lintasan Kodam serta Batas Kota yang mangakibatkan jalan terputus sehingga pengendara kendaraan tidak dapat melintas.

Kabid Humas Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH menambahkan bahwa untuk korban meninggal dunia pada bencana banjir dan tanah longsor sebanyak 7 korban jiwa (MD) dan korban luka-luka sebanyak 3 orang yang langsung dibawa ke RS Bhayangkara. Untuk 2 (dua) korban jiwa yang MD langsung diterbangkan ke Surabaya untuk dimakamkan di kampung halamannya. (tim)

Total Ada Rp 15 juta Terkumpul Di Kejari Kota Malang, Hasil Dari Pelanggar Lalin Yang Kena Tilang

0

KOTA MALANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang berhasil mengumpulkan Rp15 juta dari hasil denda tilang 185 Pelanggar Lalu Lintas (Lalin).

185 Pelanggar Lalin itu merupakan hasil penjaringan pada bulan Desember Tahun 2021 dan menjalani sidang pada Januari Tahun 2022.

“Sebenarnya pada bulan Desember 2021 ada 300 pelanggar, tapi terhitung sejak Kamis (6/1) hanya ada 185 pelanggar lalin yang mengikuti sidang,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Malang, Eko Budisusanto, Jumat (7/1).

Ia menyampaikan, ada tiga pelanggaran yang dilakukan seperti, tidak memiliki SIM atau STNK, menggunakan knalpot brong dan kelengkapan kendaraan.

Sedangkan untuk denda tilang, dikatakan Eko, menyesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan masing-masing orang.
“Ada yang kita kenakan denda Rp100 ribu, Rp150 ribu, hingga Rp250 ribu. Sesuai dengan pelanggarannya,” kata dia.

Sementara itu, Eko juga mengatakan untuk pembayaran denda tilang tidak harus datang ke koperasi yang terletak di are Kejari Kota Malang, melainkan bisa dilakukan melalui Kantor Pos terdekat.

“Pelayanan kami terbuka mulai hari Senin sampai Jumat. masyarakat yang mau membayar denda tilang, silahkan datang langsung sesuai jam pelayanan,” Tutupnya. (dhw/robhin)

Mengintip Gelaran Aksi Sosial Tino Cahyono yang Dilakukan Hampir Tiap Hari

0

JEMBER – Untuk menghadapi kontestasi pemilu 2024, Tino Cahyono, fungsionaris Partai Golkar Jember terus bergerak. Mulai dari aksi kemanusiaan, pembinaan kelompok seni budaya, kali ini menyapa klub olahraga.

Hampir setiap hari Tino menyapa dan membagikan bantuan, khususnya untuk yang membutuhkan.

Aksi sosial Tino, pada Jum’at (07/01/22) kemarin yakni menyerahkan bantuan bolak pada Club Volley Revok di Desa Karangsono Bangsalsari. Kabupaten Jember.

Bantuan tersebut diterima oleh Eni, sembari mengatakan bahwa, bantuan bola volley dari Tino Cahyono ini sangat bermanfaat bagi timnya.

“Atas nama club revok, saya ucapkan terimakasih. Saya berharap mas Tino mau menjadi pembina club volley yang nota bene kelompok remaja karangsono,” harapnya.

Saat ditanya soal aksinya itu, Tino menjawab, bahwa dirinya selama ini memang suka dengan kegiatan yang bersifat sosial.

“Saya berusaha bergerak alami saja dalam setiap kegiatan apapun,” ujarnya.

Baginya, masih menurut Tino, dalam politik harus bekerja kolektif untuk mencapai cita-cita bersama.

“Analoginya layaknya bekerja sebagai pengusaha, dimana pengusaha bekerja sistemik dengan menggunakan kekuatan akses dan saya berusaha ikhlas saja dalam bekerja,” terangnya. (sonz)

Pemkab Sidoarjo Fasilitasi Pengobatan Bayi Nayla Penderita Hidrosefalus dan Spina Bifida

0

SIDOARJO – Sungguh pilu derita yang dialami Nayla bayi yang baru berusia 3 bulan itu sejak lahir sudah menderita Spina Bifida.

Bayi pasangan suami istri warga Desa Gedangrowo RT. 02 RW 03 Kecamatan Prambon tersebut menderita Spina Bifida atau cacat lahir dikarenakan sumsum tulang belakang gagal berkembang dengan baik.

Tidak hanya itu, Nayla yang lahir bulan Oktober tahun 2021 lalu juga divonis menderita Hidrosefalus atau menumpuknya cairan didalam rongga jauh didalam otak. Hal tersebut menyebabkan pembesaran kepala bayi perempuan yang saat ini hanya terbaring dirumahnya.

Mendengar kabar derita Nayla, pagi tadi Wakil Bupati H. Subandi SH mengunjungi rumahnya, Jumat, (7/1). Wabup datang tidak sendiri. Ia datang bersama kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman serta Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Asrofi. Kedatangannya untuk memastikan pengobatan Nayla berjalan lancar sekaligus memberikan semangat kepada orang tuanya bagi kesembuhan buah hatinya. Selain itu kedatangannya juga ingin memberikan bantuan secara pribadi sekaligus menyampaikan bantuan dari Baznas Sidoarjo dan Sembako dari Pemkab Sidoarjo.

Wabup H. Subandi meminta Evita Nuriana ibu dari Nayla untuk bersabar. Disampaikannya Pemkab Sidoarjo akan berupaya membantu proses kesembuhannya. Dinas Kesehatan dimintanya ikut mendampingi pengobatan Nayla sampai tuntas. Dinas Kesehatan juga dimintanya untuk memeriksa kondisi Nayla setiap hari.

“Ibu yang sabar, kita dari Pemkab Sidoarjo akan berusaha membantu kesembuhan putri jenengan,”semangatnya kepada orang tua Nayla.

Usai menjenguk Nayla, Wabup H. Subandi mengatakan perawatan berkelanjutan akan diberikan kepada Nayla. Hari Senin besok, Dinas Kesehatan Sidoarjo dimintanya untuk membawa Nayla ke RSUD Dr Soetomo Surabaya. Seluruh akomodasi akan ditanggung Pemkab Sidoarjo. Menurutnya hal seperti ini menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat.

“Kita akan kontrolkan rutin, mobil akan kita siapkan dan kita akan awasi pengobatannya,”ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Drg. Syaf Satriawarman menuturkan bahwa Nayla pernah dirawat di RSUD Sidoarjo. Pada proses pengobatan selanjutnya, Nayla dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Setelah beberapa bulan dirawat di RSUD Dr. Soetomo, pihak keluarga memutuskan untuk merawat Nayla dirumah. Alasannya terkendala biaya hidup di rumah sakit yang ditanggung orang tuanya saat menunggui anaknya. Namun menurut Dokter Syaf, pihak rumah sakit Dr. Soetomo sendiri memang sudah memperbolehkan Nayla pulang dan dilanjutkan layanan kontrol rawat jalan.

“Setelah kami kroscek ini memang bukan pulang paksa, tetapi sudah boleh pulang dengan layanan kontrol rawat jalan, jadi hari Senin besok rawat jalan disana, kontrol, mudah-mudahan kalau itu bisa dilakukan dengan rawat jalan jadi tidak perlu rawat inap disana,”ujarnya. (Kominfo/Yl).

PMI Banjarnegara Bersama SEMAGARA Hibur Anak Korban APG Semeru

0

LUMAJANG – Relawan PMI Kabupaten Banjarnegara bersama Sedulur Mahasiswa Banjarnegara ( SEMAGARA ) terjun langsung memberikan support psikologis, edukasi serta menghibur anak anak korban terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang (7/1/2022), yang berada di tenda tenda sekolah darurat yang ditempati oleh 141 siswa.

Komandan KSR PMI Banjarnegara sekaligus Koordinator tim Heri Yulianto mengatakan, supporting dan edukasi kepada anak anak sekolah dilakukan setelah assessment langsung yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, dengan melihat serta menganalisa kondisi, kebutuhan serta dampak yang ditimbulkan.

“kami melakukan intervensi ke beberapa titik lokasi sekolah darurat yang berada di Dusun Krahan, Desa Sumbermujur bersama dengan kawan kawan dari Sedulur Mahasiswa Banjarnegara” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut team juga mendistribusikan kebutuhan dan bantuan berupa perlengkapan sekolah, tempat makan dan minum, masker kain dan bedah serta aneka macam kerudung anak anak. Tempat makan dan minum menjadi request tersendiri dari anak anak sekolah, mengingat lokasi sekolah darurat dengan rumah dan lokasi pengungsian sangat jauh yang membuat adik adik harus membawa bekal makanan berat saat pergi ke sekolah.

Koordinator relawan Semagara sekaligus anggota Korps Sukarela Unit STIE Taman Siswa Banjarnegara Balindra Sania Sakif mengatakan, bantuan dan donasi yang diberikan merupakan hasil dari penggalangan dana yang dilakukan oleh mahasiswa Banjarnegara dari beberapa perguruan tinggi seperti STIE Taman Siswa, STIMIK Tunas Bangsa, Politeknik Banjarnegara, STIT Tunas Bangsa dan STAI Tanbighul Ghofilin.

“kawan kawan berhasil menggalang dana sejumlah 10 juta rupiah yang seluruhnya diserahkan kepada PMI Banjarnegara untuk disalurkan kepada saudara kita yang terdampak erupsi semeru dengan menyasar akses atau sarana pendidikan” paparnya.

Dengan koordinasi yang intensif dan perencanaan yang matang antara hasil assessment langsung dilapangan, donasi yang terkumpul diwujudkan dalam bentuk peralatan sekolah dan fasilitas lainya dengan harapan bermanfaat untuk membantu proses kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di sekolah darurat.

Sementara itu Pembina Korps Sukarela STIE Taman Siswa Banjarnegara Ghonimah Zumroatun Ainiyah sangat mengapresiasi kinerja serta sinergitas yang terbangun dengan baik antara PMI dan Unit KSR serta mahasiswa Banjarnegara dalam rangka peduli kepada sesama yang membutuhkan dan didasari dengan rasa solidaritas yang tinggi dengan menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan.

“atas nama pribadi dan mewakili jajaran civitas akademik kami sampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh mahasiswa Banjarnegara yang dengan semangat kebersamaan bersatu dalam satu komando untuk kemanusiaan” ujarnya.

Pihaknya berharap kebersamaan dan sinergi yang telah terbangun dengan baik dapat terus berjalan serta ditingkatkan dalam rangka tugas tugas sosial selain sebagai wadah pembinaan karakter juga memberikan efek positif bagi mahasiswa agar lebih memiliki rasa kepedulian, memberi arti dan peran serta yang lebih bagi masyarakat dan lingkunganya.(Son)

Polda Jatim Terus Gelar Vaksinasi Anak

0

SURABAYA – Polda Jawa Timur hari ini Jum’at (7/1/2022), menggelar vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun secara serentak di 34 Sekolah di Seluruh Jawa Timur. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam penanganan covid-19, dan terbentuknya herd immunity di Jawa Timur.

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, pagi tadi hadir dalam pelaksanaan vaksinasi di SD Takmiriyah Surabaya. Ia mengatakan, target vaksinasi anak hari ini adalah 2.346 anak.

“Tentunya kegiatan ini dilaksanakan oleh Polda Jawa Timur dan jajarannya, hari ini kita melaksanakan di Surabaya dengan dibantu rekan-rekan dari TNI dan Polri beserta rekan-rekan dari dinas kesehatan. Kemudian kita memadukan dengan sekolah-sekolah, Alhamdulillah kita bisa melaksanakan,” ujar polisi bintang satu ini.

Slamet menuturkan bahwa per hari ini capain vaksinasi anak di Jawa Timur sudah mencapai 37,90 persen dengan jumlah anak yang sudah mendapatkan vaksinasi sebanyak 999.210 anak. Dengan sasaran 2.635.502 anak.

“Kemudian untuk Surabaya hari ini sudah mencapai kurang lebih 65 persen. Dari jumlah total sasaran 271.005. Kemudian capaian dari 65 persen kurang lebih ada 172.411,” jelasnya.

Bukan hanya vaksinasi anak, upaya percepatan vaksinasi orang dewasa terus dilakukan Pemerintah bersama TNI dan Polri. Slamet menuturkan bahwa hingga hari ini, capaian vaksinasi di Jawa Timur telah mencapai 80,5 persen dari total sasaran yaitu 31 juta lebih.

“Capain ini tentunya wujud kerja sama dari yang tadi disampaikan pemerintahan daerah Provinsi Jawa Timur, dari Kepolisian Daerah Jawa Timur, kemudian dari Kodam atau dari TNI,” kata Slamet.

Ia menuturkan upaya percepatan vaksinasi ini diharapkan Indonesia khususnya Jawa Timur bisa segera lepas dari Pandemi Covid-19. Slamet pun bersyukur per kemarin, Kamis (6/1/2022) penambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur hanya 16 kasus saja.

“Tentunya ini adalah upaya-upaya langkah-langkah yang kita laksanakan bersama, sehingga kita harapkan masyarakat Jawa Timur, untuk segera terhindar dari pada Covid-19,” tandasnya.

Orang nomor dua di Polda Jatim itu juga mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Takmiriyah, karena telah menyelenggarakan vaksinasi. Karena vaksinasi anak adalah bagian dari upaya menyelamatkan anak bangsa. (tim)

Pelibatan Masyarakat Dalam Pengendalian Pandemi, Sangat Efektif

0

BOYOLALI – Pelibatan masyarakat dalam pencegahan serta pengendalian wabah/ pandemi disebut sangat efektif. Pemanfaatan peran masyarakat tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan serta penanganan dini dalam menghadapi pandemi.

Seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) di beberapa desa di Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, dan Banten.
PMI melibatkan relawan masyarakat untuk melaksanakan secara aktif pendeteksian awal serta pelaporan kasus terjangkit wabah secara terpadu di beberapa wilayah tersebut.

Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) ini dilatih serta didampingi oleh PMI dalam Community Pandemic Preparedness Program (CP3) yang diujicobakan di Pandegelang, kota Bogor, Boyolali serta Tabanan.

Kemudian, validasi laporan gejala dan risiko penyakit oleh Sibat CP3 ditindaklanjuti Puskesmas.

“Peran masyarakat ini sangatlah penting untuk kewaspadaan dini, ini bahkan sudah dilakukan sebelum pandemi COVID-19 terjadi Indonesia. Saat ini kita perlu penguatan road map SBM supaya bisa direplikasi di banyak desa,” kata Kepala Divisi Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Eka Wulan Cahyasari dalam uji coba rancangan kebijakan pelaksanaan Peta Jalan Penguatan SBM 2022-2024 di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (6/1/2022).
Eka mengatakan, kehadiran SBM akan melengkapi sistem surveilans berbasis institusi seperti Puskesmas, Puskewan, rumah sakit serta laboratorium dalam pendeteksian dini potensi wabah dengan kolaborasi lokal di tingkat desa dan kabupaten/kota yang telah dilakukan selama ini.

“Berdasarkan hasil percontohan yang berhasil hingga saat ini, PMI berencana untuk memperluas cakupan program kesiapsiagaan wabah atau pandemi ke 2 Provinsi di Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan. Dengan demikian sebanyak 20 desa baru akan mereplikasi pembelajaran SBM sebagai kesiapsiagaan wabah/pandemi, lebih jauh harapanya akan dapat direplikasi secara nasional”, imbuhnya.

Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Provinsi Jawa Tengah dr. Hartanto menambahkan, program kesiapsiagaan pandemi berbasis masyarakat telah dilaksanakan di Boyolali sebelum pandemi COVID-19 melanda Indonesia. SBM, sambungnya, dimanfaatkan PMI Jawa Tengah untuk pencegahan serta pengendalain penyakit menular antraks dan leptosirosis pada 2018.

Dalam pertemuan bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah Kabupaten Boyolali, PMI serta IFRC di Pendopo Bupati tersebut akan melihat langsung kolaborasi lokal untuk penyempurnaan rancangan kebijakan pelaksanaan Peta Jalan secara nasional.

“Dari pengamatan kami melalui laporan-laporan relawan Sibat dalam program CP3, serta diskusi-diskusi dengan PMI, kami memandang SBM PMI ini perlu diadopsi, untuk menguatkan model SBM yang sudah berjalan,” tukas Asisten Deputi Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK dr. Nancy Dian Anggraini.

Sejak tahun 2018, PMI dan IFRC memulai inisiatif CP3 dalam pelaksanaan SBM untuk mengembangkan dan mode uji coba dalam memperluas cakupan surveilans oleh para relawan di masyarakat setempat, termasuk ke populasi yang paling rentan dan memperkuat kesiapsiagaan serta ketahanan masyarakat bersama dengan Kelompok Kerja yang terdiri dari Kemenko PMK, Kemenkes, Kementan, KLHK, Kemendesa PDTT, Kemendagri, BNPB, KKP, BBPK Ciloto, BBPKH Cinagara, dan PMI.

Sejak 2018, program kolaboratif PMI dikembangkan dengan dukungan IFRC dan Lembaga Pembagunan Internasional Amerika Serikat (USAID), serta Palang Merah Australia. (Hum/Son)

Kapolda Pimpin Sertijab Empat PJU dan Lima Kapolres Jajaran Polda Jatim

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memimpin langsung Upacara serah terima jabatan (Sertijab) empat pejabat utama dan lima kapolres jajaran Polda Jatim di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jumat (7/1/2022).

Upacara yang dilaksanakan dengan memperthatikan protokol kesehatan ini dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo beserta seluruh PJU dan Kapolres jajaran Polda Jawa Timur.

Empat PJU Polda Jatim yang melaksanakan sertijab diantaranya Dansat Brimob yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol Amostian diserahkan kepada Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, jabatan Dirpolairud yang sebelumnya diemban Kombes Pol Arnapi diserahkan kepada Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, jabatan Dirresnarkoba yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Hanny Hidayat berpindah tugas kepada Kombes Pol Arie Ardian Rishadi, dan jabatan Ka SPN yang sebelumnya di emban Kombes Pol Thomas Widodo Rahino digantikan oleh Kombes Pol Sugeng Hariyanti.

Sementara enam Kapolres jajaran yang melaksanakan serah terima jabatan diantaranya, Kapolres Bojonegoro yang sebelumnya dijabat AKBP Eva Guna Pandia diserahkan kepada AKBP Muhammad, jabatan Kapolres Blitar Kota yang sebelumnya di jabat AKBP Yudhi Hery Setiawan digantikan oleh AKBP Argowiyono,

Sedangkan jabatan Kapolres Jember yang sebelumnya diemban AKBP Arif Rachman Arifin diserahkan kepada AKBP Hery Purnomo, jabatan Kapolres Situbondo yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Ach. Imam Rifai digantikan oleh AKBP Andi Sinjaya, dan jabatan Kapolres Madiun yang sebelumnya diemban AKBP Yuri Leonard Siahaan diserahkan kepada AKBP Anton Prasetyo.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terimakasih sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada para PJU dan Kapolres jajaran yang berpindah tugas.

“Saya memberikan apresiasi atas pengabdian para PJU dan Kapolres yang selama ini telah menorehkan lukisan indah selama bertugas di Jawa Timur, kata Nico saat memberikan sambutan di Gedung Mahameru, Jumat (7/1/2022).

Sedangkan untuk pejabat baru, kapolda menyampaikan sejumlah pesan diantaranya, mengenai tugas wewenang dan tanggung jawab (TWT), perlu adanya komunikasi yang baik karena hal tersebut merupakan kunci keberhasilan, dan menyelesaikan persoalan dengan membutuhkan ilmu pengetahuan.

“Kepada pejabat yang baru saya ucapkan selamat bertugas di Jatim, untuk menunjang atau meningkatkan kemampuannya, saya ijinkan bila ada Kapolres yang mau kuliah. Hal ini di karenakan dengan bertambahnya ilmu dan pengalaman bagi setiap masing-masing pimpinan nantinya dapat menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah hukumnya,” tutur kapolda.

Nico juga menghimbau kepada Kapolres yang baru agar segera berkomunikasi dengan instansi terkait dalam penanganan Covid-19 varian baru omicron.

“Varian baru ini harus kita hadapi bersama agar tidak terjadi kenaikan jumlah pasien Covid-19. Oleh karena itu untuk kapolres yang baru agar segera menyesuaikan diri di wilayahnya masing-masing,” pungkas Kapolda. (tim)