PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si menjelaskan peristiwa penganiayaan yang berujung dengan meninggalnya korban, terjadi pada hari Rabu tanggal 10 November 2021 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari di Villa Cempaka Jl. Malabar, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. (11/11/2021)
Sat Reskrim Polres Pasuruan bergerak cepat dalam mengungkap kasus pembunuhan Muhammad Nurwanto (30), Warga Tambak Osowilangun 10/72 Rt. 03 Rw. 01 Kel. Tambak Osowilangun Kec. Benowo Kota Surabaya.
Pelaku Bernama Deni Wahyudi (36) beralamat di Tambak Osowilangun 10/72 Rt. 03 Rw. 01 Kel. Tambak Osowilangun Kec. Benowo Kota Surabaya.
Kronologis kejadian penganiayaan berujung pembunuhan tersebut, awalnya korban (Muhammad Nurwanto) dan ketiga temannya menyewa sebuah villa di Lingkungan Malabar Kelurahan Pecalukan Kecamatan Prigen Kab. Pasuruan. Di dalam Villa Cempaka tersebut mereka berempat mengadakan pesta minum-minuman keras dengan ditemani wanita penghibur.
Menurut Keterangan pelaku (Deni Wahyudi), diketahui pelaku merasa cemburu kepada perilaku korban yang menggoda wanita penghibur tersebut ketika sedang menyanyikan sebuah lagu, dikarenakan pelaku ada hubungan asmara dengan wanita penghibur tersebut.
Dalam kondisi mabuk, pelaku mengambil botol miras dari atas meja lalu dipecahkan ke arah tembok dan sisa pecahan botol miras tersebut oleh pelaku ditusukkan ke leher korban. Karena tusukan tersebut mengakibatkan korban kehilangan banyak darah dan meninggal pada saat dibawa menuju rumah sakit terdekat.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Polsek Prigen untuk dilakukan proses penyidikan dan pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan Ancaman Pidana 7 Tahun Penjara. (qomar/tim)
MALANG- Awas! Begal berkeliaran di Kecamatan Pakis. Namun sasaran pelaku ini bukan motor atau payudara wanita, tetapi kejadian yang viral di media sosial adalah begal pantat. Peristiwanya terjadi Selasa (9/11) di Desa Pakiskembar Kecamatan Pakis. Kapolsek Pakis AKP Moch Lutfi dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Bahkan diakuinya korban begal pantat itu, sudah membuat laporan polisi. Kasusnya kini sedang diselidiki dengan mempelajari video aksi pelaku yang sempat terekam CCTV.
“Sedang kami selidiki. Beberapa saksi sudah kami minta keterangan, tinggal memburu pelakunya,” ujar Moch Lutfi.
Mantan Kapolsek Poncokusumo ini mengatakan, kejadian begal pantat itu terjadi di sekitar SMK NU 04 Pakis. Korban begal ini adalah seorang karyawati sebuah bank di Kota Malang. Warga Kecamatan Pakis ini, menjadi korban pelecehan saat perjalanan pulang. Karena tidak terima dilecehkan, korban lantas melaporkan ke Polsek Pakis. Polisi lantas mendatangi lokasi kejadian. Meminta keterangan saksi warga, sekaligus mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Tidak hanya itu, berdasarkan penyelidikan diketahui bahwa begal pantat kerap terjadi di sekitar TKP. Dan menjadi perbincangan warga. Namun selama ini baru satu orang saja yang melaporkan. “Kalau memang ada masyarakat yang pernah mengalami, silahkan saja melaporkan ke Polsek Pakis. Kami siap menampung laporannya,” tutur mantan Kasat Sabhara Polres Malang ini.
Potongan video pelaku begal pantat ini, diunggah pada akun instagram @ngalamlop. Pelakunya diketahui sendirian mengendarai motor matic. Pelaku berpawakan kecil memakai topi serta jaket jumper warna merah.
“Untuk ciri-ciri pelakunya sudah kami kantongi. Sekarang tinggal menyelidiki identitas untuk mengungkap pelakunya. Semoga dalam waktu dekat bisa segera kami amankan,” Urai Lutfi. (dhw/robhin)
KOTA MALANG – Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang terus berupaya melakukan melakukan rekayasa jaringan pipa akibat banjir bandang Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (4/11) lalu. Banjir bandang tersebut berdampak pada tersendatnya pasokan air bersih di sejumlah wilayah di Kota Malang. Jaringan pipa di Jembatan Sengkaling dan Jurang Susuk Beji, Kota Batu rusak diterjang banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Jembatan Jurang Susuk Jalur ke Batu Ditutup Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Makang, M Nor Muhlas menyampaikan, banjir bandang tersebut membuat empat pipa mengalami kerusakan dan saat ini sudah diperbaiki. Kini hanya menyisakan satu pipa yang belum selesai perbaikannya, karena pipa eksisting tersebut tertutup lumpur menjadi kendala perbaikan.
“Tinggal satu pipa yang masih proses pemasangan pipa darurat, Pipa itu berada di Jurang Susuk Beji, yang berasal dari Sumber Binangun Lama. Para pekerja berupaya untuk mempercepat perbaikan. Kami targetkan selesai hari ini (Kamis 11/11) bisa selesai dan mengalir secara normal,” ucap Muhlas, kepada wartawan, Kamis (11/11).
Muhlas menjelaskan, dari perhitungan rasio air yang mengalir, debit air yang hilang sekitar 350 liter per detik. Kalau diukur per rumah, maka ada 35.000 liter hilang selama lima hari terakhir ini. “Itu yang kita upayakan agar jumlah air yang hilang berkurang, kita sedang upayakan berbagai cara rekayasa jaringan dan lainnya. Akhirnya kita bisa kurangi sekitar 21.000 liter sekarang,” terangnya. Lanjut Muhlas, dampak dari hilangnya rasio air tersebut, mengakibatkan 13 wilayah terdampak. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih kepada warga di 13 wilayah tersebut, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang telah mengirimkan 14 truk tangki air, dan membangun terminal air di wilayah terdampak. “Itu semua dilakukan agar warga bisa mendapatkan kebutuhan air dalam beberapa hari ke depan,” Jelasnya. (Dhw/robhin)
MOJOKERTO – Sosok pahlawan masa kini bukan hanya orang yang berjuang melawan penjajah. Namun mereka yang berani dan rela berkorban dalam membantu sesama dilingkungan sekitar dan berjuang di bidangnya masing-masing juga patut di sebut sebagai pahlawan.
Seperti 4 (41) Pengasuh Pondok 99 di Dusun Pandantoyo, Desa Pandankrajan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. dihari Pahlawan ini mendengar info ini, selanjutnya melaksanakan Silaturahmi dan memberikan penghargaan kepada Sriasih
Pondok 99 merupakan lokasi rehabilitasi orang yang mengalami gangguan jiwa, Psikotik dan Pecandu Narkoba dengan metode islami. Bahkan sejak didirikan pada 2001 sudah ratusan lebih orang yang mengalami gangguan jiwa mampu sembuh.
Dimomen hari pahlawan yang diperingati pada 10 November 2021 kali ini Polresta Mojokerto memberikan penghargaan Pahlawan terhadap sosok Sriasih (41) Pengasuh Pondok 99 sebagai Pahlawan Kemanusian
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto menyerahkan langsung piagam penghargaan pahlawan tersebut di Pondok 99 di Dusun Pandantoyo, Desa Pandankrajan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
“Ibu Sriasih (41) Pengasuh Pondok 99 sebagai Pahlawan Kemanusian, Karena dedikasinya yang selama ini memberikan perhatian dan perlindungan serta merawat ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa), dengan membantu sesama manusia bisa sembuh dari keterbelakangan hingga ganguan jiwa” Ucap AKBP Rofiq Ripto
Bukan hanya penghargaan, petugas kepolisian juga memberikan sumbangan sembako dan juga melakukan vaksinasi tahap kedua terhadap 50 orang penghuni pondok 99.
“Kalau kita melihat arti harfiah pahlawan itukan ada variabelnya diantaranya adalah mau berkorban, menghormati nilai-nilai kemanusiaan kemudian bermanfaat terhadap sesama dan sosial. Itu adalah indikator yang mudah mendapatkan gelar pahlawan,” ungkap AKBP Rofiq Ripto.
Sehingga kedatangannya disini merupakan bentuk apresiasi terhadap keteladanan pengasuh Pondok 99 bersama suami yang telah rela merawat orang dalam ganguan jiwa dan keterbatasan dan sabar.
Dilain hal, pengorbanan Sriasih (41) dan keluarga mampu membantu menjaga keamanan dan ketertiban untuk menjaga keamanan.
“Jika biasnya orang – orang seperti ini berkeliaran, disini di jadikan satu dikumpulkan dilakukan dengan inisiatif sendiri tanpa pemerintah,” urai Kapolresta Mojokerto
Selain memberikan piagam penghargaan, dalam memperingati hari pahlawan kali ini petugas juga memberikan vaksin tahap dua terhadap para penghuni.
“Oarang dengan ganguan jiwa juga berhak mendapatkan vaksinasi ini. Sehingga kita juga sudah berikan vaksinasi ada kisaran 51 lebih. Dan ini puaya sebagai percepatan proses Vaksin,” Pungkas Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan. (tim)
CIMAHI – Festival Heritage Kota Cimahi merupakan rangkaian kegiatan berkesenian para seniman Kota Cimahi dalam melahirkan karya-karya terbaiknya.
Rangkaian kegiatan seni yang dilombakan diantaranya adalah lomba film pendek bertemakan Heritage Kota Cimahi selain lomba melukis dan baca puisi.
Arlen Production mendapatkan predikat juara pertama dalam lomba Film Pendek Festival Heritage Kota Cimahi tersebut.
Penyerahan piala dan uang pembinaan diserahkan pada saat puncak acara yang dilaksanakan di Gedung Historich Kota Cimahi.
Pada kesempatan tersebut, Kika yang merupakan Host dari Arlen Production menyampaikan keberhasilannya meraih predikat juara pertama.
“Ahamdulillah pada lomba Film pendek Heritage Kota Cimahi yang diselenggarakan oleh Deqan Kebudayaan Kota Cimahi ini,Kami mendapatkan predikat Juara Pertama.” Jelas Kika, Rabu (10/11/2021).
Harapannya, ia bisa lebih berprestasi di tingkat yang lebih tinggi lagi, baik di tingkat Provinsi, Nasional, Regional maupun Internasional. Untuk itu dirinya terus berlatih agar lebih baik dalam melakukan profesi sebagai host melalui latihan di rumah.
“Saya berharap kepada para seniman, jangan pernah menyerah dalam satu keadaan, tetap semangat melahirkan karya-karya terbaik.” Ungakap Kika, host dari Arlen Production.
Producer Arlen Production, Cek Gum saat di sambangi wartawan menyampaikan bahwa dalam berkarya ia memiliki motto “Jangan pernah putus Asa “.
“Sebab kami memiliki keyakinan harus selalu berkarya, karena ada pepatah yang menyatakan, baik atau buruk sebuah Karya suatu saat akan memberikan manfaat.” Ujar Cek Gum.
Ia berterimakasih kepada yang melahirkan karya tersebut. Bahkan setelah dirinya nendapatkan predikat terbaik saat ini, ia pun akan berusaha melakukan yang terbaik lagi,
“Saya mendapatkan wawasan dan pengalaman dengan mengikuti Festival Heritage ini, yakni bahwa di Kota Cimahi ini ternyata banyak sekali Cagar budaya yang perlu dilestarikan dan diekspose keberadaannya.” Terang Cek Gum, produser dari Arlen Production.
Sementara sang sutradara dari Arlen Production, Ayi Supratman menuturkan bahwa sebagai sutradara di Cek Gum TV dan Arlen Production sekaligus sebagai Aktor, dirinya bisa mengikuti festival Film pendek maupun Film Layar lebar ke tingkat yang lebih tinggi lagi.
“Kami berharap bisa mengikuti festival film pendek maupun film kayar lebar ke tingkat yang lebih tinggi lagi, baik Nasional maupun Internasional.” Ujarnya.
Lebih lanjut ia mengajak kepada insan film yang ada di Kota Cimahi, untuk tetap berkarya walaupun dengan peralatan yang sederhana.
“Contohnya Hand Phone sekalipun, itu akan merupakan sebuah karya. Yang terpenting buatlah karya dan terus berkarya.” Tandas Ayi Sang Sutadara Arlen Production dan CekGum Tv.kepada Wartawan.
KOTA MALANG – Mantan Bupati Malang periode 1995-2000, Kol Inf (Purn) H. Muhammad Said berpulang ke Rahmatullah, almarhum yang berusia 74 tahun, mengembuskan nafas terakhir dalam perawatan di RS UMM Malang Rabu (10/11).
Pensiunan TNI AD itu, dimakamkan di TPU Samaan, sebelumnya jenazah dibawa dari RS ke rumah duka di Jalan Borobudur Agung Barat VII nomor 14, sekitar pukul 07.00.
“Jenazah dibawa ke TPU Samaan atas keinginan almarhum yang ingin dimakamkan di sisi mendiang istri, bu Rina Saputri,” ujar Oja, saudara almarhum.
Dirinya menceritakan, bahwa mantan orang nomor satu di Pemkab Malang itu mengidap penyakit karena faktor usia, dan tiba-tiba drop dan harus opname di RS Senin (1/11) pekan lalu.
Selama menjalani perawatan di RS, almarhum kondisinya sempat membaik, tetapi sejak beberapa hari terakhir kondisinya terus menurun, hingga akhirnya pada Selasa (9/11) almarhum terus mendapatkan perawatan intensif, tepat keesokan harinya, almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada 03.30.
“Almarhun ini sehari-hari suka jalan-jalan dan aktivitas biasa, menghabiskan masa pensiun seperti orang lainnya, tapi memang almarhum punya kebiasaan merokok, jadi bisa jadi itu yang memperburuk kondisi kesehatan sebelum meninggal,” terangnya.
Almarhum dimakamkan setelah Salat Dhuhur, sebelumnya mengikuti prosesi penghormatan kemiliteran selanjutnya jenazah almarhum H.M. Said diantar oleh keluarga dan kerabat, menuju ke tempat perisitrahatan terakhirnya bersanding dengan sang istri yang mendahului almarhum pada 23 tahun lalu. (Dhw/robhin)
LUMAJANG – Dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan, Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur melaksanakan Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Jl. A. Yani Kel. Kepuharjo Kecamatan Lumajang, Rabu (10/11).
Upacara tersebut dipimpin secara langsung oleh Kapala Dinas Sosial Kabupaten Lumajang, Dewi Susiyanti.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi menjelaskan Hari Pahlawan 10 November merupakan satu peristiwa penting dalam sejarah negara Republik Indonesia.
Pertempuran di Surabaya pada 10 November 1945 itupun ditetapkan sebagai Hari Pahlawan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 pada 16 Desember 1959.
“Hari Pahlawan diperingati untuk mengenang kembali jasa dan perjuangan para pahlawan untuk mengusir penjajah dari Indonesia,” jelasnya.
Kegiatan yang dimulai pada Pukul 08.00 WIB itu diakhiri penghormatan kepada arwah para pahlawan dipimpin oleh Komandan Upacara Ziarah Nasional, kemudian tabur bunga oleh Inspektur Upacara Ziarah Nasional diikuti seluruh peserta ziarah Nasional. (sub/red)
KOTA MALANG – Sebuah rumah kos yang ada di Jalan Basuki Rahmat, Klojen, Kota Malang ambrol saat hujan deras terjadi pada Selasa (9/11) kemarin. Akibatnya bangunan berukuran sekitar 15 X 4 meter yang berada di pemukiman Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Kota Malang itu mengalami kerusakan parah.
Secara rinci terdapat lima kamar kos yang masing-masing memiliki panjang 5 meter dan lebar 2 meter ambrol, lalu separuh rumah terdapat retakan dan berpotensi kembali ambrol.
Salah satu warga, Cahyo mengatakan kejadian itu diketahui pada sekitar 17.30 saat kondisi hujan deras. “Saat itu tiba-tiba ada suara gemuruh. Pas dicek ternyata rumah kos roboh,” ujarnya, Rabu (10/11).
Cahyo memastikan ambrol-nya kos-kos-an itu tidak disebabkan karena luapan air sungai. Namun kondisi rumah yang sudah mengkhawatirkan setelah terkena banjir beberapa waktu lalu.
“Bukan karena air sungai ambrolnya, rumah ini memang agak menggantung. Setelah kena banjir bandang kemarin (4/11/2021) memang sudah agak miring,” kata dia.
Terpisah, Analis Perencanaan BPBD Kota Malang, Cornellia Selvyana Ayoe menyampaikan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Ia pun menambahkan karena kondisi tanah yang labil, kemungkinan bangunan tersebut berpotensi kembali ambrol.
“Maka dari itu masyarakat di himbau untuk tetap waspada dan berhati hati terhadap dampak tanah longsor, banjir bandang dan yang lain,” Urainya.(dhw/robhin)
JEMBER – Puluhan murid SMK PGRI 05 Kencong gelar baksos kepada para Legiun Veteran Republik Indonesia,(LVRI), selain mengelar kegiatan sosial para murid juga melakukan Teatrikal bertema”Pahlawan inspirasiku”.
Kegiatan 10 November tersebut dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan yang sudah bersusah Payah melawan para penjajah untuk hengkang dari bumi Pertiwi yaitu Indonesia.
Peluh keringat dan juga nyawa melayang para pahlawan kemerdekaan tersebut yang menjadi inspirasi para murid untuk menggelar teatrikal dan juga gegap gempita pasca perebutan wilayah yang berada di Hotel Yamato Surabaya.
Sebagai bentuk kebanggaan tersendiri untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2021, para murid juga bersatu padu membelikan paket sembako kepada para puluhan Veteran kemerdekaan yang turut hadir dalam agenda peringatan hari pahlawan.
“Hari pahlawan SMK PGRI 05 dilakukan sederhana karena mengingat kondisi pandemi, tapi kami juga ingin mengingatkan kepada anak-anak tentang hari Pahlawan jasa-jasa para pahlawan, maka dari itu kegiatan ini kita kemas dengan cara teatrikal perjuangan masa dulu dan juga berbagi sembako kepada para veteran perang,” Kata Saiful Anwar Spd.
Kepala sekolah juga menerangkan, jika dalam kondisi pandemi ini murid juga diharapkan terus bersama sama mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk vaksin, sebagai penerus pahlawan bangsa milenial.
“Kami belajar bersama sama dalam moment hari pahlawan ini, bentuknya sebagai pahlawan milenial, apalagi ditengah pandemi seperti ini kita harapkan anak didik kami juga ikut bergerilya membantu pemerintah dalam hal edukasi Vaksinasi dan protokol kesehatan,” imbuhnya.
Terpisah, Ketua LVRI,(legiun Veteran Republik Indonesia) Soemarsono yang mengkoodinir wilayah kecamatan kencong, jombang dan Gumukmas yang turut hadir dalam kesempatan kegiatan peringatan hari pahlawan tersebut juga menyampaikan.
“Buat anak anak penerus bangsa jangan pernah melupakan jasa para pahlawan, karena dengan jasa mereka semua kita bisa menikmati kemerdekaan hingga saat ini, selain itu kami berterima kasih kepada sekolah ini yang telah meluangkan waktu untuk rayakan hari pahlawan dengan Teatrikal dan juga berbagi sembako kepada kami semua para veteran kelahiran tahun 1945,” kata Soemarsono.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan jika veteran yang tergabung hari ini ada 18 orang yang datang dalam undangan kegiatan hari pahlawan di SMK PGRI 05 Kencong ini.(son)
CIMAHI — Rabu, 10 November 2021, Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) menyelenggarakan Festival Heritage Kota Cimahi 2021, kegiatan yang berlangsung dari tanggal 9 dan 10 November itu menampilkan, kreasi dari berbagai Matra seni, diantaranya pameran lukisan para pelukis dan pemenang lomba melukis dengan tema Heritage.
Penyerahan pemenang lomba Podcas Heritage serta penampilan On The Spot pelukis eksentrik asal Kota Cimahi Kang Bahar Malaka and Crew, dilaksanakan di gedung Historich, yang hadiri serta dibuka oleh Kadis, Budparpora Kota Cimahi, Budi Raharja.
Gedung Historich merupakan Gedung peninggalan Belanda yang berdiri kokoh sampai saat ini dan dijadikan tempat penyelenggaraan Festival Heritage Kota Cimahi.
Budi Raharja selaku Kepala Dinas yang berhubungan langsung dengan Budaya dan Pariwisata, mengungkapkan, jika Dinas sangat mengapresiasi kegiatan DKKC beserta seluruh jajarannya yang telah mendukung berjalannya kegiatan Festival Heritage Kota Cimahi Tahun 2021, yang selama ini bermitra dan bekerjasama dengan DKKC.
Dalam hal pendanaan DKKC sudah mendapatkan bantuan dari Dirjen Kebudayaan dan tentunya harapannya kegiatan tersebut bisa berlanjut setiap tahun, mengingat Dinas tidak bisa berjalan sendirian, artinya harus berjalan dengan seniman dalam melaksanakan setiap kegiatan khususnya yang berkaitan dengan Heritage.
Mengingat kota Cimahi sudah dicanangkan sebagai kota Wisata Militer, termasuk didalamnya adalah bangunan yang bersejarah, tentunya hal ini perlu dikembangkan lagi.
” Harapan kedepan festival ini akan menjadi daya tarik budaya masyarakat yang berada diluar kota Cimahi untuk datang melihat langsung bangunan Heritage yang ada di kota Cimahi ini,” Ungkap Budi Raharja.
Ketua panitia Festifal Heritage kota Cimahi, Siti Yanti Abintini, yang juga merupakan sekretaris Dewan Kebudayaan Kota Cimahi(DKKC), menyampaikan, DKKC berusaha untuk menguak sejarah, juga segala potensi yang ada di Kota Cimahi, mulai dari bangunan cagar budaya, dari sisi arsiteknya yang merupakan bangunan bersejarah yang harus di jaga dan lestarikan.
Menurutnya ini merupakan salah satu pintu pariwisata kota Cimahi, diharapkan masyarakat kota lain baik tingkat nasional maupun mancanegara mengtahui, sehingga dapat membangkitkan denyut pariwisata yang tentunya akan menambah pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata.
Hal ini untuk membangkitkan para seniman meningkatkan kreatifitas dibidang seni yang digelutinya, yang pada akhirnya para seniman dapat berdaya, berkarya disaat masa pandemi maupun nanti setelah usai pandemi.
Ditambahkan dirinya mendorong untuk menggagas ide-ide yang dapat digali dari potensi-potensi yang ada di kota Cimahi.
” Kami sangat berharap dukungan baik dari pemerintah kota juga segenap elemen masyarakat yang ada di kota Cimahi, karena kami merangkul segenap seniman yang ada di Kota Cimahi agar mampu mengangkat seni yang di tekuninya, seniman yang ada dikota Cimahi ini sangat berpontensi dan dapat terus berkarya, berdaya sehingga mereka dapat menghasilkan karya-karya terbaiknya melaui kreatifitas dan ide yang cemerlang,” Jelas Siti Yanti Abintini, S.H., M.H.
Pembina Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC), Yoyo C.Durachman, ditempat yang sama menambahkan, dalam kegiatan tersebut intinya adalah kesenian, kebudayaan akan eksis jika adanya keterlibatan secara kontinyu serta intensif dari masyarakat sebagai pendukungnya.
Festival Heritage ini adalah salah satu upaya kearah ini, selain yang hidup secara alamiah di masyarakat, namun sesungguhnya masyarakat seni perlu dirangsang dengan cara diadakan pertunjukan yang sifatnya hasil kuratorial dari pertunjukan unggulan, contohnya lukisan atau sastra.
“Jika pandemi ini sudah berakhir, tidak ada salahnya Festival yang ada dikota Cimahi ini dilaksanakan secara terbuka, sehingga yang hadir bukan saja masyarakat kota Cimahi, namun bisa naik ke tingkat Jawa Barat bahkan nasional maupun Internasional.”Terang Pembina DKKC,Yoyo C.Durachman kepada Wartawan. (Gibby)