Home Blog Page 1670

Poktan “Hidup Tani Satu” Dapat Pelatihan Pengendalian Hama Terpadu Kampung Cabe

PROBOLINGGO — Masyarakat petani hortikultur yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo, terus mendapatkan support dari pemerintah, terutama menyangkut peningkatan produksi dan teknis budidaya yang baik dan benar.

Seperti yang sedang dilaksanakan hari ini, Senin, 23 Agustus 2021, sebanyak 25 petani yang tergabung dalam kelompok tani “Hidup Tani Satu”, yang ada di desa Tunggakcerme Kecamatan Wonomerto, mendapat pembinaan dari dinas pertanian provinsi Jawa timur, terutama dalam pengendalian hama yang sering menyerang tanaman hortikultur.

Sukirman, petugas Laboratorium pertanian Jawatimur yang berkantor di Pandaan, turun langsung ke lokasi petani, untuk memberikan pengetahuan dan teknis dalam mengatasi hama yang sering membuat petani rugi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dirumah ketua kelompok Hidup Tani Satu tersebut, juga dihadiri oleh petugas dinas pertanian Kabupaten Probolinggo yang diwakili oleh Hari Agus, kasi hortikultur, serta Ikhtiar, PPL( Petugas Penyuluh Lapangan) kecamatan Wonomerto, serta Nantu Hermanto kepala desa Tunggakcerme yang sekaligus sebagai pembina dan pelindung kelompok tani tersebut.

Beberapa narasumber dari Provinsi, Suharsono, Kasiadi Lucky juga menjadi pembicara, sehingga masyarakat petani tidak jenuh dan serius dalam mengikuti pembinaan tersebut.

Nantu Hermanto, yang ikut mendampingi kelompok tani tersebut mengharapkan, dengan adanya pembinaan yang diadakan tersebut dapat menambah semangat petani dalam budidaya hortikultur, terutama tanaman cabe, sekaligus dapat mengatasinya jika muncul hama yang menyerang tanaman mereka.

” Saya berharap, ilmu yang diberikan oleh petugas kepada petani betul betul diterapkan, sehingga dapat menghasilkan panen sesuai yang diharapkan,” Ujar Nantu Hermanto. ( Wulan)

Diduga Lakukan Pencemaran Nama Baik, Akun “Oza Dropshoptwo” Bakal Dilaporkan ke Polisi

PASURUAN – Seperti pepatah ‘mulutmu harimaumu’, hendaknya kita selalu berhati-hati dalam berkata-kata tak terkecuali di dunia maya (medsos) sekalipun, salah-salah ketika membuat postingan status di media sosial, malah kita bisa berurusan dengan kepolisian kedepannya.

Seperti halnya apa yang dilakukan oleh akun FB yang bernama “Oza Dropshoptwo” yang diketahui mengunggah postingan di akun FB miliknya beberapa waktu lalu yang memposting seseorang dengan judul PENIPU.

Dalam postingan yang berjudul PENIPU tersebut menyampaikan “Dolor2 seng ketemu wong iki ndek dalan utowo ndek endi ae jalok tolong dolor2 hubungi nang nomer iki 085731911xxx/085706868xxx jalok tolong dolor2 seng bagi nemokno wong iki bakal onok imbalane lor, lokasi pandaan,” ujar dalam narasi unggahan di salah satu grup media sosial tersebut.

Informasi yang dihimpun awak media akun tersebut dimiliki oleh seorang warga berinisia M warga Krajan Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan.

Menurut M saat dikonfirmasi awak media pada Hari Sabtu (21/08/21) menyampaikan “iya benar saya itu akun FB saya, dan saya yang unggah karena mereka gadai mobil BODONG,” ujarnya.

“Mereka berdua tidak ada itikad baik karena tidak sesuai dengan kesepakatan perjanjian untuk melunasi gadai tersebut sesuai waktu yang sudah ditentukan bersama.”

“Sempat saya tagih beberapa kali dan hanya diberikan uang sebesar 5jt, sisanya masih dijanjikan,” lanjut M warga Krajan tersebut.

Dalam foto unggahan/postingan tersebut nampak ada dua orang laki-laki yang diketahui salah satunya adalah warga Prigen yang bernama Imam Cahyadi yang berprofesi sebagai wiraswasta.

Saat dikonfirmasi terkait unggahan/postingan tersebut pada Hari Minggu (22/08/21) Imam membantah hal tersebut, dan sudah ada itikad baik dalam urusan gadai mobil itu sendiri dengan tetap ada komunikasi hingga saat ini, dan bahkan dirinya sudah memberi uang melalui Lopes sebesar 5jt saat dirinya masih tergeletak sakit.

“Postingan/unggahan tersebut sangat tidak benar dan banyak merugikan saya sekaligus mencemarkan nama baik saya serta keluarga, selama ini kita masih hubungan by phone dan bahkan saya memberi mereka uang sebesar 5jt,” papar Imam.

“Saya tidak terima dengan unggahan/postingan yang menuduh saya sebagai PENIPU, akan saya laporkan “Oza Dropshoptwo” yang sudah cemarkan nama baik saya dan keluarga besar saya nantinya,” imbuh Imam.

Perlu diketahui bahwasa setelah adanya internet maka diatur dalam ketentuan Undang-undang ITE, yaitu : Pasal 27 ayat (3) UU ITE, yang berbunyi : “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

Pasal 45 UU ITE, yang berbunyi : (1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). (por)

PMI Support Askab PSSI Gelar Vaksinasi di Jember Sport Garden

JEMBER – PMI Kabupaten Jember terus mendorong warga Jember mengikuti vaksin untuk mencegah penularan Covid-19.

Vaksinasi dianggap sebagai salah satu upaya preventif paling efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Kabupaten Jember, H EA Zaenal Marzuki, disela-sela acara vaksinasi yang digelar Askab PSSI Jember di Jember Sport Garden (JSG) Minggu (22/8).

“PMI terus aktif ikut mendukung berbagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya vaksinasi yang dilaksanakan Askab PSSI Jember hari Minggu ini,” kata H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia menjelaskan, orang yang sudah mendapatkan vaksin lebih kebal terhadap Covid-19. Seandainya terpapar Covid-19, sudah ada kekebalan atau imun di dalam tubuh sehingga yang terpapar lebih kuat.

“Bisa jadi orang yang terpapar hanya sakit ringan karena kekebalannya berhasil mengalahkan Covid-19 di dalam tubuh,” imbuhnya.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk aktif vaksin di tempat-tempat yang melayani vaksinasi seperti dirumah-rumah sakit, klinik atau puskesmas atau tempat lain yang telah ditentukan.

“Seperti di JSG pelayanan vaksinasi bekerjasama dengan Askab PSSI Jember,” imbuhnya pula.

PMi Kabupten Jember, sambungnya, mensuport kegiatan vaksinasi dengan membantu tenaga kesehatan, sarana prasarana berupa tenda, ikut memberikan bingkisan bagi peserta vaksin.

“Kita juga sosialisasi kepada peserta vaksin untuk mengajak saudara, teman atau tetangga untuk ikut vaksin,” terangnya.

Ada sekitar 700 peserta yang ambil bagian dalam kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan Askab PSSI Jember.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Bupati Jember H Hendy Siswanto.

Orang nomor satu Jember itu datang ke JSG dengan ditemani ketua Askab PSSI Jember Tri Sandy dan Kepala Dinas Kesehatan dr Wiwik Supartiwi untuk memberikan support kepada para peserta vaksin.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Askab PSSI Jember yang ikut mensuport program pemerintah dalam vaksinasi,’ kata Bupati Hendy Siswanto.

Bahkan, Bupati Hendy berkeliling ke tempat pelayanan vaksinasi. Termasuk ke posko PMI yang bertugas memberikan bingkisan kepada peserta yang sudah selesai vaksin.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua petugas, termasuk petugas PMI yang terus aktif dalam berbagai kegiatan penanganan Covid-19, termasuk kegiatan vaksinasi di JSG ini,” ungkapnya.

Tri Sandy, ketua Askab PSSI Jember menyatakan kegiatan vaksinasi yang digelar di JSG sebagai salah satu upaya untuk menyukseskan program pemerintah dalam vaksinasi.

“Agar pandemik Covid-19, segera berakhir,” ungkap anggota DPRD Jember tersebut.

Kegiatan vaksinasi di JSG diperkirakan mampu melayani sekitar 700 peserta dari berbagai kalangan di Kabupaten Jember. (Sonz)

Penanganan Kasus Penganiayaan Jama’ah Sholawat Pajaran “Ayem”

PASURUAN – Kredibilitas serta keseriusan penanganan laporan/aduan di Satreskrim Polres Pasuruan kembali menjadi sorotan lantaran lambannya penanganan laporan yang mereka terima, serta tidak adanya kejelasan perkembangan yang signifikan.

Perlu diketahui bahwasanya beberapa bulan lalu (hampir satu tahun) Satreskrim Polres Pasuruan telah menerima pelimpahan kasus dari Polsek Rembang terkait adanya penganiayaan kepada jama’ah sholawat yang berada di Desa Pajaran Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan.

Dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi sendiri diketahui bahwasanya ada beberapa jama’ah sholawat yang mengalami pemukulan hingga luka-luka, bahkan video penganiayaan anggota jama’ah sholawat sendiri sudah tersebar luas.

Jama’ah sholawat yang diketahui menjadi korban juga sudah dilakukan visum di RS. Masyitoh Bangil sesuai petunjuk dari petugas Polsek Rembang sebagai bukti adanya penganiayaan yang terjadi, dan sudah mereka lampirkan hasil visum tersebut.

Akan tetapi yang patut disayangkan hingga saat ini Satreskrim Polres Pasuruan diduga tidak serius dalam menanganinya, karena hingga saat belum menetapkan satupun tersangka dalam kasus tersebut.

Informasi yang dihimpun awak media terkait siapa saja yang dilaporkan diketahui ada beberapa nama, antara lain DS, AD, TL serta AZZ, MS, AT serta SH yang diduga sebagai profokator massa untuk menganiaya para jama’ah sholawat.

Menanggapi hal tersebut, saat awak media konfirmasi melalui salah satu penyidik yang bernama Dody pada Hari Senin (09/08/21) menyampaikan “masih proses dan segera akan kita panggil dalam minggu-minggu ini,” ujarnya.

“Hingga saat ini juga yang dipanggil untuk sebagai saksi saja, kita belum menetapkan tersangka dalam kasus penganiayaan jama’ah sholawat tersebut,” lanjut Dody.

Kuasa hukum korban Imam Bukhori, SH pada awak media menyampaikan “kasus ini sudah lama kita laporkan dan sudah diterima, Satreskrim Polres Pasuruan seakan tidak serius dalam menanganinya,” papar Imam Bukhori.

“Ingat, fungsi dan tugas kepolisian adalah mengayomi masyarakat dan Kasatreskrim yang baru dilantik kemarin juga berjanji akan membasmi premanisme di Pasuruan ini,” imbuh Imam.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp pada Hari Minggu pagi (22/08/21) belum memberikan konfirmasi/klarifikasi sama sekali terkait stagnannya penanganan kasus tersebut, hingga berita ini di tayangkan. (por)

Bantu Satgas, Polsek Yosowilangun Amankan Pemindahan Isoman ke Tempat Isoter

LUMAJANG – Minggu, 22 Agustus 2021, sekitar jam 10.00 WIB, Polsek Yosowilangun bersama Forkopimdes dan Satgas Covid-19, melakukan pemindahan masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing ke tempat isolasi terpadu yang beralamat SMA PGRI Yosowilangun Kab. Lumajang.

Tampak dalam kegiatan tersebut, Kapolsek dan Danramil yang masing-masing membawa 3 orang anggotanya, Perangkat desa Yosowilangun Kidul dan Satgas Covid.

Penderita Covid19 yang dipindahkan ke tempat isolasi terpadu yakni, Abd (49) warga Kebonsari Desa Yosowilangun Kidul Kec. Yosowilangun Kab. Lumajang.

Kapolsek Yosowilangun, AKP Hariyanto, SH, MH menegaskan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam keadaan tertib dan aman.

“Selama kegiatan berlangsung situasi, aman, lancar dan kondusif,” terang Kapolsek. (her)

DP MUI Diharapkan Turut Serta Perangi Permasalahan Narkoba

LUMAJANG – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga Kabupaten Lumajang, diharapkan turut serta perangi permasalahan Narkoba.

“Menyelesaikan permasalahan Narkoba, khususnya kalangan remaja dan anak-anak bukanlah hal yang mudah, tentu harus melibatkan banyak pihak, utamanya kita, MUI yang berada di tengah-tengah masyarakat,” kata Ketua DP MUI Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga Kabupaten Lumajang, Musfarinah Thoriq dalam Video Converence Webinar Pendampingan Remaja Anti Narkoba, di Panti PKK, Sabtu (12/8)

Ning Farin juga menjelaskan, Penyalagunaaan Narkoba terjadi, kemungkinan karena menjadi korban ataupun ketidakpahaman anak terhadap dampak bahayanya Narkoba bagi kesehatan.

“Ini bisa terjadi karena anak-anak kita tidak tahu dampaknya atau mungkin apa yang dimaksud Narkoba,” jelasnya.

Ia berharap, nantinya para peserta webinar dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat, sekaligus bersama-sama membantu menyelesaikan masala Narkoba di Kabupaten Lumajang.

“Mudah-mudahan keberadaan MUI di Kabupaten Lumajang, bukan hanya bagian yang bersama-sama dengan masyarakat, khusunya membantu anak-anak dan remaja terlepas dari jeratan Narkoba,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang, Indra Brahmana menyampaikan apresiasi terhadap langkah-langkah nyata yang dilakukan MUI terhadap pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pencegahan Narkoba.

“Narkoba telah menjadi musuh besar kita, tentu harus diselesaikan oleh berbagai pihak, tidak hanya BNN tapi harus semua,” ujarnya.

Indra juga menjelaskan, bahwa dampak penyalahgunaaan Narkoba memiliki dampak yang sangat buruk terhadap kesehatan, utamanya gangguan terhadap fungsi otak.

“Daya rusaknya Narkoba ini luar biasa, kerana merusak otak yang tidak ada jaminan sembuh. Kalau rehabilitasi ini untuk pemulihan, kalau mengembalikan seperti kondisi semula ini tidak bisa,” jelasnya.

Itu sebabnya, Indra berharap agar DP MUI dapat bersinergi bersama-sama menyelesaikan permasalahan Narkoba di Kabupaten Lumajang.

“Jadi power ibu-ibu dibutuhkan untuk melindungi anak-anak dari bahaya Narkoba,” pungkasnya. (kom/red)

Kapolda Segera Terapkan Vaksinasi Door to Door di Jatim Secara Menyeluruh

BOJONEGORO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan vaksinasi merdeka semeru, bagi masyarakat umum dan anak usia 12 tahun ke atas, pada Minggu (22/8/2021), di Mapolres Bojonegoro. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat program pemerintah, dalam membentuk herd immunity di Jatim.

Dalam pengecekannya Kapolda Jatim didampingi Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, menyapa masyarakat yang melakukan vaksinasi di Polres Bojonegoro.

Kegiatan vaksiansi di Polres Bojonegoro sendiri disiapkan 5000 dosis, dengan sasaran seluruh masyarakat baik dosis pertama maupun ke dua, menggunakan Sinopharm dan Sinovac, untuk kegiatan vaksinasi di Polres Bojonegoro melibatkan 19 relawan Nakes dan 14 tim Nakes gabungan dari Polda, Kodam V/Brawijaya, Dinkes Prov Jatim serta Polres dan Kodim Bojonegoro.

Pendaftaran vaksinasi ini dilakukan dengan metode online, selanjutnya petugas melakukan singkronisasi data pendaftaran online tersebut melalui barcode, sesuai dengan pendaftaran peserta vaksin. Sehingga dapat menghindari kerumunan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah datang mendaftar untuk melaksanakan vaksin ini, selain itu tak lupa Kapolda Jatim juga menyampaikan ucapan terimakasih pada panitia yang sudah menyiapkan kegiatan ini dan tenaga kesehatan yang sudah datang menyiapkan diri, sehingga proses semuanya berjalan dengan lancar.

“Harapan kami Polres Bojonegoro maupun Kodim serta seluruh Forkopimda, bisa terus melaksanakan kegiatan vaksinasi, dan tentunya masyarakat saya juga ucapkan terima kasih atas antusiasnya,” ucap Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi di Gedung Olahraga Sanika Satyawada Polres Bojonegoro.

Sementara Kapolda Jatim menyampaikan, di Polres Bojonegoro pada pagi ini yang sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 800 orang, dan nantinya masih akan berjalan terus.

“Kami rencananya akan mendapat tambahan vaksin sebanyak 300ribu, dan ini akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, sehingga vaksin ini juga bisa diberikan kepada seluruh jajaran,” lanjut Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan, antusias masyarakat dengan vaksinasi door to door begitu besar, seperti yang sudah dilaksanakan oleh beberapa Polres.

“Tentunya nanti kami akan koordinasi supaya vaksinasi door to door ini bisa menyerap kepada masyarakat pinggiran,” pungkas Kapolda.

Perlu diketahui, serbuan pelaksanaan vaksinasi merdeka semeru yang dilakukan secara serentak di Bojonegoro ini dilakukan secara gabungan antara jajaran Kodam dengan Polda dan Pemprov jatim, serta Polres dengan Kodim, beserta seluruh tenaga kesehatan. (tim)

Pemkab Jember Gelar Musrenbang Jangka Menengah 2021-2026

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) Kabupaten Jember tahun 2021-2026, Senin (21/8/2021) pagi di Aula Pendopo Wahyawibawagraha. Agenda tersebut merumuskan program kerja 5 tahunan secara detil dari penjabaran visi dan misi kepala daerah yang kemudian akan dibahas bersama DPRD untuk disahkan menjadi Perda RPJMD.

Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto menyampaikan terima kasih atas semua saran dari DPRD Jember terhadap Rancangan Awal RPJMD yang nota kesepakatannya telah ditandatangani oleh Bupati Jember dan Ketua DPRD Jember. Setelah itu proses RPJMD ini telah diajukan ke Gubernur dan kemudian saat ini dimusyawarahkan bersama.

“Dalam perumusan RPJMD harus selaras dengan RPJMP Jatim dan RPJMN, keselarasan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah pusat sampai pemerintah daerah. RPJMD juga harus disusun berpedoman pada Perda RTRW Kabupaten Jember yang mengatur struktur dan pola wilayah Kabupaten Jember,” ungkap Bupati Jember Hendy Siswanto dalam pemaparannya.

Bupati Hendy melanjutkan, RPJMD harus mempertimbangkan permasalahan eksisting di Kabupaten Jember meliputi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga kinerja pemerintahan.

RPJMD juga harus dapat menangkap peluang ke depan, dimana peluang tersebut menjadi isu strategis dalam pembahasan RPJMD ini.

“Kemudian RPJMD harus dapat menjabarkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Jember dengan baik serta dapat mengakomodir janji politik kepada masyarakat,” papar Bupati Hendy. (son)

Pelaku Pariwisata Gunung Bromo Mendapatkan Suntikan Vaksin Dari Polres Pasuruan

PASURUAN – Masih dalam suasana Kemerdekaan RI ke-76, Polres Pasuruan menggelar Vaksinasi Merdeka Sekaligus melaksanakan Bhakti Sosial. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Agung Panca Manggala Gatra Nagara Desa Wonokitri Kecamatan Tosari hari Sabtu (21/08/2021)

Kapolres Pasuruan, AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si mengatakan, “pelaku wisata Bromo yang divaksin sebanyak 425 orang yang terdiri dari 416 orang mendapat suntikan dosis l dan 9 orang mendapat suntikan dosis ll”.

“Tujuan vaksinasi ini adalah agar para pelaku wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu lebih tangguh dari potensi penularan virus Covid-19 dan yang paling utama adalah segera dapat memulihkan geliat ekonomi mereka, banyak usaha mereka tutup akibat Pendimi ini”, lanjutnya.

Sebagai informasi, Kapolres Pasuruan juga membagikan 300 paket sembako sebagai bentuk kepedulian pemerintah melalui Polres Pasuruan untuk sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dilain pihak, Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf. Nyarman, M.Tr. (Han) menyambut baik respon para pelaku wisata di Bromo Tengger, yang sangat antusias atas digelarnya kegiatan ini. “Semoga dengan ada nya kegiatan dapat membantu memulihkan perekonomian masyarakat khususnya para pelaku usaha Gunung Bromo”, ucapnya.

Hadir dalam kegiatan ini selain Kapolres Pasuruan dan Dandim 0819 juga Wakapolres Pasuruan Kompol Edith Yuswo Widodo, S.I.K., Para PJU Polres Pasuruan, Kepala Resort TNBTS Bapak Djoko Puruito R., Kades Wonokitri Bp. Iksan, Ketua Paguyuban PKL & Ojek Bp. Hadi Wijaya, Ketua paguyuban Hartop wilayah Tosari Bp. Aditya Cahyono (Cakra), Ketua Pokdarwis Wonokitri Bp. Dedi.

Diakhir wawancaranya AKBP Erick berpesan “agar semua warga disini tetap mematuhi protokol kesehatan dan semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal”.(tim)

Kendarai Motor, Forkopimda Sidoarjo Pantau Vaksinasi Covid-19 di Dusun Kepetingan

SIDOARJO – Forkopimda Sidoarjo mengendarai motor trail mengecek pelaksanaan vaksinasi Covid-19 on the road di wilayah terpencil. Tepatnya di Dusun Kepetingan, Kelurahan Sawohan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (21/8/2021) siang.

Vaksinasi Covid-19 tahap pertama Di Dusun Kepetingan disediakan 300 dosis vaksin. Mayoritas warga Kepetingan bekerja sebagai buruh tambak dan nelayan. Untuk menuju ke lokasi, hanya dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua melalui jalur tambak Desa Sawohan yang berliku. Menempuh lama perjalanan sekitar satu jam dengan jarak 10 kilometer dari Desa Sawohan ke Dusun Kepetingan. Atau dapat juga ditempuh melalui jalur sungai menggunakan perahu.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro bersama Wakil Bupati Sidoarjo Subandi serta Dandim 0816 Sidoarjo Mohammad Iswan Nusi kompak turun langsung menyapa warga Kepetingan. Selain memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pada kesempatan ini Forkopimda Sidoarjo juga menyalurkan bantuan sosial paket sembako kepada warga Dusun Kepetingan.

Kapolresta Sidoarjo menyambut baik antusias warga Kepetingan terhadap program vaksinasi Covid-19 on the road dan distribusi bansos ini. “Melalui upaya vaksinasi ini, diharapkan dapat mempercepat terbentuknya kekebalan komunal bagi masyarakat di tengah masa pandemi. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan diterapkannya PPKM level 4, agar mata rantai Covid-19 dapat segera terputus,” jelasnya.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, dihadapan warga Dusun Kepetingan memastikan percepatan vaksin serta distribusi bantuan sosial bagi warga terdampak adanya pandemi Covid-19, dapat terlaksana maksimal dan tepat sasaran. Karena Pemkab Sidoarjo bersama TNI-Polri turun langsung bersama-sama memantau pelaksanaan vaksinasi dan mendistribusikan bantuan sosial kepada warga terdampak pandemi.

Terkait adanya program vaksinasi on the road dan distribusi bansos ke warga Dusun Kepetingan, Kepala Desa Sawohan Nurul Munfatiq, mengapresiasi inisiatif program ini dan sinergitas Forkopimda Sidoarjo yang rela bersusah payah datang ke Dusun Kepetingan. “Meskipun medan yang dilalui cukup susah dengan mengendarai motor, Forkopimda Sidoarjo berkenan turun langsung bagikan bansos door to door dan fasilitasi vaksin warganya,” ungkapnya.

Warga Dusun Kepetingan Mukhlis, mengaku senang dirinya sudah disuntik vaksin Covid-19 dan menerima paket sembako. “Alhamdulillah tidak sakit suntikannya. Setelah disuntik kami juga mendapatkan sembako, tentunya sangat membantu di tengah situasi serba sulit sekarang,” ujarnya. (tim)