Gempurnews | Pemalang — Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di rangkai dengan Hari Ulang Tahun Ke 80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, dengan mengangkat tema “Guru Hebat Indonesia Juara”, sebagai wujud penghormatan atas dedikasi para pendidik di seluruh wilayah Pemalang maupun Indonesia.
Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Pemalang, Nurkholis, S.H., M.Si., yang bertindak sebagai pembina upacara. Sedangkan pemimpin upacara adalah Andika Hardiansyah, S.Pd., guru SDN Kendalsari 6.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopimda dan berbagai tokoh penting Kabupaten Pemalang, di antaranya Rina Idawani, S.H., CN., M.M. (Kajari Pemalang), Kompol Imam Khanafi, S.Ag. (Kabagren Polres Pemalang)Dr. H. Fahmi R. Sag. Hi. (Wakil Ketua Pengadilan Agama), Widya Budi Titaningrum, S.H. (Sekretaris Pengadilan Negeri Pemalang), Para Kepala OPD Kabupaten Pemalang, Lurah se-Kecamatan Pemalang, KWK dan Pengawas SD, Kepala sekolah tingkat SLTA, SMP, dan SD se-Kecamatan Pemalang, Ketua organisasi profesi: PGRI, PGSI, IGTKI, IGRA, Himpaudi, dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes. (Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang), Ketua Kwarda Hizbul Wathon Pemalang, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Pemalang, Pengurus Dharma Wanita Persatuan, GOW, serta tamu undangan lainnya.
upacara diikuti pasukan terdiri dari dari Korsik Pemda Pemalang, KORPRI, PGRI, PGSI, IGTKI, IGRA, Himpaudi, ITB ADIAS, INSIP, OSIS SMA N 1 Pemalang, MAN Pemalang, OSIS SMP N 7 Pemalang, MTsN Pemalang, SDN Kebondalem 2, PKS SMA N 2 Pemalang, SMP N 2 Pemalang, PMR SMA N 3 Pemalang, Hizbul Wathon Pemalang, Pramuka Penegak SMKN 1 Pemalang, Pramuka Penggalang SMPN 4 Pemalang, serta Pramuka Siaga SDN Kebondalem 03. Rabu (25/11/25)
Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti yang dibacakan oleh Pembina Upacara Wakil Bupati, disampaikan beberapa poin penting mengenai kebijakan pendidikan nasional, khususnya peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.
Mendikdasmen mengajak seluruh insan pendidikan untuk bersyukur atas kesehatan, persatuan, dan kekuatan yang dimiliki bangsa Indonesia. Pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming telah meluncurkan sejumlah program besar diantaranya Beasiswa Rp3 juta per semester bagi 12.500 guru yang belum berpendidikan D4/S1 melalui program RPL.
Selain itu juga Pelatihan PPG, peningkatan kompetensi BK, Deep Learning, Koding & AI, kepemimpinan sekolah, dan pelatihan lainnya. Tunjangan sertifikasi Rp2 juta/bulan bagi guru non-ASN. Tunjangan satu kali gaji pokok untuk guru ASN dan Insentif Rp300.000/bulan bagi guru honorer, ditransfer langsung ke rekening masing-masing.
Menurut Mendikdasmen, Pemerintah berkomitmen meningkatkan fasilitas bagi guru, Beasiswa diperluas hingga 150.000 guru. Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000/bulan. Pengurangan beban administratif dan tidak lagi mewajibkan 24 jam tatap muka dan Satu hari belajar untuk guru tiap pekan guna meningkatkan kualitas diri.
Mendikdasmen juga menyampaikan, Guru kerap menghadapi tekanan sosial, material, hingga persoalan hukum. Untuk itu, Mendikdasmen dan Kapolri menandatangani nota kesepahaman tentang restorative justice bagi guru yang bermasalah dengan murid, orang tua, maupun LSM dalam pelaksanaan tugas mendidik. Guru memiliki peran penting sebagai pembimbing akademik dan moral di tengah masalah murid seperti ketergantungan gawai, judi online, masalah keluarga, dan tekanan sosial lainnya.
Guru diminta memperkuat motivasi dan jati diri, sementara orang tua dan masyarakat diimbau menghargai kinerja guru dan memperkuat komunikasi dalam proses pendidikan.
Dipenghujung amanatnya Mendikdasmen menyampaikan lima nasihat Presiden Prabowo Subianto kepada para murid-murid agar Belajarlah yang baik, Cintai ayah dan ibu, Hormati guru, Rukun dengan teman dan Cintai tanah air dan bangsa.
Upacara peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Pemalang berla