Home Blog Page 234

Polri Untuk Masyarakat: Polresta Sidoarjo Gelar Khitan Massal Gratis

0

SIDOARJO – Sebagai wujud kepedulian Polri untuk masyarakat, Polresta Sidoarjo Polda Jatim menggelar khitan massal gratis pada Rabu (15/10/2025) bertempat di Gedung Serbaguna Mako Polresta Sidoarjo.

Sebanyak 115 anak tampak semangat untuk di khitan oleh tim Dokkes Polresta Sidoarjo dan stake holder terkait.

Mereka juga memperoleh bingkisan dari Polresta Sidoarjo Polda Jatim yang bekerjasama dengan Siantar Top.

Salah satu orang tua dari peserta khitan, Handini, mengaku senang dan mengapresiasi adanya kegiatan yang diadakan pihak Kepolisian.

Suasana khitan pun berlangsung penuh keceriaan sehingga putranya sangat senang di khitan.

Adanya kegiatan bakti kesehatan khitan massal gratis ini, menurut Kapolresta Sidoarjo,Kombes Pol Christian Tobing sebagai wujud komitmen pihaknya untuk semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan sosial dan peduli kesehatan masyarakat dapat semakin mendekatkan Polri untuk masyarakat, sehingga dapat terwujudnya kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kombes. Pol. Christian Tobing. (*)

Polri Untuk Masyarakat: Polresta Sidoarjo Gelar Khitan Massal Gratis

0

SIDOARJO – Sebagai wujud kepedulian Polri untuk masyarakat, Polresta Sidoarjo Polda Jatim menggelar khitan massal gratis pada Rabu (15/10/2025) bertempat di Gedung Serbaguna Mako Polresta Sidoarjo.

Sebanyak 115 anak tampak semangat untuk di khitan oleh tim Dokkes Polresta Sidoarjo dan stake holder terkait.

Mereka juga memperoleh bingkisan dari Polresta Sidoarjo Polda Jatim yang bekerjasama dengan Siantar Top.

Salah satu orang tua dari peserta khitan, Handini, mengaku senang dan mengapresiasi adanya kegiatan yang diadakan pihak Kepolisian.

Suasana khitan pun berlangsung penuh keceriaan sehingga putranya sangat senang di khitan.

Adanya kegiatan bakti kesehatan khitan massal gratis ini, menurut Kapolresta Sidoarjo,Kombes Pol Christian Tobing sebagai wujud komitmen pihaknya untuk semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan sosial dan peduli kesehatan masyarakat dapat semakin mendekatkan Polri untuk masyarakat, sehingga dapat terwujudnya kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kombes. Pol. Christian Tobing. (*)

Mencoreng muka Dinas Pendidikan Kadindik. kab.lumajang di copot kasus pelanggaran Asusila.

0

Lumajang, Gempur News.

-Nugraha Yudha. Mudiarto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan pelanggaran berat berupa hubungan tidak pantas dengan seorang wanita yang masih berstatus menikah dan merupakan tenaga honorer. Pencopotan ini diputuskan setelah adanya bukti video yang menunjukkan perilaku tak senonoh antara Yudha dan wanita tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, Rabu ( 15/10/2025) menyatakan bahwa Yudha akan diturunkan menjadi staf di kecamatan karena perbuatannya dianggap melanggar kode etik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kategori pelanggaran berat dan yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai kepala dinas,” ujar Agus.

Pencopotan ini merupakan bukti ketegasan Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menindak oknum ASN yang melanggar aturan. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, sebelumnya telah menegaskan bahwa ASN di lingkup pemerintahannya harus setia pada pasangan sah dan tidak melakukan tindakan asusila. Jika ditemukan, Bupati memastikan akan menindak tegas tanpa pandang bulu.¹

Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Lumajang menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas dan profesionalisme ASN di lingkungan pemerintah daerah.( Joe/ BB).

Gesah Desa, Bupati Ipuk Minta BPD Turut Selaraskan Kebijakan Desa dan Pemkab

0

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri forum pertemuan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Banyuwangi. Forum gesah desa ini membahas peran BPD dalam selaraskan perencanaan desa dan daerah (pemkab) di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kamis (16/10/2025).

Ipuk mengatakan, pemerintah pusat terus berupaya mendukung pembangunan desa melalui alokasi anggaran dan program. Bahkan dana desa ditransfer langsung dari pusat ke desa.

“Dengan dukungan besar ini, saya berharap BPD ikut mengawal pelaksanaan program desa agar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ipuk.

BPD, kata Ipuk, memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya kebijakan di tingkat desa agar selaras dengan arah pembangunan daerah. “Daerah juga harus selaras dengan pemerintah pusat, pun desa juga harus sama. Kebijakan tingkat desa harus selaras dengan daerah, dan BPD juga harus turut mengawasi,” kata Ipuk.

Ditambahkan dia, di tengah pengurangan dana transfer pusat ke daerah (TKD) di tahun 2026 nanti, BPD diharapkan menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan yang muncul di desa.

“Pemangkasan dana transfer pusat ke daerah ini perlu dipahami hingga tingkat desa. BPD perlu tahu agar bisa menjelaskan ke masyarakat ketika ada program yang mungkin belum optimal berjalan,” kata Ipuk.

“Karena mereka adalah tokoh-tokoh masyarakat yang ada di desa. Jadi mereka punya peran strategis juga untuk membantu sosialisasi di tingkat desa,” sambungnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah dan BPD, serta menjadi ruang berdiskusi dan saling membantu menyelesaikan persoalan di desa masing-masing.

Ketua Asosiasi BPD Banyuwangi, Rudi Hartono Latif mengatakan, melalui forum gesah desa ini, pihaknya ingin menyinergikan kembali perencanaan pembangunan antara desa dan daerah.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilibatkan mulai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) agar BPD memahami arah kebijakan pembangunan secara menyeluruh.

Pembahasan meliputi beragam hal mulai dari fungsi BPD dalam pembangunan, efisiensi anggaran, Bumdes, hingga penguatan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan ketahanan pangan.

“Di desa masih banyak persoalan, baik pelaksanaannya, tata kelola desa itu masih perlu dibenahi. Makanya melalui forum diskusi BPD ini untuk merefresh, saling menguatkan, saling mengingatkan,” kata Rudi. (*)

Badan Gizi Nasional Tinjau Pelaksanaan MBG di Banyuwangi

0

Banyuwangi | Gempurnews.com – Badan Gizi Nasional meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyuwangi. Rombongan dipimpin langsung Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Letjen TNI (Purn) Dadang Hendra Yudha dan diterima langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (16/10/2025).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arm. Triyadi Indrawijaya.

Deputi Dadang mengatakan tujuan kedatangan BGN ke Banyuwangi untuk melihat langsung dan melakukan monitoring terhadap dapur- dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang sudah beroperasional.

“Kesini untuk melihat langsung dapur-dapur yang sudah melakukan operasional. Apakah sudah sesuai dengan standar operasional BGN atau belum. Kalaupun ada kekurangan, kita koreksi dan lakukan perbaikan sesuai SOP nya. Tujuannya agar supaya outcomenya sama, yakni dapur memberikan makanan sesuai standar gizi yang sudah ditentukan,” kata Deputi Dadang.

Standar BGN yang harus dipenuhi oleh dapur/SPPG mencakup empat aspek. Pertama adalah Standar Kecukupan Kalori. Standar kedua, BGN adalah standar Komposisi Kandungan Gizi atau persentase angka kecukupan gizi. Dimana harus diperhatikan keseimbangan antara jumlah asupan karbohidrat, protein hewani/nabati dan seratnya.

“Jumlah kebutuhan kalori dan kebutuhan gizi berbeda-beda antara anak SD, SMP, SMA juga untuk ibu hamil dan menyusui. Semuanya harus diukur dan dipastikan sesuai oleh ahli gizi yang bertugas di SPPG,” kata Deputi.

Ia melanjutkan, standar BGN ketiga yakni Standar Hiegienis atau kebersihan. Sedangkan standar keempat adalah Standar Keamanan.

“Standar Hiegenitas dan Standar Keamanan ini wajib diterapkan di semua SPPG. Baik hiegenitas dan keamanan mulai bahan baku, proses produksi, penditribusian dan penyimpanannya,” terangnya.

“Ke empat standar BGN ini harus dipatuhi dan dipenuhi oleh semua pengelolaa SPPG,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Deputi Dadang juga mengajak daerah untuk turut berkolaborasi menyukseskan program MBG. Salah satunya membantu SPPG untuk bisa memenuhi standar hiegenitas dan bisa mendapatkan sertifikas laik higienis dan sanitasi (SLHS).

“Selain itu program MBG ini juga memiliki multiplier effect yang cukup besar bagi perekonomian daerah dan membuka lapangan pekerjaan,” uangkapnya.

Saat ini di Banyuwangi terdapat 38 SPPG dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 111.805 orang siswa mulai dari pelajar TK, SD, SMP, SMA dan pondok pesantren.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pemerintah daerah siap berkolaborasi agar MBG di Banyuwangi berjalan dengan aman dan lancar. Salah satunya, pemkab menggelar pelatihan keamanan pangan bagi petugas penjamah makanan (pengelola) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Saat ini jumlah petugas penjamah makanan yang telah mengikuti pelatihan keamanan pangan sebanyak 448. Sementara sudah 11 SPPG di Banyuwangi yang mendapatkan sertifikat SLHS.

“Kami juga memerintahkan puskesmas untuk melakukan pendampingan dalam pengelolaan MBG, melakukan inspeksi kesehatan lingkungan dan pemeriksaan sampel makanan di laboratorium, serta penerbitan Sertifikat Laik Hygiene dan Sanitasi (SLHS) bagi SPPG yang telah memenuhi standar,” ungkap Ipuk. (*)

Pertumbuhan Pengguna Kereta Api ke Banyuwangi Terus Meningkat, Tiga Stasiun Direnovasi dengan Nuansa Adat Osing

0

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Pertumbuhan pengguna kereta api ke Banyuwangi terus meningkat. Ini membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, merenovasi tiga stasiun di Banyuwangi dengan nuansa adat Osing yang merupakan suku asli Banyuwangi.

Tiga stasiun tersebut yakni Stasiun Ketapang, Stasiun Banyuwangi Kota, dan Stasiun Kalisetail.

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan jumlah penumpang menuju tiga stasiun tersebut terus meningkat tiap tahun.

“Penumpang di tiga stasiun tersebut terus meningkat, apalagi saat ini menjelang libur panjang natal dan tahun baru. Renovasi ini untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Selain itu renovasi juga dilakukan agar tampilan stasiun memiliki ciri khas lokal Banyuwangi,” kata Cahyo.

Data triwulan III tahun 2025, jumlah penumpang tertinggi di wilayah Daop 9 memang Stasiun Jember. Namun, posisi kedua hingga keempat ditempati oleh Stasiun Banyuwangi Kota, Ketapang, dan Kalisetail. Apabila tiga stasiun digabungkan, Banyuwangi menjadi yang tertinggi.

Ini menunjukkan Banyuwangi menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan pengguna transportasi kereta api yang tinggi.

“Renovasi paling banyak di Stasiun Ketapang. Fasad atau muka depan bangunan akan dibuat dengan nuansa adat khas Banyuwangi, yaitu bernuansa Osing seperti yang di Stasiun Banyuwangi Kota,” kata Cahyo, Kamis (16/10/2025).

Renovasi di Stasiun Ketapang di area hall utama, ruang boarding, dan jogging track di sisi utara stasiun.

Renovasi Stasiun Ketapang telah dimulai sejak Juli 2025, dan ditargetkan selesai Desember 2025, agar bisa berfungsi optimal sebelum masa angkutan Nataru 2026.

Sementara di Stasiun Banyuwangi Kota, renovasi peninggian atap bangunan lama agar selaras dengan desain modern bangunan barunya.

KAI juga meninggikan peron dan memperbarui atap agar serasi dengan lingkungan sekitar.

“Target pekerjaan selesai di Stasiun Banyuwangi Kota sekitar Maret 2026,” jelas Cahyo.

Di Stasiun Kalisetail, dilakukan penataan ulang pintu masuk, gate parkir, dan area parkir, serta menambah musala dan area tenant agar penumpang lebih nyaman.

“Kami ingin pengguna dan masyarakat yang mengakses Stasiun Kalisetail merasa lebih nyaman,” ujar Cahyo.

Cahyo mengatakan pertumbuhan jumlah penumpang di Stasiun Kalisetail yang terus meningkat juga menjadi alasan renovasi.

Pada 2024 jumlah penumpang harian mencapai sekitar 1.500 orang, meningkat menjadi 2.500 orang per hari pada 2025.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterima kasih KAI memasukkan unsur kearifan lokal dalam insfrastruktur stasiun kereta api di Banyuwangi.

Menurut Ipuk konsep yang diusung KAI sesuai dengan Pemkab Banyuwangi yang telah lama menjadikan ruang publik yang tidak hanya bisa dimanfaatkan masyarakat namun juga memiliki nilai budaya dan historis.

“Jadi stasiun bukan sekadar menjadi tempat naik turun penumpang, namun juga memiliki nilai historis dan menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat. Masyarakat juga bisa beraktivitas di area stasiun tanpa harus bepergian dengan kereta,” ujar Ipuk. (*)

“Pengurus PWKI Pakpak Bharat Periode 2025-2030 Resmi Dilantik”

0

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Sumatera Utara, Veronika Sitanggang, M.Psi melantik dan mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang PWKI se Kabupaten Pakpak Bharat 2025-2030 di Aula Bale Sada Arih, Kantor Bupati Pakpak Bharat.

Terpilih sebagai Ketua DPC PWKI Pakpak Bharat periode 2025-2030 adalah Herlita HI Banurea, SE, MAP.

Saya berharap dengan telah dikukuhkannya kepengurusan DPC PWKI Pakpak Bharat ini, para pengurus yang terpilih sudah bisa segera bekerja sesuai tujuan dan arah PWKI yang bermanfaat bagi umat kristiani, pesan Veronika Sitanggang dalam acara ini.

Sementara itu Ketua TP PKK Pakpak Bharat, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor yang turut menghadiri acara ini berharap agar perempuan-perempuan di Pakpak Bharat semakin bersinar terutama di mata Tuhan.

Sebagai seorang umat kristiani, saya pasti mendukung keberadaan PWKI ini, terutama supaya perempuan-perempuan di Pakpak Bharat semakin bersinar terutama dimata Tuhan. Saya minta semua teman-teman di PWKI untuk terus konsisten dan berkarya, mudah-mudahan organisasi ini menjadi bagi Pakpak Bharat, ucap dia.

Banyak yang tidak menyadari bahwa suami saya, Franc Bernhard Tumanggor adalah seorang Bupati defenitif pertama dari kalangan Kristen di Pakpak Bharat, dan sebagai komitmen kami beberapa tahun lalu ketika terpilih memimpin Kabupaten ini, kami ingin nama Tuhan selalu dipuji dan dimuliakan di Kabupaten ini, ucap dia kemudian.

Sementara itu Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM yang hadir mewakili Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat akan selalu mendukung setiap pergerakan PWKI di Kabupaten Pakpak Bharat.

Semoga apapun rencana Tuhan terhadap Kabupaten ini itulah yang terbaik. kalau kita bekerja sama, kita bisa berkarya. Pemerintah Pakpak Bharat tentu sangat mendukung kepengurusan PWKI, ucap Jalan Berutu.(Tumangger)

Melalui Lumbung Sosial SMPN 3 Belik Serahkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung

Gempurnews | Pemalang – Keluarga besar SMPN 3 Belik menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada keluarga korban puting beliung di desa Kuta Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah. Kamis (16/10/25).

Melalui gerakan Lumbung Sosial yang di galakan SMPN 3 Belik ini merupakan wujud kepedulian dalam meminimalisir trauma bagi keluarga korban angin puting beliung yang memyebabkan rumah rusak,.

Penyerahan bantuan ini diserahkan secara langsung oleh OSIS SMP N 3 Belik didampingi olah Waka Bidang Kesiswaan dan Pembina OSIS berupa uang tunai sebesar 1.265.000,- dengan adanya bantuan ini diharapkan keluarga korban puting beliung dapat merasa lebih terbantu dan dapat membangun kembali kehidupan mereka.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 3 Belik Budiman, S.Pd.,M.Pd tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk meringankan keluarga korban angin puting beliung, jangan dilihat besar kecilnya bantuan tetapi rasa empati dan ketulusan dalam semangat gotong royong membantu sesama. “ucap Budiman.

Terakhir Budiman juga menjelaskan kegiatan ini tidak hanya dilakukan di desa Kuta, di desa lain seperti Desa Bulakan korban kebakaran kami memberikan bantuan dan Kami sering melakukan hal yang sama ketika ada bencana atau masyarakat butuh bantuan. “tutup Budiman.

(yn26)

Wabup Barito Utara Buka Konsultasi Publik RIPPM PT. BEK. Perusahaan Wajib Memberi Manfaat Untuk Daerah dan Masyarakat

0

BARITO UTARA- Wakil Bupati Barito  Utara, Felix Sondaie Y. Tingan, A.Md resmi membuka rapat  Konsultasi Publik Rencana Induk Program Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) PT. Bharinto Ekatama (BEK) yang dilaksanakan pada Aula Sekretariat Daerah (Setda) ruang A, Kamis (16/10/2025).

Hadir dalam acara rapat Konsultasi Publik ini, Pemprov Kalteng, Wakil Bupati Barito Utara, Fekix Sonadie Y. Tingan, A. Md, Staf Ahli Bupati, Plt. Asisten II Sekda bidang Perekonomian dan Pembangunan, Disdagrin, Kadisbudparpora, Kadis Ketahanan pangan, Kepala Tekhnik Tambang (KTT) PT. BEK Iman Mandiri. Plt Camat Teweh Timur Mundawan, ST, Kapolsek Teweh Timur, Staf Danramil Teweh Timur.

Kepala Bapperida Kabupaten Barito Utara, Edy Kesumajaya, SE  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat dari PT. Barinto Ekatama, mengenai konsultasi publik ini dilaksanakan sebagai bentuk pemenuhan regulasi yang mewajibkan setiap perusahaan pertambangan untuk menyusun dokumen perencanaan program pemberdayaan masyarakat. 

la menegaskan, dasar hukum kegiatan ini antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 41 Tahun 2016 tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Tujuan utama dari kegiatan konsultasi publik ini adalah untuk memaparkan dan mendiskusikan rencana program pemberdayaan masyarakat yang disusun oleh perusahaan bersama para pemangku kepentingan, sehingga dapat diperoleh masukan dan kesepahaman bersama sebelum dokumen final diserahkan,” jelasnya

Kepala Teknik Tambang PT. BEK Iman Mandiri, menyebutkan  rancangan rencana induk program pemberdayaan masyarakat PT. Barinto Ekatama, (BEK) untuk tahun 2026 sampai dengan tahun 2030. Itu yang sudah dihasilkan oleh perusahaan kami, 

“Perusahaan ini juga wajib memberikan manfaat kepada daerah sekitar, kepada masyarakat sekitar. Oleh karena itu, penyusunan rencana induk program pemberdayaan masyarakat ini,  bukan hanya kewajiban administrasi saja, melainkan bentuk komitmen moral dan komitmen sosial dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan antara perusahaan, masyarakat dan daerah,” ujar Iman. 

RIPPM ini akan menjadi pelajaran strategis bagi seluruh pencetak pemberdayaan masyarakat selama beberapa tahun kedepan. Mulai dari perencanaannya seperti apa, pelaksanaannya bagaimana sehingga evaluasinya seperti apa. Jadi programnya berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat,  penguatan ekonomi waktu perbaikan kualitas produsen dan kesehatan serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” jelas KTT PT. BEK

Kami berharap pada agenda ini kita dapat menyelaraskan arah dan kualitas program pemberdayaan masyarakat, yang sesuai dengan kebutuhannya masyarakat. Kegiatan ini memiliki dampak jangka panjang, dan terukur serta bisa menjaga sinergi antar Stakeholder, baik itu perusahaan masyarakat ataupun pemerintah daerah sehingga program yang kita jalankan itu bisa benar- benar berguna. 

Bupati Shalahuddin, ST. MT dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan melalui Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dalam memastikan kegiatan industri pertambangan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan rakyat.

“Sektor pertambangan merupakan tonggak penting dalam memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat di wilayah potensi tambang. Namun pengelolaannya harus berpihak kepada rakyat dan hasilnya dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat,” ujar Bupati melalui Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan.

Felix juga menyampaikan bahwa forum konsultasi publik seperti ini menjadi wadah strategis untuk menjaring masukan, gagasan, dan kritik membangun agar program pemberdayaan masyarakat semakin tepat sasaran dan berkelanjutan. 

“Forum ini bukan hanya wadah diskusi, tetapi juga tempat terjalinnya kerja sama antara pemerintah “Forum ini bukan hanya wadah diskusi, tetapi juga tempat terjalinnya kerja sama antara pemerintah daerah, dan perusahaan untuk kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat,” tutup Wabup Felix.

Penulis SS