Home Blog Page 255

70 Peserta Muslimat NU Barito Utara Ikuti Konfercab ke- IX, Evaluasi Program Kerja Priode 2025- 2030

BARITO UTARA- Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan  Konferensi Cabang (Konfercab) ke- IX, untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama masa khidmat yang telah berjalan, merumuskan program kerja ke depan, sekaligus memilih kepemimpinan baru yang akan mengemban amanah dalam priode selanjutnya.Kegiatan ini dilangsungkan bertempat di Aula GH Senyiur Muara Teweh, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan Konferensi ini dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan dari 9 kecamatan se- Barito Utara, pimpinan ranting tingkat desa, serta pimpinan anak ranting di tingkat kelurahan dan RT.

Ketua Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Barito Utara, Dra. Hj. ST. Dahsri Yusni dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya konfercab ini dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang. “Sebenarnya peserta yang ingin ikut jauh lebih banyak, namun karena keterbatasan kondisi dan tempat, maka kami harus membatasi jumlah peserta,” katanya.

Ketua Muslimat NU Barito Utara menambahkan, Konfercab ke- 9 ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai program organisasi lima tahun ke depan, rekomendasi peran Muslimat NU dalam meningkatkan khidmat serta pelayanan kepada umat, dan pemilihan Ketua Muslimat NU Barito Utara periode 2025- 2030.

“Kami berharap nantinya terpilih pemimpin yang inovatif, kreatif, dan mampu membawa perubahan yang lebih baik. Muslimat NU sebagai wadah perjuangan keumatan terus berupaya membangun serta memberdayakan perempuan, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, agar tercipta masyarakat yang sejahtera, damai, dan diridai Allah SWT,” ungkap Dahsri Yusni.

Penjabat. (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE  MPA dalam sambutannya dibacakan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Muhlis menyampaikan bahwa Konferensi cabang merupakana forum,  permusywaratan tertinggi di tingkat cabang dalam struktur organisasi Muslimat Nahdlatul Ulama. Forum ini memiliki makna strategis, karena menjadi momentum penting untuk mengevaluasi  perjalanan organisasi selama masa khidmat yang telah berjalan, merumuskan program kerja ke depan, sekaligus memilih kepemimpinan baru yang akan mengemban amanah dalam priode selanjutnya.  

“Dikatakan Sekda. Dengan mengusung nilai- nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah An- Nahdliyah Muslimat Nahdlatul Ulama senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa membentangi akidah umat serta mengawal moralitas generasi. Konfrensi pengurus cabang ini hendaknya menjadi tonggok penguatan nilai- nilai tersebut dalam tubuh organisasi. 

Konferenai ini bukanlah sekedar rutinitas organisasi, melainkan wadah konsolidasi dan refleksi diri. Dalam kontek ini, MuslNU sebagai bagian integral dari Nahdlatul Ulama memiliki peran besar dalam membina umat, khususnya perempuan, dalam berbagai aspek kehidupan, baik pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, maupaun pemnerdayaan ekonomi umat,” kata Muhlis. 

Mualimat Nahdlatul Ulama Barito Utara,  telah menunjukan kiprah dan kontribusi yang nyata dalam membina keluarga, memperkuat solidaritas sosial serta meningkatkan kualitas sumber daya manusiayang beriman, bertaqwa dan berdaya saing. Semua capaian ini tentu tidak terlepas dari semangat gotong royong komitmen bersama dan keiklasan dalam berjuang demi kemaslahatan umat,” jelas Sekda. 

Pj. Bupati Barito Utara, melalui Sekda juga berharap konferensi ini menjadi sarana musyawarah yang sehat, demokratis, penuh hikmah dan kedewasaan. Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Namun yang lebih utama adalah semangat persatuan Ukhuwah, dan kebersamaan, sebagaimana yang diajarkan oleh masyarakat kita, para Muassis Nahdlatul Ulama.

Dan pula harapan kita bersama, melalui forum ini terjalin Ukhuwah yang semakin erat antar pengurus dan anggota. Mari kita satukan hati dan pikiran untuk membangun Muslimat Nahdlatul Ulama yang lebih maju. Dan lebih memberi manfaat bagi umat dan bangsa (SS)

“Pemkab Pakpak Bharat dan GKPPD Sepakati Tukar Guling Aset Setelah 13 Tahun

0

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bersama Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD) telah menyepakati proses Tukar Guling aset barang milik Daerah dengan aset milik GKPPD di dusun Lae Mbalno, desa Boangmanalu, Salak. Kesepakatan atas proses tukar guling ini ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM bersama Pimpinan Pusat GKPPD, Pdt. P abetnego Padang Bth, M.Th dihadapan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dan sejumlah saksi lainnya.

Kita bersyukur kepada Tuhan, bahwa akhirnya setelah penantian panjang selama tiga belas tahun lebih akhirnya terwujudkan. Ini memang amanat Sinode Sinunu GKPPD ke 11 beberpa waktu lalu, namun kita melihat niat baik dari Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk mewujudkan keinginan kami di GKPPD, kami berdoa kepada Tuhan kiranya bapak Bupati beserta jajarannya senantiasa sehat dalam upaya memaksimalkan pelayanan masyarakat. Kami percaya bahwa setiap terobosan pembangunan untuk masyarakat adalah juga untuk GKPPD, dimana lebih dari 60 persen masyarakat Pakpak Bharat merupakan umat GKPPD, ucap Bishop GKPPD, Pdt. P Abetnego Padang Bth, S.Th.

Dikesempatan ini Bupati meminta dukungan GKPPD dalam mensukseskan berbagai program pembangunan masyarakat Pakpak Bharat, khususnya dalam upaya mewujudkan masyarakat Pakpak Bharat yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Secara khusus saya mohon dukungan dari GKPPD untuk mari bersama-sama kita membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang saat ini telah memulai proses pembangunan jalan dua lajur di tengah kota Salak yang nantinya akan melewati bagian depan Gereja GKPPD Salak. Ini tentunya adalah sebuah program bagus untuk mempercantik wajah kota Salak yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas PUPR, saya mohon dukungan kita semua semoga pengerjaannya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, ucap Franc Bernhard Tumanggor.(Tumangger)

Polres Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Rembang

0

PASURUAN – Polres Pasuruan Polda Jatim menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Dusun Krajan, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Selasa (30/9/2025).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap warga yang terdampak musibah.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kasat Samapta Polres Pasuruan AKP Rudi Santosa bersama Kapolsek Rembang AKP Mulyono kepada korban, Hari Cahyono (30), warga setempat yang rumahnya dilalap api sehari sebelumnya dan menyebabkan kerugian material sekitar Rp 25 juta.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga ikut serta membantu masyarakat yang terkena bencana.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami saudara kita di Rembang. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban dan keluarga,” kata AKBP Dani.

Ia menegaskan Polres Pasuruan berkomitmen selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun ketika ada bencana.

Sementara itu, korban kebakaran, Hari Cahyono, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Polres Pasuruan.

“Saya sangat berterima kasih kepada jajaran kepolisian yang sudah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk bisa bangkit kembali setelah rumah habis terbakar,” ungkapnya.

Kebakaran yang terjadi pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 09.30 WIB itu diduga dipicu konsleting listrik dari atap ruang tamu.

Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pasuruan tiba di lokasi dibantu warga sekitar. (*)

Brimob Polda Jatim Buka Layanan Kesehatan Gratis di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

0

SURABAYA – Satuan Brimob Polda Jawa Timur membuka pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar lokasi ambruknya Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Dantim Kesehatan Brimob Polda Jatim, Brigpol Pranawa Panji Putra, S.Kep., Ners, mengatakan, layanan ini disediakan untuk membantu warga dan santri yang terdampak musibah termasuk keluarga korban yang menunggu proses evakuasi.

Dalam pelayanan kesehatan tersebut, tim kesehatan Brimob Polda Jatim memberikan berbagai fasilitas seperti pengecekan tensi darah, pembagian vitamin, obat-obatan, serta konsultasi kesehatan secara gratis.

Tidak hanya itu, masyarakat juga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan GCU (gula darah acak, asam urat, dan kolesterol) tanpa dipungut biaya.

“Pelayanan kesehatan ini kami sediakan secara gratis sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak,” ujarnya di Sidoarjo,Rabu (01/10).

Tim Kesehatan Brimob Polda Jatim berharap bisa membantu meringankan beban kesehatan warga pascamusibah robohnya bangunan di Ponpes tersebut.

Kehadiran tim kesehatan Brimob Polda Jatim di lokasi mendapat sambutan positif dari warga sekitar.

Banyak di antara mereka yang memanfaatkan layanan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus berkonsultasi dengan tenaga medis.

Sementara itu, proses identifikasi jenazah korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim, AKBP dr. Adam Bimantoro SpAn FCC MBiomed, menjelaskan bahwa pihaknya mendirikan Tiga posko identifikasi sejak Senin (29/9).

Posko Ante-Mortem ditempatkan di kampus putri Ponpes Al Khoziny, sedangkan Post-Mortem berada di RSUD Sidoarjo dan RSI Siti Hajar.

“Ada Tiga lokasi posko yang kami buka sejak pascakejadian ,” ungkap AKBP Adam. (*)

Kepala BGN: Instruksi Presiden Seluruh SPPG Akan Seperti SPPG Polri

0

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bakal menyediakan alat rapid test untuk mencegah kasus keracunan. Dadan menyebut langkah ini diambil menyusul tak adanya kasus SPPG yang dinaungi Polri.
“Pertama, seluruh bangunan yang dibangun oleh Polri itu kan standarnya bagus ya. Kemudian yang kedua, mereka melakukan rapid test sebelum makanan itu diedarkan,” kata Dadan Hindayana di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025).

Dadan mengatakan, berdasarkan instruksi presiden, dapur SPPG nantinya akan dilengkapi rapid test.

“Instruksi presiden bahwa seluruhnya nanti akan melakukan seperti itu,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota Komisi IX DPR RI Irma Chaniago menyebut SPPG atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungan Polri tak ada yang berkasus. Menurutnya, hal itu bisa menjadi pembelajaran bagi BGN terkait tata kelola SPPG.

“Kalau menurut saya, nggak penting mau politisi maupun Polri, mau TNI mau siapa pun yang mempunyai dapur, tapi yang penting itu tanggung jawabnya,” kata Irma dalam rapat kerja dengan BGN hingga Menkes di gedung DPR RI, Rabu (1/10).

Legislator NasDem ini menyebut ada 600 SPPG yang dinaungi oleh Polri. Menurut Irma, tak ada temuan kasus keracunan terhadap penerima manfaat di sana.

“Saya punya informasi kalau Polri itu punya 600 SPPG loh, mohon maaf mungkin saya salah, tapi saya dapat informasi itu,” ujar Irma.

“Tapi saya juga dapat informasi bahwa dapur yang di bawah Polri itu, itu nggak ada yang berkasus karena dapurnya sesuai dengan standar,” tambahnya.

BGN Ungkap Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan di SPPG Polri

0

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibangun Polri mempunyai alat rapid test yang digunakan untuk menguji makanan yang sudah dimasak. Hal ini akan diterapkan di SPPG lainnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala BGN Dadan Hindayana dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025). Mulanya, Dadan menyinggung soal ratusan siswa keracunan MBG di Banggai, Sulawesi Tengah.

Dadan mengatakan kasus keracunan menu MBG di Banggai terkait pemasok atau supplier. Karena itulah, Dadan menyebut seleksi terhadap supplier ini penting untuk dilakukan.

“Terkait dengan kejadian di Banggai di mana pemasok ini sangat penting dan oleh sebab itu maka seleksi terhadap supplier ini juga perlu dilakukan,” ungkap Dadan.

Dadan mengungkap Presiden Prabowo Subianto juga telah memerintahkan agar setiap SPPG memiliki alat rapid test. Rapid test itu penting untuk menguji makanan.

“Pak Presiden sudah memerintahkan agar setiap SPPG memiliki alat rapid test yang bisa dilakukan untuk menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan,” kata Dadan.

Di sinilah, Dadan lalu mengungkap SPPG yang dibangun Polri lengkap dengan tersedianya alat rapid test. Alat rapid test itu, kata Dadan, menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan.

“Ini sudah dilakukan di SPPG yang dibangun oleh Polri,” ujar Dadan.

Irma NasDem Sebut SPPG Polri Tak Ada yang Berkasus karena Sesuai Standar

0

Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Chaniago menyebut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)di bawah naungan Polri tak ada yang berkasus. Menurutnya, hal itu bisa menjadi pembelajaran bagi BGN terkait tata kelola SPPG.
“Kalau menurut saya, nggak penting mau politisi maupun Polri, mau TNI mau siapa pun yang mempunyai dapur, tapi yang penting itu tanggung jawabnya,” kata Irma dalam rapat kerja dengan BGN hingga Menkes di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025).

Legislator NasDem ini menyebut ada 600 SPPG yang dinaungi oleh Polri. Menurut Irma, tak ada temuan kasus keracunan terhadap penerima manfaat di sana.

“Saya punya informasi kalau Polri itu punya 600 SPPG loh, mohon maaf mungkin saya salah, tapi saya dapat informasi itu,” ujar Irma.

“Tapi saya juga dapat informasi bahwa dapur yang di bawah Polri itu, itu nggak ada yang berkasus karena dapurnya sesuai dengan standar,” tambahnya.

Irma mengatakan kepemilikan SPPG bukan menjadi persoalan. Yang terpenting, kata dia, tanggung jawab pemegang SPPG agar memenuhi kriteria dan menjalankan SOP yang sudah ditentukan.

“Artinya, sekarang bukan terkait dengan siapa, tapi terkait dengan bertanggung jawab atau tidak bertanggung jawab orang itu. Jadi soal sebutan politisi, mohon maaf ini jangan dipolitisasi. Kami ini udah hancur lebur DPR ini dibusukin. Jadi jangan ditambah lagi dengan pembusukan-pembusukan yang seperti ini, saya marah betul soal ini,” imbuhnya.

Maknai Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Dokter Amin: Momentum Perkuat Semangat Persatuan

PROBOLINGGO,
Pemerintah Kota Probolinggo menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke-60 pada Rabu (1/10), bertempat di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Peringatan tahun ini mengangkat kembali semangat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI tahun 1965. Enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat menjadi korban dalam tragedi kelam tersebut. Momentum Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober menjadi pengingat akan pentingnya ideologi Pancasila sebagai pondasi bangsa.

Yang membedakan upacara kali ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pembacaan naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani. Dalam ikrarnya, ia menegaskan pentingnya mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ditemui usai acara, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang bertindak sebagai inspektur upacara, mengajak seluruh peserta untuk memaknai kembali arti perjuangan para pahlawan revolusi dan keteguhan ideologi Pancasila dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Dalam rangka kita mengenang lagi perjuangan para pahlawan revolusi tahun 1965, disana Pancasila diuji sebagai suatu ideologi. Dan Alhamdulillah berkat rahmat Allah SWT, Pancasila sebagai ideologi teruji ampuh dan terus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi modalitas dalam proses pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. “Untuk masyarakat, mari kita jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan menuju Indonesia Raya yang maju. Jangan sampai ada gangguan yang menghambat proses itu,” ujarnya.

Wali kota juga berpesan kepada para ASN agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik serta berkolaborasi dalam harmoni untuk kemajuan bangsa. Ia menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi dari masing-masing ASN sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan nasional.(Ali)

Agrowisata Bukit Jenggolo: Surga Tersembunyi di Lumajang

0

Lumajang, Jawa Timur – Agrowisata Bukit Jenggolo, terletak di Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, menawarkan pengalaman wisata yang unik dan edukatif. Dengan ketinggian 850 meter di atas permukaan laut, destinasi ini menyuguhkan pemandangan menakjubkan Gunung Semeru dan kerlip lampu Kota Lumajang.

Menurut Kepala Desa Wonokerto, H. Tupin SH, nama Jenggolo berasal dari petilasan salah satu putri kerajaan Jenggolo. “Dengan konsep agrowisata, pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil belajar tentang pertanian dan konservasi lingkungan,” ujarnya.

Fasilitas dan Kegiatan

Agrowisata Bukit Jenggolo menawarkan berbagai fasilitas, seperti kolam pemancingan, area camping, spot sunset, warung kuliner lokal, dan gardu pandang. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil melakukan kegiatan trekking, edukasi lingkungan, dan berkemah.

Ramai Pengunjung

Agrowisata Bukit Jenggolo mulai ramai pengunjung, bahkan saat weekend hari Sabtu dan Minggu bisa mencapai seribuan pengunjung yang datang. “Objek wisata ini sangat populer di kalangan wisatawan, terutama yang ingin menikmati keindahan alam dan belajar tentang pertanian,” kata H. Tupin SH.
Hizbullah Huda Sh.MH
salah satu praktisi hukum yang yang sedangberkunjung di Jenggolo mengungkapkan bahwa dia sangat menikmati dan menyukai panorama keindahan alam disini dan ingin mengajak keluarga maupun kerabat dan teman teman untuk bersantai disini ujarnya.

Jam Buka

Agrowisata Bukit Jenggolo buka setiap akhir pekan, yaitu Jumat hingga Minggu, dan ditutup pada hari Senin sampai Kamis untuk perawatan alam. Dengan demikian, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan fasilitas yang ditawarkan tanpa terganggu oleh kegiatan perawatan.

Dengan keindahan alam dan fasilitas yang lengkap, Agrowisata Bukit Jenggolo menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Lumajang. Jadi, jangan ragu untuk mengunjungi Agrowisata Bukit Jenggolo dan menikmati keindahan alam yang luar biasa!

Penulis( BB/ JOE )

Polsek Rembang Gelar Baksos Peduli Pasca Kebakaran di Desa Pandean

0

PASURUAN – Polsek Rembang bersama anggota melaksanakan kegiatan Polri Peduli Bakti Sosial pasca kebakaran rumah warga di Dusun Krajan, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Rabu (1/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini diawali apel personel, kemudian dilanjutkan menuju lokasi kebakaran milik korban bernama Hari Cahyono. Polisi bersama TNI, Satpol PP, dan perangkat desa bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang terbakar.

Selain kerja bakti, Polsek Rembang juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada korban. “Ini bentuk kepedulian kami, Polri harus hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujar Kapolsek Rembang AKP Mulyono, S.Sos., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bataud Koramil Rembang Serma Heri Purnomo, Kasi Pol PP Aris, dan Kepala Desa Pandean Abd Karim.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memberikan apresiasi atas langkah cepat jajarannya. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif Polsek Rembang. Semoga kegiatan seperti ini terus digelorakan sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.