Home Blog Page 257

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Jenis Narkotika

0

Batam – Polda Kepri melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri hari ini secara resmi melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika. Aksi ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memerangi dan memberantas peredaran gelap narkoba yang merusak generasi bangsa di wilayah Kepulauan Riau. Hal tersebut disampaikan oleh Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., pada saat Konferensi Pers di Lobby Utama Polda Kepri. Rabu (1/10/2025).

Kegiatan pemusnahan barang bukti ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Polda Kepri, yakni Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Anggoro Wicaksono., S.H., S.I.K., M.H., Kabid Propam Polda Kepri Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, S.H., S.I.K., M.H., dan Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., Hadir pula perwakilan instansi terkait, di antaranya Kepala BNNP Kepri yang diwakili oleh Kombes. Pol. Bravo Asena S.M. Siahaan, S.T., Kepala Kejaksaan Negeri Batam yang diwakili oleh Jaksa Muda Iqram Syahputra, S.H., M.H., Kepala Bea Cukai Batam yang diwakili oleh Bapak Adrian Ramerta, serta Kepala Balai POM Kepri yang diwakili oleh Bapak Riki Gusnawan, S.H.. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua GRANAT Bapak Syamsul Paloh dan Penasihat Hukum Bapak Suhariyadi, S.H., yang turut memberikan dukungan terhadap komitmen bersama dalam pemberantasan narkoba di Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes. Pol. Anggoro Wicaksono., S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 22 Laporan Polisi hasil pengungkapan kasus Tindak Pidana Narkoba yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Kepri selama periode Juli hingga September 2025, dengan total 28 orang tersangka berhasil diamankan.

Adapun total barang bukti yang disita dan dimusnahkan meliputi Sabu kristal/padat sebanyak 9.482,09 gram (9.110,93 gram untuk dimusnahkan, disisihkan untuk pembuktian 368,93 gram dan Labfor 2,23 gram), Serbuk ekstasi sebanyak 553,68 gram (530,18 gram untuk dimusnahkan, disisihkan untuk pembuktian 23,46 gram dan Labfor 0,04 gram), Ekstasi sebanyak 1299 butir (1.246 butir untuk dimusnahkan, disisihkan untuk pembuktian 43 butir dan Labfor 10 butir). Sebagian kecil barang bukti disisihkan untuk pembuktian di pengadilan dan pemeriksaan laboratorium forensik sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara keseluruhan, jumlah barang bukti yang berhasil dicegah peredarannya ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar ± 48.549 jiwa masyarakat Indonesia dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Keberhasilan ini menjadi indikator keseriusan dan kerja keras Ditresnarkoba Polda Kepri dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat dari ancaman narkoba.

“Kasus-kasus yang berhasil diungkap mencakup berbagai modus, mulai dari peredaran sabu dalam jumlah kecil di permukiman hingga jaringan pengedar yang menyimpan lebih dari 5 kilogram sabu di rumah kos dan perumahan di Batam. Seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 114 dan/atau Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes. Pol. Anggoro Wicaksono., S.H., S.I.K., M.H.

Dalam doorstopnya, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menegaskan bahwa Kepolisian Daerah Kepulauan Riau melalui penyidik Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika dan obat terlarang dalam periode Juli 2025 hingga September. Dari hasil pengungkapan tersebut, sebanyak 28 tersangka berhasil diamankan, terdiri dari 23 laki-laki dan 5 perempuan. Tercatat, ada 22 kasus yang berhasil diungkap dalam kurun waktu tersebut. Hal ini menjadi bukti komitmen para penyidik yang tidak pernah berhenti dalam memberantas peredaran narkoba, sejalan dengan penekanan Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., agar program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) dapat terwujud di wilayah Kepulauan Riau.

“Kesuksesan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai stakeholder serta peran aktif masyarakat. Setiap informasi sekecil apa pun yang disampaikan masyarakat selalu ditindaklanjuti oleh penyidik Ditresnarkoba Polda Kepri. Komitmen ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi akan terus digelorakan demi keberhasilan P4GN di masa mendatang,” tutup Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Kegiatan pemusnahan ini telah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel berdasarkan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam. Polda Kepri terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam memberantas narkoba demi masa depan Kepulauan Riau yang bersih dari narkotika.

(Gokkon)

Bea Cukai Batam Amankan Penyelundupan Narkoba, Emas, dan Handphone

0

Batam – Bea Cukai Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga perbatasan dari peredaran barang-barang ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan beberapa upaya penyelundupan di antaranya narkotika, perhiasan emas, dan ratusan unit handphone bekas. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata efektivitas sinergi Bea Cukai Batam bersama instansi penegak hukum serta dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Zaky Firmansyah menyampaikan penindakan pertama dilakukan pada Rabu, 17 September 2025 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Sekitar pukul 12.45 WIB, 1. Petugas Bea Cukai Bandara Hang Nadim mencurigai gerak-gerik seorang penumpang yang sedang melakukan check in tiket pesawat. Atas dasar kecurigaan tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan di ruang rekonsiliasi. Dari hasil pemeriksaan awal, teridentifikasi penumpang tersebut atas nama MR, laki-laki berusia 36 tahun asal Aceh, dengan penerbangan Super Air Jet rute Batam (BTH) – Yogyakarta (YIA) – Lombok (LOP). Pemeriksaan mendalam terhadap bagasi ditemukan celana jeans dengan lipatan mencurigakan berisi sembilan bungkus kristal putih dengan total berat 1.018 gram. Barang bukti dibawa ke KPU BC Batam, dan hasil uji laboratorium memastikan kristal tersebut adalah narkotika golongan I jenis Methamphetamine (sabu). MR mengaku hanya sebagai kurir yang diajak oleh rekannya berinisial K untuk membawa koper tersebut ke Lombok, setelah menerima koper dari seseorang berinisial B alias M. Bea Cukai Batam bersama BNNP Kepri melakukan pengembangan melalui control delivery dan berhasil mengamankan B alias M sebagai pengendali di Pulau Kasu, Batam. “Pelaku dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. Penindakan ini berhasil menyelamatkan sekitar 5.000 orang generasi bangsa dari bahaya narkoba serta turut menghemat biaya rehabilitasi kesehatan sebesar Rp. 8,1 Miliar,” ungkap Zaky.

Penindakan kedua dilakukan pada Senin, 22 September 2025 pukul 09.15 WIB di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre. Petugas mencurigai gerak-gerik seorang penumpang kapal MV. Dolphin 5 asal Stulang Laut, Malaysia. Penumpang berinisial EA (32), warga Labuhan Batu, Sumatera Utara, ditemukan ada sesuatu yang janggal pada bagian perut dan saku celana penumpang tersebut. Hasil pemeriksaan mendalam terhadap penumpang, ditemukan 3 (tiga) bungkusan yang diikat menggunakan korset dan 2 (dua) bungkusan pada saku celana yang diduga merupakan perhiasan emas sebanyak 145 pcs dengan total berat 2.575 gram (dua ribu lima ratus tujuh puluh lima) dengan menggunakan modus body strapping. EA mengaku hanya sebagai kurir yang disuruh seseorang berinisial MJ dengan imbalan Rp3 juta. Nilai barang yang diselundupkan diperkirakan mencapai Rp4,8 miliar dengan potensi kerugian negara sekitar Rp1,7 miliar. Atas penindakan tersebut, Bea Cukai Batam telah menaikkan status ke tahap penyidikan. Kasus ini melanggar ketentuan Pasal 102 huruf e UU No. 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Penindakan ketiga dilakukan pada Sabtu, 27 September 2025 pukul 11.30 WIB di Pelabuhan Roro Telaga Punggur. Petugas Bea Cukai Batam yang melakukan pengawasan rutin mencurigai satu unit mobil pribadi yang hendak menyeberang ke Tanjung Uban menggunakan kapal KMP. Barau. Dari hasil pemeriksaan, mobil tersebut dibawa oleh seorang pria berinsial RS , laki-laki berusia 36 Tahun asal Tanjung Pinang, pekerjaan Wiraswasta. Kemudian petugas melanjutkan pemeriksaan terhadap 2 buah koper dan 4 buah tas. Hasil pemeriksaan ditemukan total sebanyak 797 unit handphone merk Apple Jenis Iphone 11, Iphone 12 dan Iphone 13 dalam kondisi bekas. Berdasarkan keterangan pelaku, diperoleh informasi bahwa RS hanya bertugas membawa barang tersebut menuju Kalimantan Barat atas perintah seseorang berinisial AR dengan upah Rp24 juta. Nilai estimasi barang hasil penindakan ini mencapai Rp3,2 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp1 miliar. “Terhadap pelaku, kendaraan, beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke KPU BC Batam. Saat ini kasus tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan yang melanggar Pasal 102 huruf f UU No. 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan,” jelas Zaky.

Keberhasilan Bea Cukai Batam dalam menggagalkan upaya penyelundupan ini sejalan dengan semangat “Tangguh Mengawasi, Tulus Melayani” yang menjadi slogan Hari Bea Cukai ke-79 yang bertepatan pada 1 Oktober 2025 hari ini.

“Capaian kinerja ini tidak lepas dari kerja sama dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat, serta komitmen bersama dari TNI, Polri Kejaksaan, dan kementerian/lembaga terkait. Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus ditingkatkan,” pungkas Zaky. 

(Gokkon)

“Pakpak Bharat Peringati Hari Kesaktian Pancasila”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringata Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di lapangan Balai Diklat BKPSDM Pakpak Bharat, desa Cikaok, kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (01/10/2025). Upacara ini diikuti ratusan personil ASN Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, TNI,Polri, serta barisan lainnya.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini merupakan momen penting untuk mengenang kembali sejarah kelam bangsa, sekaligus meneguhkan semangat persatuan dan kesetiaan terhadap Pancasila sebagai ideologi Negara. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 ini dilaksanakan serentak dengan mengangkat tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.

Dengan upacara ini kita mengenang, mengingat dan mendoakan bersama, bagaimana para pahlawan yang pernah berjuang menegakkan ideologi Pancasilasebagai ideologi Negara kita. Dengan upacara ini kita renungkan dan kita tekadkan bahwa kita harus teruskan perjuangan dan cita-cita mereka, para pahlawan dan pendiri bangsa ini, tentunya dengan cara kita membangun dan memvawa Indonesia Raya yang maju, adil dan makmu, ucap Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.

Dikesempatan upacara ini, Ketua DPRD Pakpak Bharat, Elson Angkat, SS membacakan “Ikrar Hari Kesaktian Pancasila” dari Ketua DPR RI, Puan Maharani.(Tumangger)

Probolinggo Film Festival 2025, Panggung Kreativitas Lokal Karya Anak Bangsa

PROBOLINGGO,
Stadion Bayuangga, Selasa (30/9) malam, berubah menjadi panggung gemerlap bagi para insan perfilman muda dalam Malam Penganugerahan Probolinggo Film Festival (PROFEST) 2025. Sebanyak 23 peserta terdiri dari 11 peserta di kategori pelajar dan 12 peserta di kategori umum, menjadi bagian dari perhelatan akbar dalam rangka Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo.

Acara ini merupakan puncak rangkaian pelatihan dan kompetisi film pendek yang diselenggarakan Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), bekerja sama dengan BPC HIPMI Kota Probolinggo.

“Pemerintah Kota Probolinggo mendukung penuh perkembangan literasi sinema melalui festival ini. Film adalah sarana strategis untuk menggali dan mengangkat potensi sejarah, budaya, dan pariwisata lokal,” ujar Wali Kota dr Aminuddin dalam sambutannya.

Aminuddin menyoroti kekayaan sejarah Kota Probolinggo seperti motif batik, kisah Kali Banger, hingga peristiwa agresi militer, yang menurutnya sangat penting didokumentasikan dalam bentuk film pendek. Ia juga menegaskan harapannya agar PROFEST terus berkembang hingga ke tingkat internasional.

“Kami ingin karya anak muda Kota Probolinggo bisa menembus festival bergengsi dunia, bahkan Cannes, sehingga nama Kota Probolinggo harum di kancah global,” tandasnya.

Ketua BPC HIPMI Kota Probolinggo, Yuki Riezki Letjesiando, menegaskan bahwa PROFEST merupakan agenda tahunan yang lahir dari kolaborasi erat antara HIPMI dan Pemerintah Kota Probolinggo.

“Ekonomi kreatif, film, seni, kuliner adalah lokomotif penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. HIPMI berkomitmen mendorong kolaborasi lintas sektor, membangun jejaring dan investasi, serta mengintegrasikan kreativitas dengan kewirausahaan. Harapan kami, Probolinggo bukan sekadar kota transit, tapi kota kreatif yang melahirkan peluang usaha,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Disperinaker Kota Probolinggo, Rachma Nurcahyarini, melaporkan giat ini diawali dengan pelatihan teknis dasar perfilman yang membekali peserta pengetahuan dan keterampilan untuk menghasilkan karya berkualitas dengan berakar pada kearifan lokal.

“PROFEST 2025 mengusung tema Probolinggo dalam Bingkai Cerita dan menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem industri kreatif yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia memaparkan tahapan kegiatan mulai dari sosialisasi, workshop, pendaftaran, hingga penayangan nominasi, yang akhirnya bermuara pada malam penganugerahan ini. “Sebanyak 23 peserta berhasil menunjukkan karya terbaiknya dan kini saatnya kita berikan apresiasi,” tambahnya.

Malam penganugerahan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga ruang apresiasi dan pembuktian bahwa generasi muda Kota Probolinggo memiliki potensi besar dalam perfilman. Dengan dukungan penuh pemerintah dan kolaborasi berbagai pihak, PROFEST 2025 menjadi pijakan penting menuju ekosistem kreatif yang berdaya saing, berbudaya, sekaligus mampu membawa Kota Probolinggo menuju panggung internasional.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, Ketua TP PKK dr. Evariani, jajaran forkopimda, Pj. Sekda Kota Rey Suwigtyo, para asisten dan staf ahli, Kepala Perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo dan para sineas muda yang menjadi peserta dalam PROFEST 2025(Ali)

Penyerahan SK dan Pelantikan PPPK Kota Cimahi,ASN Bukan Kelas Dua

CIMAHI,Rabu(01/10/2025)
Pemerintah Kota Cimahi menggelar acara penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun Anggaran 2024 di Aula Cimahi Techno Park, Selasa (30/9). Sebanyak 716 orang resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam formasi PPPK, terdiri atas 542 tenaga teknis, 57 tenaga kesehatan, dan 117 guru.


Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Wakil Wali Kota Aditya Yudistira, Perwakilan BKN Kanreg III Jawa Barat-Banten, serta jajaran perangkat daerah ini menjadi momentum penting penguatan birokrasi daerah. Dengan pengangkatan ini, total ASN di Kota Cimahi kini mencapai 5.608 orang, terdiri atas 3.428 PNS dan 2.180 PPPK.


Dalam sambutannya, Wali Kota Ngatiyana menegaskan bahwa status PPPK bukanlah “ASN kelas dua”. Setiap aparatur, baik PNS maupun PPPK, memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan serta peningkatan kualitas layanan publik. “Jadikan amanah ini sebagai awal pengabdian, bukan akhir perjuangan. PPPK harus menunjukkan profesionalisme, disiplin, inovasi, dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.


Wali Kota juga berpesan agar seluruh pegawai menjaga integritas, bijak dalam menggunakan media sosial, dan menghindarkan diri dari perbuatan tercela seperti judi online, pinjaman ilegal, maupun penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan, ASN bukanlah ladang untuk mencari kenyamanan semata, melainkan ruang pengabdian yang menuntut dedikasi, loyalitas, dan akuntabilitas.

Lebih lanjut, Ngatiyana berpesan pada para PPPK yang baru dilantik agar dapat melaksanakan tugas sebagai ASN dengan berpedoman kepada Panca Prasetya KORPRI, “Pegangan itulah Panca Prasetya KORPRI sebagai ruh bagi ASN untuk melaksanakan tugas sehari-hari demi bangsa dan negara. Implementasikan lah di dalam kehidupan bermasyarakat dan melayani masyarakat dengan penuh amanah.”


Ngatiyana juga menambahkan, PPPK yang baru dilantik harus mampu menjadi figur teladan di lingkungan kerjanya. Ia mengingatkan pentingnya penguasaan nilai-nilai dasar ASN, termasuk Panca Prasetya Korpri, sebagai ruh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “ASN harus ikhlas dan tulus melayani masyarakat. Jangan sampai setelah diangkat justru kehilangan semangat pengabdian,” tegasnya.

Acara pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat kapasitas birokrasi sekaligus menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih baik, cepat, dan berkualitas.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS)

KPU Gelar Rakor PDPB Pemilih 2025 dan Evaluasi Pilkada 2024

BARITO UTARA- Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan evaluasi pelaksanaan pemilihan serentak tahun 2024 bersamaan dengan  rapat koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tahun 2025 dilaksanakan bertempat pada Aula Bappedarida, Barito Utara, Rabu (1/10/2025).

Pada rapat ini dihahiri Kepala Kesbnagpol Barito Utara Rayadi, yang mewakili Kapolres Barito Utara, Kabag Ops Kompol Masriwiyono, SH. MH, Staf Kecamatan Gunung Purei, Jati Prayogo, Kepala Seksi Pelayana Umum Kecamatan Teweh Tengah, Puspasari Mawarni, Staf Lapas Kls IIB Muara Teweh Laksono Soeharto, Staf Kecamatan Teweh Timur, Abdul Mutolib dan Ketua KPU  Barito Utara beserta Staf.

Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari, SH dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang hadir, mulai dari unsur pemerintah daerah, Forkopimda, Bawaslu, Kesbangpol, Disdukcapil, organisasi masyarakat, mahasiswa, partai politik, hingga insan pers.

“Dikatakannya, bahwa agenda hari ini bukan lagi tahapan Pilkada, karena prosesnya telah selesai dan hasil penetapan juga sudah disampaikan ke DPRD. Yang kita lakukan sekarang adalah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Pilkada di Barito Utara, mulai dari pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye, sosialisasi, hari pemungutan suara, hingga aspek hukum. 

la menegaskan, evaluasi ini penting untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak, agar pelaksanaan pemilihan berikutnya dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, peran partai politik, mahasiswa, organisasi pemuda, serta media sangat diperlukan untuk memberikan pandangan kritis dan konstruktif.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan banyak masukan. Tidak hanya dari penyelenggara, tetapi juga dari masyarakat, organisasi, hingga kalangan mahasiswa dan pers. Masukan itu nantinya bisa menjadi perbaikan yang lebih matang di tingkat provinsi hingga pusat,” jelasnya.

Selain evaluasi Pilkada, KPU Barito Utara juga memulai kembali pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) tahun 2025. Proses ini dilakukan untuk memastikan daftar pemilih tetap mutakhir, termasuk pencoretan data bagi warga yang sudah meninggal atau pindah domisili.

“Kendatipun demikian tahapan Pilkada sudah selesai, tugas KPU belum berhenti. Salah satunya adalah melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Data ini akan terus diperbarui dengan dukungan instansi terkait serta laporan masyarakat,” kata Siska.

Kegiatan ini, lanjutnya, juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antar lembaga serta menjaga peran media dalam mengawal demokrasi, terutama dalam menangkal berita hoaks.

Dengan dibukanya evaluasi tersebut, Ketua KPU Barito Utara berharap masukan yang dihimpun dapat memperkuat kualitas demokrasi di Barito Utara dan menjadi bekal penting untuk pelaksanaan pemilu di masa yang akan datang.   (SS)

Biddokkes Polda Jatim Buka Posko DVI di Lingkungan Ponpes Al Khoziny

0

SIDOARJO – Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (BidDokkes) Polda Jawa Timur bersama Sidokkes Polresta Sidoarjo, disiagakan di sekitar lokasi tidak jauh dari runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Kehadiran tim medis tersebut difokuskan untuk memastikan seluruh korban dapat terdata dan teridentifikasi secara akurat.

Kasubbid Dokpol BidDokkes Polda Jatim, AKBP dr. Adam Bimantoro Sp. An. FCC. M. Biomed, menjelaskan bahwa sejak hari pertama insiden, pihaknya telah menyiapkan posko Disaster Victim Identification (DVI) di Tiga lokasi berbeda.

“Dari DVI kita ada Dua posko, yaitu posko ante mortem dan post mortem,” terang AKBP dr. Adam, Selasa (30/9/25).

Dikatakan oleh dr.Adam untuk posko ante mortem ditempatkan di Kampus Putri, sementara post mortem di rumah sakit, yakni RSUD Sidoarjo dan RS Siti Hajar Sidoarjo.

AKBP dr. Adam menerangkan, posko ante mortem berfungsi mengumpulkan data dari keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

“Data yang dikumpulkan meliputi identitas pribadi, ciri-ciri fisik, hingga foto terbaru korban,”ujarnya.

Data tersebut nantinya akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dari posko post mortem.

“Di posko post mortem, jika kita menemukan jenazah maka dibawa ke rumah sakit. Di sana dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik, kemudian dicocokkan dengan data ante mortem,” tambah dr Adam.

Lebih lanjut, Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim juga mengatakan, jika ditemukan data primer, seperti gigi dan sidik jari, itu sudah bisa memastikan identitas korban.

“Kalau tidak, kita cari data sekunder seperti tanda lahir, bentuk gigi, rambut, hingga tinggi badan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, posko ante mortem telah menerima 62 laporan dari keluarga.

Dari jumlah tersebut, tim berhasil mengidentifikasi Tiga korban.

Kendati demikian, proses pencocokan data masih terus dilakukan dengan melibatkan Enam hingga Delapan petugas dalam setiap shift.

“Kendala terbesar biasanya pada pengumpulan data dan administrasi. Karena itu, kami aktif menghubungi keluarga untuk mencari tambahan informasi agar proses identifikasi bisa lebih cepat,” ujar dr. Adam.

Di lokasi yang sama, Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan sejak menerima informasi kejadian pihaknya langsung mengerahkan personel untuk membantu penanganan peristiwa robohnya bangunan di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

“Upaya yang dilakukan tim DVI Biddokkes Polda Jatim dan Dokkes Polresta Sidoarjo ini menjadi bagian penting dari langkah kemanusiaan, guna memastikan para korban reruntuhan bangunan di lingkungan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat segera teridentifikasi dengan benar,” tutup Kombes Pol Abast. (*)

Polresta Sidoarjo Terjunkan 40 Personel Samapta Bantu Evakuasi di Ponpes Al Khoziny

0

SIDOARJO – Proses evakuasi korban runtuhnya bangunan di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan hingga Selasa (30/9/2025) malam.

Dari hari pertama pascakejadian hingga saat ini Polresta Sidoarjo Polda Jatim melalui Satuan Samapta ikut turun langsung membantu evakuasi sekaligus melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

Kasat Samapta Polresta Sidoarjo, Kompol Yudhi Prasetyo, mengatakan pihaknya menerjunkan sekitar 40 personel untuk memperkuat pengamanan dan membantu jalannya proses evakuasi.

Personel disebar ke sejumlah titik strategis mulai dari pintu masuk, posko pengamanan, hingga mendampingi tim gabungan yang berada di area reruntuhan.

“Evakuasi kami laksanakan dengan penuh kehati-hatian, agar jika ditemukan korban selamat bisa segera mendapat perawatan,” ujar Kompol Yudhi.

Dalam pelaksanaan evakuasi ini, Sat Samapta Polresta Sidoarjo bersinergi dengan tim SAR Brimob Polda Jatim serta tim SAR dari Ditsamapta Polda Jatim.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan total ada 30 personel tim SAR kepolisian yang dibagi ke dalam Tiga regu.

Dikatakan oleh Kombes Pol Abast, Satu regu dari Brimob Polda Jatim, Satu regu dari Ditsamapta Polda Jatim, dan Satu regu dari Sat Samapta Polresta Sidoarjo.

“Setiap regu berisi 10 personel yang bekerja secara bergantian,” ujar Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo juga berkoordinasi dengan tim evakuasi dari unsur lain, sehingga semua bisa berjalan sinergi.

Kombes Abast menegaskan, hingga saat berita ini ditulis, proses evakuasi masih berlangsung.

Pihaknya berharap upaya gabungan ini dapat segera menemukan seluruh korban dan memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu. (*)

Polda Jatim Kukuhkan 234 Pelajar Jadi Duta Kamtibmas, Siap Jadi Agen Perdamaian di Sekolah

SURABAYA – Polda Jawa Timur melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) resmi mengukuhkan 234 pelajar sebagai Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) Provinsi Jatim.

Pengukuhan ini digelar di Surabaya, Selasa (30/9/2025), dengan tema “Pelajar Berdaya, Kamtibmas Terjaga”.

Para pelajar itu diberi pembekalan berbagai materi, mulai dari pencegahan tindak pidana anak, bahaya narkoba, etika berlalu lintas, bijak bermedia sosial, hingga wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter Pancasila.

Sebanyak 234 pelajar dari perwakilan Polres/ta/tabes di wilayah jajara Polda Jawa Timur ikut serta dalam kegiatan ini.

Wakapolda Jatim Brigjen. Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. yang membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M. Si berharap Pelajar Duta Kamtibmas mampu menciptakan suasana aman, nyaman, dan damai.

“Jadilah teladan, jauhi narkoba, bijak di media sosial, dan jadilah pemuda tangguh yang menjunjung tinggi nilai luhur,” tegas Brigjen Pol Pasma.

Sementara itu Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Lafri Prasetyono menambahkan, program ini lahir sebagai langkah pencegahan pasca maraknya aksi unjuk rasa pelajar yang berujung anarkis.

“Jawa Timur menjadi provinsi pertama yang melaksanakan pengukuhan Pelajar Duta Kamtibmas dengan harapan mereka bisa menjadi agen perubahan dan penghubung antara Polri dan pelajar di sekolah,” ujarnya.

Para peserta juga mengikuti post-test, yang menghasilkan Enam pelajar terbaik, di antaranya Bintang Purba Pamungkas (SMAN 1 Blitar) dan Kezia Feodora Lumban Tungkup (SMAN 1 Sidoarjo).

Dalam testimoninya, Bintang menyampaikan rasa tanggung jawab besar sebagai Duta Kamtibmas.

“Mari bersama kita wujudkan Jogo Jawa Timur,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak ,BNNP Jatim, Kemenag, Bakesbangpol, Kadiknas, hingga Komnas Perlindungan Anak.

Kehadiran lintas lembaga ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di kalangan pelajar.

Dengan dikukuhkannya 234 Pelajar Duta Kamtibmas, Polda Jatim menegaskan komitmennya bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama. (*)

Kapolres Pasuruan Gelar Sambung Roso, Dengarkan Curhatan Anggota di Masjid Merah Pandaan

0

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menggelar kegiatan Sambung Roso bersama seluruh pejabat utama (PJU) dan anggota Satlantas Polres Pasuruan di Masjid Merah Pandaan, Senin (30/9/2024).

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mendengarkan langsung curhatan para anggota, baik terkait permasalahan kedinasan maupun persoalan pribadi, yang selama ini jarang tersampaikan secara terbuka.

“Saya ingin mendengar langsung apa yang dirasakan anggota, baik soal pekerjaan maupun urusan keluarga. Jangan takut atau malu. Dari sini kita bisa mencari solusi bersama,” kata Kapolres Pasuruan dalam sambutannya.

Dalam forum itu, sejumlah anggota menyampaikan keluhan. Ada yang merasa terbebani dengan padatnya jam kerja dan tugas pengamanan, sementara waktu untuk keluarga menjadi berkurang. Ada pula yang mengeluhkan sarana dan prasarana kerja yang dirasa masih kurang memadai.

Seorang anggota Satlantas menyampaikan, “Kami setiap hari harus turun ke jalan dari pagi sampai malam. Kadang ada rasa lelah dan waktu untuk keluarga jadi sangat sedikit. Harapan kami, ada pengaturan tugas yang lebih seimbang.”

Menanggapi itu, Kapolres menegaskan bahwa semua masukan akan ditampung dan menjadi bahan evaluasi. “Kalau ada masalah, sampaikan. Jangan dipendam, karena itu bisa berdampak pada kinerja dan hubungan kita dengan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Kapolres, Satlantas adalah etalase Polri yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kondisi mental dan kesejahteraan anggota menjadi faktor penting agar pelayanan bisa maksimal.

Kegiatan Sambung Roso ini diharapkan menjadi agenda rutin di lingkungan Polres Pasuruan sebagai bentuk pendekatan humanis sekaligus memperkuat soliditas internal.