Home Blog Page 391

Hari Bhayangkara ke – 79 Polda Jatim Kenang Jasa Para Pahlawan, Ziarah dan Tabur Bunga di TMP

SURABAYA – Jajaran Polda Jawa Timur, menggelar ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November Surabaya yang berada di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, pada Senin (23/6/2023).

Ziarah ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 79 yang akan diperingati pada 1 Juli 2025 mendatang.

Mewakili Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto,M.Si, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jatim, Brigjen Pol.Farman memimpin kegiatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama dan personel gabungan satuan kerja Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, ziarah ini merupakan momen untuk mengenang jasa dari para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Tentunya kita harus terus mengingat bagaimana para Pahlawan ini memperjuangkan kemerdekaan dan harus kita jadikan contoh, sehingga pelayanan Polri khususnya Polda Jatim bisa terus maksimal,” tutur Kombes Pol Abast.

Kombes Pol Abast juga mengatakan, kegiatan tabur bunga menyambut Hari Bhayangkara ke – 79 ini juga dilaksanakan oleh seluruh satuan wilayah Polda Jawa Timur di TMP yang ada di wilayah masing – masing.

“Kita juga laksanakan tabur bunga di laut, karena para Pahlawan dalam perjuangan kemerdekaan atau membangun bangsa Indonesia ini tidak hanya di darat tapi juga di laut,”tutup Kombes Pol Abast.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 wib ini, dimulai dengan pemberian penghormatan kepada arwah pahlawan dan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga.

Semua yang hadir lalu menabur bunga yang dipimpin langsung Direskrimum Polda Jatim, Brigjen Pol Farman. (*)

Peringati Tahun Baru Islam dan Hari Bhayangkara, Polres Pasuruan Gandeng Tokoh Lokal Gelar Khitan Massal

PASURUAN – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pasuruan menggandeng tokoh lokal Ningsih Tinampi untuk menggelar kegiatan Bhakti Kesehatan berupa khitan massal.

Kegiatan yang di ikuti oleh 250 anak dari berbagai wilayah ini terlaksana di tempat Pengobatan Alternatif Ningsih Tinampi, Dusun Ngemplak, Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo, Senin (23/6/2025).

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, sekaligus bentuk sinergi positif antara aparat kepolisian dan tokoh masyarakat.

“Kegiatan kemanusiaan seperti ini penting digalakkan, agar masyarakat tidak disibukkan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat,” ujarnya di sela-sela acara.

Selain Kapolres, kegiatan ini juga dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Ibu Widya Dani, Wakapolres Kompol Andy Purnomo, para pejabat utama Polres Pasuruan, Kapolsek Sukorejo dan Pandaan, Danramil, serta perwakilan guru sekolah dasar.

Ibu Ningsih tinampi dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus komitmen untuk membantu anak-anak yang membutuhkan, khususnya dari kalangan keluarga kurang mampu.

Kapolres bersama jajaran Bhayangkari kemudian secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada peserta khitan, dan melakukan peninjauan langsung ke ruang tindakan medis.

Menurut AKBP Jazuli, kolaborasi seperti ini merupakan model yang perlu diperluas ke wilayah lain.

“Kami mengapresiasi keterlibatan tokoh-tokoh masyarakat dalam membantu tugas-tugas sosial kemasyarakatan. Polri tidak bisa bekerja sendiri, dan sinergi seperti ini membuktikan bahwa masyarakat juga memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran acara, jajaran Polsek Sukorejo dan Pandaan diterjunkan untuk mengamankan lokasi, termasuk mengatur lalu lintas yang sempat padat akibat banyaknya kendaraan peserta dan pengantar.

Peringati Tahun Baru Islam dan Hari Bhayangkara, Polres Pasuruan Gandeng Tokoh Lokal Gelar Khitan Massal

PASURUAN – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pasuruan menggandeng tokoh lokal Ningsih Tinampi untuk menggelar kegiatan Bhakti Kesehatan berupa khitan massal.

Kegiatan yang di ikuti oleh 250 anak dari berbagai wilayah ini terlaksana di tempat Pengobatan Alternatif Ningsih Tinampi, Dusun Ngemplak, Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo, Senin (23/6/2025).

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, sekaligus bentuk sinergi positif antara aparat kepolisian dan tokoh masyarakat.

“Kegiatan kemanusiaan seperti ini penting digalakkan, agar masyarakat tidak disibukkan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat,” ujarnya di sela-sela acara.

Selain Kapolres, kegiatan ini juga dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Ibu Widya Dani, Wakapolres Kompol Andy Purnomo, para pejabat utama Polres Pasuruan, Kapolsek Sukorejo dan Pandaan, Danramil, serta perwakilan guru sekolah dasar.

Ibu Ningsih tinampi dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus komitmen untuk membantu anak-anak yang membutuhkan, khususnya dari kalangan keluarga kurang mampu.

Kapolres bersama jajaran Bhayangkari kemudian secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada peserta khitan, dan melakukan peninjauan langsung ke ruang tindakan medis.

Menurut AKBP Jazuli, kolaborasi seperti ini merupakan model yang perlu diperluas ke wilayah lain.

“Kami mengapresiasi keterlibatan tokoh-tokoh masyarakat dalam membantu tugas-tugas sosial kemasyarakatan. Polri tidak bisa bekerja sendiri, dan sinergi seperti ini membuktikan bahwa masyarakat juga memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran acara, jajaran Polsek Sukorejo dan Pandaan diterjunkan untuk mengamankan lokasi, termasuk mengatur lalu lintas yang sempat padat akibat banyaknya kendaraan peserta dan pengantar.(Qomar)

Polda Jatim dan Kanwil Ditjen Imigrasi Bersinergi Sambut Hari Bhayangkara ke – 79 Gelar Semarak 1079 Paspor untuk Negeri

SURABAYA – Turut memperingati Hari Bhayangkara ke – 79, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Jawa Timur membuka layanan pembuatan paspor baru di Gedung Mahameru, Polda Jawa Timur.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Keimigrasian Jawa Timur Novianto Sulastono mengatakan, layanan masyarakat ini hasil kolaborasi dan sinergi antara Polda Jatim dan Imigrasi Jawa Timur ini mulai dilaksanakan selama Dua hari mulai Senin (23/6) hingga Selasa (24/6).

Pelayanan paspor dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tersebut bertajuk “Semarak Pelayanan 1079 Paspor untuk Negeri”.

Pelayanan dibuka sejak pukul 08.00 hingga pukul 16.00 waktu setempat.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Keimigrasian Jawa Timur Novianto Sulastono menjelaskan Total kuota pelayanan yang disediakan sebanyak 579 pada hari pertama. Kemudian, 500 pemohon pada hari kedua.

“Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk datang lebih awal untuk menghindari keterlambatan,” ungkapnya di Gedung Mahameru, Senin (23/6).

Ia juga mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberi kesempatan kepada masyarakat yang mengajukan permohonan paspor yang biasa dilaksanakan melalui e-paspor tetapi mereka belum mendapatkan kuota untuk mendapatkan slot. 

“Ini merupakan kemudahan dimana negara hadir untuk masyarakat untuk memberikan pelayanan kemudahan kepada masyarakat,” ujar Novianto Sulastono.

Syarat-syarat yang diperlukan antara lain KTP, KK, Akta Lahir/Ijazah/Buku Nikah untuk pemohon baru, serta KTP dan Paspor Lama untuk penggantian paspor.

Sebanyak 1.079 kuota paspor baru tersebut tersedia dengan sistem walk-in, tidak perlu pendaftaran online.

“Pemohon bisa datang langsung ke Gedung Mahameru Polda Jawa Timur, Jln. Ahmad Yani 116 Surabaya,” kata Novianto Sulastono.

Untuk biaya paspor biasa elektronik Rp650.000 untuk 5 tahun dan Rp950.000 untuk 10 tahun. 

“Kami juga melayani penerbitan paspor untuk anak, dengan membawa dokumen persyaratan KTP orang tua, KK, akta lahir anak dan buku nikah,” pungkas Novianto Sulastono.

Sementara itu Kepala Biro SDM Polda Jatim Kombes Pol Ari Wibowo menyatakan, layanan pembuatan paspor di Mapolda Jatim merupakan kolaborasi wujud sinergitas Imigrasi dan Polri menghadirkan pelayanan yang langsung menyentuh ke masyarakat.

“Tapi tentunya kita fleksibel dimana masyarakat membutuhkan tentunya hadir kita. Masyarakat kita langsung mendekat pemerintah langsung hadir. Kolaborasi itu kita hadir mempermudah birokrasi yang ada,” kata Kombes Pol Ari.

Karo SDM Polda Jatim menegaskan sinergitas antar kelembagaan tentu harus dijaga sebagaimana perintah Presiden masing-masing lembaga tidak ego sektoral.

“Artinya sinergitas inilah tujuan untuk mempermudah pelayanan tentunya harus terus dikembangkan,” pungkas Kombes Ari.

Sementara itu di lokasi terpisah, Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast mengajak masyarakat yang membutuhkan layanan paspor tidak melewatkan kesempatan ini.

“Jangan lewatkan kesempatan ini untuk membuat paspor baru atau mengganti paspor lama dengan mudah dan cepat,” kata Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim ini juga menegaskan bahwa Polda Jatim dan Kanwil Ditjen Imigrasi Jatim berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Adanya kegiatan di Hari Bhayangkara ke -79 ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan memahami prosedur pembuatan paspor yang benar,” pungkas Kombes Abast. (*)

Disnakertranskop UKM Barito Utara Melaksanakan Rakor, Fokus  Perlindungan Hak Pekerja

BARITO UTARA- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara,  melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Ketenagakerjaan Tingkat Kabupaten tahun 2025  bertempat di Aula Bapperida Barito Utara, Senin (23/6/2025).

Kegiatan Rakor ini dibuka secara resmi oleh Sekda  Barito Utara, Drs. Muhlis dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan seperti Perusahaan- perusahaan di wilayah Barito Utara, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, serta para Camat se-Kabupaten Barito Utara serta peserta Rakor yang hadir 75 orang.

Kadisnakertranskop UKM Barito Utara, M. Mastur, SE dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema: “Sinergitas Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Hak Pekerja Pasca Pemutusan Hubungan Kerja”.

Tema ini menjadi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sinergi antarinstansi serta memperkuat perlindungan hak- hak pekerja, terutama setelah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Melalui Rakor ini, kami ingin membangun komitmen bersama untuk meningkatkan pemahaman tentang pengawasan ketenagakerjaan, memperkuat perlindungan hak pekerja pasca PHK, serta mendorong kepatuhan terhadap norma-norma ketenagakerjaan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelas Mastur.

Pada Rakor yang sedang berlangsung. Penjabat. (Pj)  Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya yang disampaikan Sekda Barito Utara, Drs. Muhlis menyampaikan apresiasi terhadap terlaksananya acara ini, yang menurutnya sangat penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor ketenagakerjaan di Kabupaten Barito Utara.

“la mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal, melalui pelatihan  bimtek serta program pemagangan dalam negeri dan luar negeri.

“Bersama- sama kita harus menciptakan tenaga kerja lokal Barito Utara yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan daya saing tinggi, sehingga dapat berkontribusi pada dunia usaha maupun menciptakan usaha mandiri,” ujar Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan.

Lebih lanjut, Pj. Bupati juga mengungkapkan perhatian begitu pentingnya penyelesaian masalah hubungan industrial di daerah ini. Dirinya mengidentifikasi adanya sejumlah perselisihan hak,  antara perusahaan dan pekerja serta perlunya kepatuhan terhadap norma ketenagakerjaan, terutama terkait hak- hak pekerja setelah pemutusan hubungan kerja.

Mari kita bersama- sama menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” jelasnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang mendukung pemberdayaan tenaga kerja lokal, dan perlindungan hak- hak pekerja serta menjadi langkah awal bagi terwujudnya hubungan industrial yang harmonis, dan berkelanjutan di Kabupaten Barito Utara,”  tutup Sekda mengakhiri sambutan Pj. Bupati Barut.  (SS)

LBHAM : AMANAH UU, PELAPOR DAN KORBAN PENYANDANG DISABILITAS WAJIB DILINDUNGI

Dalam kasus penganiayaan terhadap Penyandang Disabilitas di Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung yang saat ini masih berproses di wilayah hukum sektor Mojoagung, L sebagai pelapor mengadu kepada LBHAM atas keadaan dirinya setelah melaporkan suatu tindak pidana yang diketahui kepada Polsek setempat, Pelapor L merasa terintimidasi oleh beberapa pihak.

“Perlindungan hukum terhadap pelapor diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014. Pasal 10, berdasarkan regulasi yang ada kami secara lembaga akan mengambil langkah-langkah hukum”, ujar Faizuddin FM Ketua LBHAM.

Dalam rangka menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk mengungkap tindak pidana, perlu diciptakan iklim yang kondusif dengan cara memberikan perlindungan hukum dan keamanan kepada setiap orang yang mengetahui atau menemukan suatu hal yang dapat membantu mengungkap tindak pidana yang telah terjadi dan melaporkan hal tersebut kepada penegak hukum.

“Pelapor yang demikian itu harus diberi perlindungan hukum dan keamanan yang memadai atas laporannya, sehingga pelapor tidak merasa terancam atau terintimidasi baik hak maupun jiwanya”, ujar Gus Faiz sapaan akrabnya.

Dengan jaminan perlindungan hukum dan keamanan tersebut, diharapkan tercipta suatu keadaan yang memungkinkan masyarakat tidak lagi merasa takut untuk melaporkan suatu tindak pidana yang diketahuinya kepada penegak hukum, karena khawatir atau takut jiwanya terancam oleh pihak tertentu.

Masih menurut beliau yang juga Pembina Penyandang Disabilitas Kabupaten Jombang “Beberapa aspek perlindungan terhadap jasmani, perlindungan terhadap psikis, dan bantuan hukum, serta penegakan hak-hak Pelapor dan Penyandang Disabilitas dalam hal ini sebagai korban Penganiayaan, wajib diberikan sesuai regulasi yang berlaku, baik undang-undang Disabilitas dan juga Hak Asasi Manusia” (Adi Facdiar).

Polres Pasuruan Gelar Pelayanan Publik Terpadu di CFD Alun-Alun Bangil, Wujud Nyata Pengabdian di Hari Bhayangkara ke-79

PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pasuruan menggelar kegiatan Pelayanan Publik Terpadu yang dipusatkan di area Car Free Day (CFD) Alun-Alun Bangil, pada Minggu pagi, (22/06/2025).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah layanan yang diberikan secara langsung di lokasi meliputi pembuatan dan perpanjangan SKCK, perpanjangan SIM A dan C melalui layanan SIM Keliling, Samsat Keliling, serta pelayanan kesehatan gratis.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan publik terbuka seperti ini merupakan wujud nyata dari semangat Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Kami ingin membuktikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Pelayanan publik terpadu ini menjadi salah satu cara kami mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kepolisian,” ujar AKBP Jazuli Dani.

Berdasarkan data yang dihimpun dari lokasi kegiatan, berikut hasil pelayanan publik yang berhasil dilaksanakan:

  • Pembuatan SKCK baru: 6 pemohon (Rp180.000,-)
  • Perpanjangan SIM A: 23 orang
  • Perpanjangan SIM C: 74 orang
  • Pelayanan kesehatan gratis: 57 orang mendapatkan penanganan medis ringan sesuai diagnosa

Masyarakat yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Salah satu pengunjung, Ahmad (35), warga Pandaan, mengungkapkan rasa senangnya bisa memperpanjang SIM tanpa harus datang ke kantor Satlantas.

“Kegiatan ini sangat membantu. Saya bisa sekalian refreshing sambil mengurus perpanjangan SIM. Semoga Polres Pasuruan sering-sering bikin acara seperti ini,” ujarnya.

Selain pelayanan langsung, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara anggota Polres dan masyarakat, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.(Qomar)

Bersihkan Masjid Agung, Puluhan Personel Polres Bangkalan Gelar Bakti Religi Sambut Hari Bhayangkara ke – 79

0

BANGKALAN – Menjelang Hari Bhayangkara ke 79 Tahun 2025, Polres Bangkalan Polda Jawa Timur, menggelar bakti religi dengan membersihkan rumah ibadah di berbagai wilayah Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan yang melibatkan personel Polres Bangkalan dan Polsek jajaran ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan bagi umat beragama dalam menjalankan ibadah.

Salah satu kegiatan bakti religi hari ini dilaksanakan oleh personil Polres Bangkalan di Masjid Agung Bangkalan yang terletak di Jalan Sultan R Jl. Sultan Abd. Kadirun No.5, Kelurahan Demangan, Kecamatab Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Dengan mengenakan seragam olahraga, tampak para personil sejak pukul 07.00 telah bersiap dengan berbagai alat kebersihan yang dibawanya, bahu-membahu membersihkan berbagai sudut bagian area masjid, mulai dari halaman, lantai, tempat wudhu, hingga memberihkan karpet dari debu-debu untuk memastikan kenyamanan jamaah.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono,melalui Kasihumas Polres Bangkalan Iptu Risna Wijayati, S.H., menyampaikan bahwa bakti religi yang dilaksanakan dalam kurve ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat sehingga menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman dan khusuk dalam beribadah.

“Kegiatan tersebut juga melibatkan marbot masjid setempat dan warga sekitar, karena kami ingin adanya kebersamaan dalam memberikan rasa nyaman kepada masyarakat khususnya para jamaah dalam menjalankan ibadah,” ungkapnya, Sabtu (21/6).

Lanjut Iptu Risna, adanya pelaksanaan kurve ini juga diharapkan bisa meningkatkan ikatan tali silaturahmi antara Kepolisian baik dengan para tokoh agama dan juga masyarakat sesuai dengan program Kapolri.

“Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi juga digelar secara serentak di setiap wilayah Polsek di bawah naungan Polres Bangkalan,” imbuhnya.

Disatu sisi, aksi sosial ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan sosial yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Kami dari perwakilan Pengurus Yayasan Takmir Masjid Agung Bangkalan tentunya berterimakasih dan sangat terbantu karena kondisi area masjid sudah bersih dan suci semoga para jamaah yang beribadah insyallah merasa nyaman dan khusuk ibadahnya,” ungkap Drs. H. Samsul Arifin, M. Pd.

Tak lupa ia juga menyampaikan doa dan harapan untuk Anggota Polri menjelang hari Bhayangkara.

“Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih kepada Polres Bangkalan yang telah melaksanakan bakti religi dalam rangka Hari Bhayangkara ke 79 dan harapannya agar dapat meningkatkan pelayanan terutama dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dari kejahatan atau gangguan kamtibmas lainnya,” tutupnya. (*)

Sekardadu, Program Merawat Kebersihan Sungai Ala Banyuwangi yang Libatkan Puluhan Ribu Pelajar

Banyuwangi – Sungai adalah bagian penting dari pembangunan sebuah daerah. Menjaga kebersihannya sangat penting karena sungai adalah sumber air bersih, mendukung ekosistem, dan menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

“Sungai yang bersih akan memberikan manfaat bagi kesehatan manusia, lingkungan, dan perekonomian. Sebaliknya, sungai yang tercemar dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, merusak ekosistem, dan mengganggu aktivitas manusia,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (22/6/2025).

Untuk itu, Pemkab Banyuwangi secara rutin menggelar Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) sebagai upaya memelihara aliran sungai dengan melibatkan lembaga pendidikan. Program ini Sekardadu menjaga dan merawat kebersihan sungai, mulai daerah tangkapan air (hulu) hingga hilir dengan melibatkan ribuan pelajar.

Hingga tahun 2024 Program Sekardadu melibatkan 27.780 pelajar SD hingga SMA dan berhasil merawat 65 sungai dan saluran air sepanjang 100.300 meter.

“Ini adalah program peduli lingkungan yang terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Sebagai daerah pariwisata menjaga kebersihan sungai dan saluran air adalah bagian dari komitmen Banyuwangi dalam menjaga ekosistem dan keberlanjutan lingkungan,” kata Bupati Ipuk.

Ipuk melanjutkan program ini secara khsusus juga punya misi untuk membangun budaya peduli lingkungan sejak dini. Karenanya melibatkan pelajar sekolah mulai tingkat SD hingga SMA dan perguruan tinggi.

“Pelibatan pelajar dan mahasiswa di program ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter,” ujarnya.

Pada prakteknya di Program Sekardadu pelajar sekolah (SD-SMA) diberikan tanggung jawab merawat aliran sungai yang ada di sekitar lokasi mereka. Mereka rutin membersihkan serta mengedukasi warga sekitar untuk menjaga sungai seperti tidak membuang sampah ke sungai.

“Nantinya sekolah yang terlibat akan melaporkan aktivitas mereka lewat aplikasi Sekardadu. Jadi akan terpantau keaktivan pelaksanaan program juga sungai mana saja yang telah diintevnsi,” kata Ipuk.

Ditambahkan Sekretaris Dinas Pengairan Banyuwangi Riza Al Fahrobi pada program Sekardadu tahun ini melibatkan 170 sekolah SD hingga SMA hingga perguruan tinggi. Mereka diberi tugas untuk merawat sungai dan saluran air. Penilaiannya meliputi kegiatan preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif. (*/Biro)

Dikenal Penghasil Coklat Terbaik, Banyuwangi Gelar Festival Coklat di Glenmore

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Kabupaten Banyuwangi telah dikenal sebagai salah satu penghasil cokelat terbaik di dunia. Kian mempromosikan cokelat unggulannya, Banyuwangi menggelar Festival Cokelat Banyuwangi, di destinasi wisata Waduk Sidodadi, kawasan perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 Kalirejo-Kendenglembu, Kecamatan Glenmore, Sabtu dan Minggu (21-22/6/2025).

Salah satu wisatawan, Bouw, asal Denmark yang datang ke festival tersebut mengatakan cokelat Banyuwangi memiliki rasa yang otentik. “Saya sudah mencobanya. Sangat otentik, rasa cokelat yang sebenarnya saya rasakan disini,” kata Bouw.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan festival untuk mengangkat potensi cokelat dan menguatkan posisi Banyuwangi sebagai salah satu daerah penghasilan kakao terbaik di dunia.

“Festival ini untuk kian mempromosikan potensi cokelat Banyuwangi, yang dikenal merupakan salah satu terbaik di dunia,” kata Ipuk.

Budidaya cokelat terbaik tersebut salah satunya ada di perkebunan kakao Kendenglembu Banyuwangi yang merupakan Center of Excellence Kakao (sentra produktivitas dan keberlanjutan budidaya kakao).

Regional Head PTPN I Regional 5, Winarto, mengatakan di Kendenglembu menghasilkan kakao Lindak atau dikenal kakao Bulk, dan kakao Mulia atau kakao Edel (fine cocoa). Kakao jenis edel ini yang paling diminati di ekspor. Menjadi salah satu varian kakao terbaik dan termahal di dunia.

Perkebunan kakao di Banyuwangi telah mengekspor kakao jenis bulk dan edel ke berbagai negara di Asia, Afrika, dan Eropa. Seperti Jepang, Gana, Swiss dan Belanda. Di Jawa Timur, kakao jenis edel hanya bisa ditemukan di Banyuwangi.

Perkebunan Kakao yang dikelola PTPN I Regional 5 di Banyuwangi memiliki luas lahan sekitar 220 hektare. Rinciannya, 94 hektare kakao edel dan 126 hektare kakao bulk.

“Tahun depan kita akan mengembangkan lagi perkebunan kakao seluas 80 hektare, dari yang sudah eksisting 220 hektare, sehingga totalnya nanti sekitar 300 hektare.

Festival diramaikan berbagai suguhan dan atraksi menarik. Ada lomba Gandrung, jalan sehat gembira, lomba mewarnai, lomba fashion anak, hingga edukasi kakao untuk pelajar. Selain lomba kuliner olahan cokelat, tahun ini juga ditambahkan kategori kopi dan gula, mengingat Glenmore adalah penghasil kedua komoditas tersebut.

Beragam kuliner berbahan cokelat juga disajikan di 30 stan UMKM, seperti cokelat murni, permen, puding, kue basah, kue kering dengan bahan cokelat. (*/Biro)