Home Blog Page 41

Hunian Dan Kendaraan Impian Keluarga Kini Lebih Mudah, Mini Expo Bank Jateng Pemalang Jadi Kejaran Masyarakat

GempurNews | Pemalang – Mini Expo Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kendaraan Bermotor (KKB) yang digelar oleh Bank Jateng Cabang Pemalang, menjadi sarana strategis dalam mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha property dan otomotif untuk memperluas jaringan bisnis khususnya di Kabupaten Pemalang.

Kegiatan Mini Expo ini digelar di halaman Kantor Bank Jateng Cabang Pemalang, acara tersebut berlangsung selama dua hari mulai hari Kamis hingga Jumat ( 26 – 27 Maret 2026). Dengan menghadirkan berbagai solusi Kepemilikan hunian dan Kendaraan dengan skema pembiayaan yang mudah, murah dan cepat.

Dalam acara Mini Expo Bank Jateng ini masyarakat dapat secara langsung memperoleh informasi tentang program Kredit Pemilikan Rumah ( KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor ( KKB), serta produk produk layanan Bank Jateng.

Tidak ketinggalan di acara Mini Expo Bank Jateng Masyarakat juga berkesempatan memanfaatkan Program Kredit Pemilikan Rumah ( KPR) dengan uang muka (DP) mulai dari 1% .

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta jajarannya, 4 dealer Mobil, 3 Dealer Motor yang menawarkan KKB dengan uang muka mulai 5% , dan promo biaya provisi dan administrasi, serta 9 Developer Perumahan FLPP maupun Komersil turut hadir memeriahkan Mini Expo Bank Jateng Cabang Pemalang 2026.

Bupati Pemalang dalam sambutannya mengajak masyarakat Pemalang untuk bisa memanfaatkan momentum ini. ” Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang, untuk ikut memeriahkan kegiatan Mini Expo Bank Jateng” serta jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan akses keuangan dan fasilitas pembiayaan yang mudah,murah,cepat,dari Bank Jateng Cabang Pemalang. ” kata Bupati Pemalang.

Program KPR dan KKB yang di tawarkan di Mini Expo dirancang kompetitif dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Dengan memberikan kemudahan nasabah tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan ringan melainkan juga berkesempatan untuk mengambil keputusan finansial jangka panjang yang lebih cerdas dan menguntungkan.

(yn26)

Pasca Operasi Ketupat Semeru 2026, Kepolisian Intensifkan Patroli untuk Jaga Keamanan Wilayah

PASURUAN – Kepolisian Resor Pasuruan mengintensifkan patroli rutin untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Upaya ini dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan, Jumat (27/3/2026).

Patroli dilaksanakan oleh personel gabungan Pleton Siaga Polres Pasuruan yang dipimpin IPTU Faisol, dimulai pukul 10.00 hingga 12.15 WIB. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan, kemudian dilanjutkan patroli ke sejumlah titik strategis.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi kawasan Jalan Raya depan Taman Dayu Pandaan, depan Rumah Makan IBC Pandaan, Rest Area Baujeng Beji, hingga Alun-Alun Bangil. Di titik-titik tersebut, petugas melakukan pemantauan dan standby guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan arus lalu lintas.

Kasi Propam Polres Pasuruan, AKP Arif Rahman Hakim, S.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menjaga kondisi wilayah tetap stabil.

“Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas guna menciptakan situasi yang kondusif setelah pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujarnya.

Dari hasil patroli tersebut, tidak ditemukan adanya gangguan menonjol baik di bidang keamanan maupun lalu lintas.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif serta tidak ditemukan gangguan di wilayah hukum Polres Pasuruan,” tambahnya.

Kegiatan patroli berakhir pada pukul 12.15 WIB dan seluruh personel kembali ke markas dalam keadaan aman. Kepolisian memastikan patroli rutin yang ditingkatkan akan terus dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan wilayah Pasuruan tetap terkendali.

Sinergitas TNI-Polri, Pengamanan Wisata Pantai Watu Pecak Ditingkatkan Saat Libur Lebaran

Lumajang – Sinergitas TNI-Polri kembali terlihat dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Personel gabungan dari Polsek Pasirian dan Koramil Pasirian melaksanakan pengamanan di kawasan wisata Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Kamis (26/8/2026).

Pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung yang memadati kawasan pantai selama masa libur lebaran. Pantai Watu Pecak yang dikenal dengan keindahan alamnya kerap menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan tampak berjaga di sejumlah titik strategis, termasuk area parkir, pintu masuk, serta sepanjang bibir pantai. Selain melakukan pengamanan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada para pengunjung untuk selalu berhati-hati selama berwisata.

Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madhona, mengatakan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama kecelakaan laut.

“Kami bersama anggota Koramil Pasirian melaksanakan pengamanan di Pantai Watu Pecak guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang berlibur. Selain itu, kami juga mengimbau kepada para pengunjung agar tidak mandi di laut karena kondisi ombak cukup besar dan berbahaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama, mengingat karakteristik ombak di Pantai Watu Pecak yang dikenal cukup kuat dan berpotensi membahayakan, khususnya bagi wisatawan yang kurang memahami kondisi laut.

Petugas juga terus melakukan patroli secara berkala serta memberikan edukasi secara humanis kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak dan remaja yang kerap bermain terlalu dekat dengan bibir pantai.

Dengan adanya sinergitas antara TNI dan Polri dalam pengamanan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati libur lebaran dengan aman, nyaman, dan tetap mengutamakan keselamatan.

“Harapan kami, masyarakat bisa berwisata dengan tertib dan mematuhi imbauan petugas, sehingga liburan berjalan dengan lancar tanpa adanya kejadian yang merugikan,” pungkas Kapolsek.

Ditinggal Mudik Lebaran dan Liburan Kuliah, Sat Samapta Polres Ogan Ilir Intensifkan Patroli Kost Mahasiswa Atau Rumah Kosong

Ogan Ilir, gempurnews.com – Dalam rangka mengantisipasi potensi tindak kriminalitas saat momen mudik Lebaran dan libur panjang perkuliahan, Satuan Samapta Polres Ogan Ilir mengintensifkan kegiatan patroli di kawasan permukiman, khususnya rumah kosong dan kost-kosan mahasiswa yang ditinggal penghuninya.

Kegiatan patroli ini dilaksanakan secara rutin dan menyasar titik-titik rawan tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), terutama di wilayah yang banyak terdapat rumah kontrakan dan kos mahasiswa yang ditinggal mudik oleh penghuninya.

Selain melakukan patroli dialogis, personel Sat Samapta juga melakukan pengecekan langsung terhadap rumah-rumah kosong serta lingkungan sekitar kos mahasiswa guna memastikan situasi tetap aman. Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat dan warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kasat Samapta Polres Ogan Ilir, AKP Sutopo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas selama periode Lebaran dan libur kuliah.

“Patroli ini kami tingkatkan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya bagi pemilik rumah dan mahasiswa yang sedang meninggalkan tempat tinggalnya untuk mudik. Kami pastikan kehadiran polisi di lapangan mampu mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan,” ujarnya.

Dari hasil patroli yang dilakukan, situasi di wilayah hukum Polres Ogan Ilir terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindak kejahatan menonjol, serta aktivitas masyarakat berjalan dengan tertib.

Sat Samapta Polres Ogan Ilir juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli, baik siang maupun malam hari, demi menjaga keamanan lingkungan selama momen Lebaran dan libur panjang, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan mudik dengan tenang.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar KRYD Guna Kawal Arus Balik di Terminal GSN

TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak secara resmi memulai kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) mulai Kamis (26/3/2026) hingga Selasa (31/3/2026). Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan arus balik mudik yang menggunakan jalur laut melalui Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN).

Meskipun Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung selama 13 hari sejak 13–25 Maret telah berakhir, pengamanan di objek vital transportasi laut tidak dikendorkan. KRYD menjadi instrumen keberlanjutan untuk memastikan masyarakat tetap aman dan nyaman selama sisa masa libur hingga akhir pekan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyampaikan data terbaru terkait mobilitas penumpang dan kendaraan. Berdasarkan pantaun sejak Rabu (25/3) pukul 18.00 hingga Kamis (26/3) pukul 06.00, terjadi tren peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.

“Tercatat jumlah penumpang yang masuk ke Jawa Timur melalui Terminal GSN mencapai 2.268 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 56 persen dari rata-rata harian yang biasanya hanya sekitar 1.000 orang,” ujar Iptu Suroto.

Adapun rincian kendaraan yang masuk melalui jalur laut meliputi kendaraan roda dua (R2) sebanyak 160 unit, roda empat (R4) sejumlah 357 unit dan 109 unit untuk bus/truk.

Sementara itu, arus penumpang yang keluar dari Jawa Timur berjumlah 2.164 orang, atau meningkat 54 persen dari rata-rata harian. Untuk kendaraan keluar, tercatat sebanyak 148 unit roda dua, 353 unit roda empat, serta 193 unit bus dan truk.

Iptu Suroto menambahkan bahwa kelancaran arus mudik dan balik tahun ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Polri dengan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholders terkait.

“Keberhasilan menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan wilayah adalah buah dari kolaborasi erat di lapangan. Fokus kami saat ini adalah melanjutkan pelayanan kepada masyarakat melalui KRYD hingga 31 Maret mendatang agar fase pasca-lebaran tetap kondusif,” jelas Iptu Suroto.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan mematuhi instruksi petugas di pelabuhan demi kenyamanan bersama. (*)

Puncak Arus Balik Lebaran Polres Malang Tingkatkan Pengamanan di Stasiun dan Terminal

0

MALANG – Polres Malang Polda Jatim meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah stasiun kereta api dan terminal di wilayah Kabupaten Malang pada puncak arus balik lebaran 2026.

Sejumlah personel disiagakan untuk melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik transportasi publik yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan peningkatan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang melakukan perjalanan para pemudik yang akan kembali ke kota tempat mereka bekerja.

“Kami meningkatkan pengamanan dan patroli di stasiun maupun terminal untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan,” kata AKP Bambang, Kamis (26/3/2026).

Selain pengamanan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang di sejumlah stasiun.

Salah satunya di Stasiun Kepanjen yang menjadi salah satu titik keberangkatan dan kedatangan penumpang kereta api di Kabupaten Malang.

AKP Bambang menyebutkan aktivitas masyarakat di stasiun mulai menunjukkan peningkatan sejak menjelang mudik lebaran.

“Kami melakukan pemantauan terhadap aktivitas penumpang di stasiun sebagai langkah antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang akan balik mudik,” ujarnya.

Polres Malang Polda Jatim juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama berada di area transportasi publik serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal mencurigakan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor kepada petugas atau layanan kepolisian melalui call center 110 jika melihat sesuatu yang mencurigakan agar situasi tetap aman dan kondusif,” pungkas AKP Bambang. (*)

Operasi Ketupat Semeru 2026 : Arus Mudik 2,1 Juta Kendaraan di Jawa Timur Tetap Kondusif

SURABAYA – Arus mudik Lebaran 2026 menuju Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan hasil evaluasi Operasi Ketupat Semeru 2026 pada periode 13 hingga 25 Maret, volume kendaraan yang melintas di jalur arteri maupun tol mencapai 2.179.014 unit atau 18 persen dibanding tahun lalu.

Meskipun terjadi peningkatan kendaraan yang keluar masuk, secara umum di wilayah Jawa Timur situasi arus lalu lintas masih berjalan aman dan lancar.

Hal itu seperti disampaikan Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast di Mapolda Jatim, Kamis (26/3/26).

Kombes Abast mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Jawa Timur.

“Hasil analisa dan evaluasi kami menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi pada arus mudik tahun ini,” ujar Kombes Abast.

Menurut Kombes Abast, peningkatan volume kendaraan paling mencolok terjadi di jalur arteri.

Salah satu titik tertinggi tercatat di perbatasan Magetan-Jawa Tengah, dengan kenaikan kendaraan masuk hingga 514 persen dibandingkan tahun lalu.

Selain jalur arteri, sejumlah ruas tol di Jawa Timur juga mengalami peningkatan arus lalu lintas.

Ruas Solo-Ngawi mencatat total 149.286 kendaraan, atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, ruas Tol Probolinggo-Situbondo (Prosiwangi) menjadi salah satu jalur yang mengalami lonjakan cukup tinggi, dengan total 525.463 kendaraan atau naik 34 persen.

Adapun ruas Pandaan-Malang juga menunjukkan peningkatan arus kendaraan meski relatif stabil.

“Jalur arteri masih menjadi pilihan utama masyarakat saat mudik. Namun sejumlah jalur tol juga mengalami peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan,” kata Kombes Abast.

Tak hanya kendaraan pribadi, jumlah penumpang angkutan umum di Jawa Timur juga mengalami lonjakan.

Total penumpang dari berbagai moda transportasi, mulai dari udara, laut, kereta api, hingga bus, tercatat mencapai 2.775.689 orang, atau naik 21 persen dibandingkan tahun 2025.

Lonjakan tertinggi terjadi pada moda transportasi kereta api, khususnya di Stasiun Gubeng Surabaya, yang mencatat kenaikan penumpang hingga 42 persen.

Sementara itu, Terminal Purabaya/Bungurasih juga mengalami peningkatan signifikan.

Jumlah penumpang masuk di terminal tersebut tercatat naik hingga 66 persen, dari sekitar 157 ribu orang pada tahun lalu menjadi sekitar 262 ribu orang pada tahun ini.

Tak hanya itu, arus penumpang di Bandara Juanda juga ikut meningkat.

Tercatat, total penumpang di bandara tersebut mencapai 567.096 orang, atau naik 13 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.

“Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi umum. Ini menunjukkan pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini cukup tinggi di seluruh sektor transportasi,” jelas Kombes Abast.

Melihat tingginya pergerakan masyarakat selama arus mudik, Polda Jatim mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Polda Jatim juga terus menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, termasuk di jalur arteri, tol, terminal, stasiun, hingga lokasi wisata.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan. Jangan memaksakan diri saat lelah, manfaatkan rest area maupun pos pengamanan yang telah disiapkan,” pungkas Kombes Abast. (*)

Kapolda Sumsel Gelar Coffe Morning, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Profesionalisme Jajaran

PALEMBANG, gempurnews.com — Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan coffee morning yang dirangkaikan dengan analisa dan evaluasi (anev) kinerja jajaran Pejabat Utama (PJU), Kamis (26/3/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho tersebut berlangsung di Ruang Transit Lantai 1 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

Turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing satuan kerja sekaligus merumuskan solusi atas berbagai kendala di lapangan.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa coffee morning bukan sekadar pertemuan informal, melainkan instrumen penting dalam membedah capaian kinerja secara menyeluruh.

“Melalui paparan setiap satker, kita bisa melihat capaian, kendala, dan solusi secara konkret. Ini penting agar setiap permasalahan organisasi dapat diselesaikan bersama,” tegas Kapolda.

Ke depan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin dengan paparan bergiliran dari masing-masing Pejabat Utama guna memperkuat komunikasi lintas fungsi di lingkungan Polda Sumsel.

Kapolda juga menekankan bahwa profesionalisme Polri sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.

Oleh karena itu, setiap satuan kerja diminta segera melakukan pemetaan kompetensi personel sebagai dasar penyusunan program pelatihan dan pengembangan kemampuan.

“Setiap pimpinan harus memastikan anggotanya memiliki kompetensi yang sesuai. Kemampuan tersebut harus terus diasah agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan efisien,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda menegaskan pentingnya soliditas internal dan kolaborasi antarfungsi dalam mendukung kemajuan organisasi.

Menurutnya, tidak ada satuan kerja yang dapat berjalan sendiri tanpa dukungan fungsi lainnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Evaluasi dilakukan secara terbuka dan berbasis solusi. Ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel untuk terus berbenah dan meningkatkan profesionalisme,” ujarnya.

Kegiatan coffee morning ini diharapkan mampu memperkuat sinergi internal serta meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh.

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun institusi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat.

MOH.SANGKUT

ASN PEMKOT Cimahi Pasca Lebaran Masuk Kerja Hampir 100 %

Cimahi,Kamis(26/03/2026)
Pasca libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 H, ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi langsung tancap gas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring kehadiran yang dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, didampingi Asisten Administrasi Umum, Mochamad Ronny, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Siti Fatonah beserta jajaran, kehadiran ASN Kota Cimahi mencapai 97,30 persen. Angka ini menunjukkan tingkat kepatuhan yang relatif tinggi pada hari pertama kerja.
Selain untuk menjalin silaturahim, kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kedisiplinan pegawai sekaligus menjamin pelayanan publik kembali berjalan secara optimal.
Monitoring dilaksanakan dengan berkeliling ke sejumlah perangkat daerah, meliputi dinas-dinas strategis serta gedung perkantoran utama. Selain memantau kehadiran, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pimpinan dan jajaran pegawai pasca libur panjang.
“Alhamdulillah kehadiran sekitar 97,30 persen,” tutur Ronny. Adapun pegawai yang tidak hadir pada hari tersebut sebagian besar memiliki keterangan yang sah, seperti cuti dan kondisi sakit. Namun demikian, pada kegiatan ini, ditemui sementara terdapat dua ASN yang tidak hadir tanpa keterangan. Kasus ini langsung menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti melalui penelusuran lebih lanjut.
Ronny menegaskan bahwa ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas merupakan pelanggaran disiplin yang tidak dapat ditoleransi. Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Kalau tanpa keterangan, dan nanti setelah dicek benar tanpa keterangan, konsekuensinya ke masalah disiplin pegawai,” tegasnya.
Sanksi yang dapat diberikan bervariasi, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, hingga hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat, tergantung pada tingkat pelanggaran dan durasi ketidakhadiran. Selain itu, pelanggaran juga berpotensi berdampak pada penempatan atau karier ASN yang bersangkutan.
Monitoring ini tidak semata-mata berfokus pada aspek kehadiran, tetapi juga untuk memastikan kesiapan kerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah menekankan pentingnya profesionalisme dan komitmen ASN untuk segera kembali ke ritme kerja normal setelah libur panjang.
Dalam kesempatan yang sama, juga disampaikan bahwa seluruh perangkat daerah telah siap kembali menjalankan tugas dan fungsi pelayanan. “Intinya silaturahmi sambil mengecek kehadiran di tiap-tiap perangkat daerah,” ungkap Ronny.

Sementara itu, terkait dengan kebijakan kerja fleksibel atau work from home (WFH), hingga saat ini pemerintah daerah masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat. Belum adanya payung hukum membuat kebijakan tersebut belum dapat diterapkan di lingkungan pemerintah daerah. Untuk sementara, sistem kerja masih berjalan normal dengan lima hari kerja penuh, “Untuk daerah ini belum ada aturannya. Jadi masih full, setiap hari ngantor lima hari kerja,” tutur Ronny.
Secara keseluruhan, monitoring hari pertama kerja pascalibur Lebaran ini menunjukkan bahwa mayoritas ASN telah menjalankan kewajiban dengan baik. Meski demikian, pengawasan tetap akan diperketat guna memastikan tidak ada pelanggaran disiplin yang berulang dan BKPSDMD akan terus mendata ketidakhadiran kerja pada hari pertama ini di 30 Perangkat Daerah termasuk di kewilayahan dan perangkat daerah diluar kawasan pemkot cimahi.

Achmad Syafei

Momen Lebaran F-Wamipro Jalin Silaturohim Anggota yang di Lumajang di Kolam Renang Veteran

Lumajang-
Untuk meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia ( SDA ) Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) terus melakukan Rapat Organisasi. ( Rakor ) terkait kemitraan dengan Pemkab dan Pemkot Probolinggo. Rabu (25/3/2026).

Pengurus dan Anggota F-Wamipro Saat Rakor di Kolam Renang Veteran Lumajang

Kegiatan dilaksanakan di kolam renang Veteran Lumajang.
Hadir dalam kegiatan Ketua F-Wamipro, pengurus harian dan anggota yang ada di Lumajang.

Suasana lebaran digunakan menjalin Silaturohim antar anggota agar tercipta F-Wamipro solid.

Selain itu ada beberapa agenda yang dibahas Yakni,
Pelaksanaan Hari Pers Nasional ( HPN )
rencana bulan Mei 2026,
Pembagian sembako khususnya anggota yang ada di Lumajang.

Muhammad Suhri ketua F-Wamipro mengatakan, Alhamdulillah kita masih diberi nilai sehat sehingga bisa bertemu di tempat yang barokah.

Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H, tidak lupa saya ucapkan Minal Aidzin Wal Aidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Kita sebagai manusia biasa tidak luput dari salah dan dosa,”tuturnya.

Suhri panggilan akrab F-Wamipro menambahkan,
Selain silaturohmi agenda ini membahas kemitraan dengan Pemkab dan Pemkot Probolinggo khususnya anggota yang ada di Probolinggo.
Minimnya kemitraan membuat saya ketua F-Wamipro terpanggil.

Suhri berharap F-Wamipro terus
berkibar mampu menangkal berita Hoax dan memberikan produk berita edukasi,”pungkasnya.
( )