Home Blog Page 587

Polres Madiun Berhasil Ungkap Kasus Pembuangan Bayi Dua Tersangka Diamankan

0

MADIUN – Polres Madiun Polda Jatim akhirnya berhasil mengungkap misteri penemuan jenazah bayi di sungai Desa Tiron, Kecamatan Madiun, pada hari Kamis (9/1/2025) pekan lalu.

Dari pengunkapan itu, Polisi mengamankan Dua terduga pelaku yakni VVKR (25) dan EENO (19) yang keduanya merupakan Warga Kabupaten Madiun Jawa Timur.

Kapolres Madiun AKBP Muhammad Ridwan menyebutkan, peristiwa bermula dari adanya laporan warga masyarakat, terkait penemuan jasad bayi di sungai Desa Tiron, Kecamatan Madiun, pada hari Kamis (9/1/2025).

“Peristiwa ini diawali hubungan asmara antara kedua tersangka sejak 2023. Selama hubungan tersebut, keduanya melakukan hubungan intim yang menyebabkan EENO mengandung”, ungkap Kapolres Madiun, saat konferensi pers, di Gedung TS Polres Madiun, Senin (13/1/2024).

Saat kehamilan mulai terlihat pada November 2024, pasangan ini mencoba menutupi aib dengan menggugurkan kandungan menggunakan obat penggugur janin yang dibeli secara daring serta mendatangi dukun pijat, namun upaya aborsi tersebut gagal.

“Motifnya, didasari keinginan kedua tersangka untuk menutupi aib kehamilan di luar nikah,” terang Kapolres Madiun.

Kedua tersangka ini lanjut Kapolres Madiun juga merencanakan serangkaian cara untuk menggugurkan kandungan hingga akhirnya membuang bayi tersebut.

Pada 8 Januari 2025, EENO melahirkan bayi laki-laki di rumahnya tanpa bantuan medis.

“Karena panik dan bingung EENO menghubungi VVKR,” kata Kapolres Madiun.

Dalam keadaan mabuk, VVKR membawa bayi tersebut menggunakan tas ransel dan membuangnya dari jembatan di Desa Tiron.

Kapolres Madiun mengatakan terungkapnya pelaku pembuang bayi berdasarkan pendalaman temuan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari TKP kami menemukan bayi tersebut terbalut dengan kain seragam olahraga milik pelaku, yang sengaja dibungkus tas, hingga akhirnya kami menelusuri, dan pelaku berhasil kami amankan,”terang Kapolres Madiun.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun dan/atau denda hingga Rp3 miliar.

Selain itu, EENO juga dikenai Pasal 341 KUHP tentang seorang ibu dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya ketika dilahirkan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.

“Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran masyarakat akan perlindungan anak serta dampak tragis dari keputusan-keputusan impulsif yang melanggar hukum,” pungkas Kapolres Madiun. (*)

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, Sambut Positif Kenaikan Transaksi SPKLU PLN Periode Nataru 2024/2025

0

Bandung,(14/01/2025)
PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat mencatat kenaikan yang signifikan pada jumlah transaksi SPKLU PLN pada periode Nataru 2024/ 2025. Selama masa siaga Nataru 2024, 18 Desember 2024 sd 7 Januari 2025, transaksi pengisian daya di SPKLU di Jawa Barat mencapai 10.932 kali transaksi, hampir empat kali lipat dibandingkan Nataru 2023 yang mencatatkan 2.945 transaksi.

Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menyambut positif atas kenaikan transaksi SPKLU PLN di wilayah Jawa Barat selama periode Nataru tersebut. Menurutnya hal ini mengindikasikan adanya kenaikan jumlah pengguna kendaraan listrik. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjadi pionir dalam transisi energi menuju Net Zero Emission 2060.
“Dinas ESDM aktif menginisiasi program-program untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Jabar, seperti penggunaan kendaraan listrik untuk kegiatan operasional dan penerapan Zero Emission Zone di seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemdaprov Jabar ,” kata Bey saat menerima kunjungan audiensi dengan GM PLN UID Jabar, Agung Murdifi di Gedung Sate pada 13 Januari 2025.

Pada kesempatan tersebut, Agung menyampaikan bahwa salah satu langkah strategis untuk mempercepat target net zero emission 2060 adalah penambahan SPKLU PLN. Dengan adanya penambahan SPKLU PLN, pengguna kendaraan listrik akan merasa nyaman dan yakin untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.
“Kami melihat potensi yang sangat besar dari kendaraan listrik di Jawa Barat. Lonjakan transaksi di SPKLU PLN membuktikan bahwa infrastruktur SPKLU yang kami bangun sangat mendukung kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, Kami terus berupaya memperluas jaringan SPKLU untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik. Dengan penambahan SPKLU ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk beralih ke kendaraan listrik,” ujar Agung.

Agung menambahkan, PLN UID Jabar telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Kolaborasi ini mencakup pemerintah, swasta, hingga masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, PLN yakin dapat mencapai target penambahan SPKLU dan mendorong penggunaan kendaraan listrik di Jawa Barat.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan para stakeholders. Kolaborasi yang baik akan mempercepat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik yang lengkap dan andal di Jawa Barat,” tambah Agung.

Achmad Syafei

Ciptakan Kedekatan dengan Warga, Babinsa melaksanakan Komsos

Kegiatan Komsos adalah salah satu media yang digunakan oleh Babinsa dalam mengenal warganya lebih dekat lagi dan sebagai sarana silaturahmi kepada warga binaannya agar warga menjadi lebih dekat dan akrab dengan Babinsanya. Selain itu kegiatan Komsos ini bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah Desa binaan.

Ciptakan kedekatan warga binaan,Babinsa Koramil 0819/26 Tosari, Serda Agung Bagus melaksanakan Komsos dengan masyarakat Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. (Rabu, 15/01/2025).

Dalam kegiatan tersebut Serda Agung Bagus mengatakan bahwa, kegiatan Komsos ini juga mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa dengan masyarakat wilayah binaannya, yang bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara Babinsa dengan masyarakat sehingga tercipta suasana yang harmonis dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan.

“kegiatan Komsos ini dilakukan karena sudah menjadi tugas pokok kami sebagai seorang Babinsa sebagai sarana bersilaturahmi kepada warga binaannya supaya lebih dekat dan akrab serta bisa menjalin kebersamaan,” Ungkapnya.

sementara itu Bapak Edi salah satu warga mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada Bapak Agung Bagus selaku Babinsa Desa Sedaeng yang selalu bekerja sama dengan baik bersama kami masyarakat.(Qomar)

Pj. Sekda Barito Utara Menghadiri Rakoor Pengendalian Inflasi 2024, Via Zoom Meeting

0

BARITO UTARA- Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs. Jufriansyah, M. AP didampingi Staf Ahli Bupati, bidang pemerintahan dan kemasyarakatan, drg. Dwi Agus Setijowati, Asisten II Sekda bidang perekonomian dan pembangunan, menghadiri Zoom Meeting Rapat Koordinasi pengendalian Inflasi tahun 2024 dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri Via Zoom) di ruang rapat C  Sekretariat Daerah Barito Utara, Senin (13/1/2025) dua hari yang lalu.

Rakor Via Zoom Meeting tersebut dihadiri Sekdisdagrin Barito Utara, Staf bagian ekonomi Setda, Perwakilan Staf BPJS, Staf Bulog Barito Utara dan perwakilan BPPD Barito Utara.

Adapun Hasil Rapat Zoom Meeting, adalah Badan Pqngan Nasional (Bapenas) ada beberapa komoditas di tingkat produsen dengan harga dibawah HPP/HAP yang perlu menjadi perhatian, diantaranya kedelai biji kering (23. 99%), sedangkan di tingkat konsumen dengan harga diatas HET/HAP diantaranya cabai rawit merah (41, 49%), beras premium zona 3 (21, 28%), Beras medium zona 3 (18, 69%). bawang putih (11, 79%), dan minyak kita (11, 09%).

Badan Pusat Statistik (BPS) Secara nasional rata-rata harga cabai merah pada M2 Jabuari 2025 berada dalam rentang Harga Acuan Penjualan (HAP). Harga cabai merah s. d M2 Januari 2015 naik 34, 55% dibanding Desember 2024.
Secara nasional, rata-rata harga cabai rawit pada M2 Januari 2025 berada diatas rentang Harga Acuan Penjualan (HAP).

Harga cabai rawit s. d M2 Januari 2025 naik sebesar 42, 00% dibanding Desember 2024. Secara nasional, rata-rata harga telur ayam ras pada M2 Januari 2025 berada diatas HAP. Harga telur ayam ras s. d M2 Januari 2025 naik sebesar 3, 41% dibanding Desember2024

Secara nasional rata-rata harga Minyakita pada M2 Januari 2025 berada diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Secara umum, harga minyak goreng s. d M2 Januari 2025 naik sebesar 0, 85% dibanding Desember 2025.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kondisi saat ini: Rata- rata harga minyak goreng pada M1 Januari 2025 (dibandingkan bulan sebelumnya/MtM). Premium (tidak diregulasi) Rp. 22. 010/liter (+1, 67%). Curah Rp.17. 720/liter (+1, 87%) (sudah tidak diregulasi) Minyakita Rp. 17. 342/liter (+1, 41%).

Konathan harga minyak goreng terutama sunch cenderung disorong hurge bahan baku 197 jang relatike ingel. Harga minyak goreng cucah bersifat stati dengan harga CPO. Harga CPO per 3 Januari 2025 mulai mengalami

Harga CPO di dalam negeri diperkirakan skan terus mengalami kenaikan dikarenakan adanya implementasi kebijakan Mandatory B- 40 pada tahun 2025

Perkembangan Pasokan Minyak Gorenf Rakyat Realisasi DMO Desember 2024 mencapai 210. 836 ton atau 124% dintas kebutuhan minyak goreng memasan sederhana dan curah (170. 000 ton/bulan.

Realisasi DMO Januari 2024 sudah mencapai 28.977ton seluruhnya dalam bentuk Minyakita Tren realisasi DMO meningkat sejak September hingga Desember 2024 seiring pasar ekspor CPO yang positif. Mulai 12 November 2024 DMO seluruhnya berbentuk Minyakita (tidak ada lagi DMO bentuk curah dan CPO)

Dalam kesimpulan zoom Meeting  pada Rakor pengendalian Inflasi ada beberapa komoditas di tingkat produsen dengan harga dibawah HPP/HAP yang perlu menjadi perhatian kedelai biji kering sedangkan di tingkat konsumen dengan harga diatas HET/HAP: cabai rawit merah beras premium, Beras medium, bawang putih, dan minyak kita.

Secara nasional rata-rata harga cabai merah, cabai rawit, dan telur ayam ras pada M2 Jabuari 2025 naik, berada diatas Harga Acuan Penjualan (HAP). Secara nasional rata-rata harga Minyakita pada M2 Januari 2025 naik, berada diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Produksi bawang merah Januari 2025 meningkat, terjadi panen raya dihampir seluruh sentra bawang merah. Harga rata-rata nasional cabe rawit merah hingga 9 Januari 2025 Rp. 83. 387 dengan harga acuan Rp.57. 000 (46% diatas harga acuan). Realisasi SPHP beras bulan Januari 2025 sejumlah 152. 510 ton atau setara 6, 24%.   (SS)

Polsek Tegalsari Surabaya berhasil mengungkap pelaku Penusukan terhadap mertua

0

Unit Reskrim Polsek Tegalsari, Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap pelaku Penusukan terhadap mertuanya di jalan Kampung Malang Surabaya, Minggu (12 Januari 2025).

Pelaku penusukan inisial APM (30 th) warga Jalan Wonorejo Surabaya. “Dia ditangkap belum 1×24 jam setelah kejadian.” Jelas Kompol Rizki Santoso Kapolsek Tegalsari, Selasa (14/01/2025).

Lanjut Rizki, penangkapan APM, awalnya anggota Reskrim mendapatkan laporan dan menindak lanjuti penusukan yang terjadi di Kampung Malang, Surabaya,

“Petugas yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Phandu Bhimantara. Langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku sehingga berhasil ditangkap.” jelasnya.

Selain menangkap tersangka di rumah sendiri, dari menantu kurang ajar polisi juga mengamankan satu buah pisau yang digunakan pelaku menusuk korban DW (47 th) mertua

“Pelaku kini dalam menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Tegalsari dan menjebloskan tersangka kedalam penjara.” Ujarnya.

Sementara korban kini masih dalam perawatan akibat ditusuk pisau pelaku, korban mengalami luka di bagian perut dan kini berada di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

“Atas perbuatanya tersangka akan dijerat dengan Pasal 353 KUHPidana. mengatur penganiayaan berencana yang mengakibatkan luka-luka berat.” Pungkas AKP Phandu.

Wujud Kebersamaan TNI dan Masyarakat Dalam Bergotong Royong

Gempurnews | Pemalang – sinergi antara Warga,Perangkat Desa dan TNI adalah wujud nyata dalam menciptakan kebersamaan dalam menjaga lingkungan yang bersih dengan mengadakan kerja bakti.

Guna mewujudkan kebersamaan antara TNI khususnya koramil 01 Pemalang dan Masyarakat dbawah pimpinan Danramil 01 Pemalang Kapten Supardi,melaksanakan kerja bakti pembersihan bantaran sungai yang tersumbat rumput liar serta ranting semak belukar, agar aliran sungai dapat mengalir dengan lancar

Dalam kegiatan ini diselenggarakan di desa Sewaka selasa ( 14/1/25 ) pagi, yang diikuti para elemen masyarakat,perangkat desa serta personil tni dari koramil 01 Pemalang.

Adanya kegiatan kerja bakti ini sekaligus memberikan morivasi kepada masyarakat akan kepedulian terhadap lingkungan serta merawat kebersihan sungai agar tidak mengakibatkan banjir.kata Kapt Supardi.

Selain itu lanjutnya aliran sungai ini juga dibutuhkan para petani dalam mengairi sawah untuk ketahanan pangan.jelasnya.

Diungkapkan Carik Sewaka,ada kerja bakti di desa kami,terutama sungai dekat persawahan yang banyak semak belukar, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mendukung program pelestarian lingkungan serta mengurangi resiko banjir diwilayah kami.pungkasnya.

Alhamdulillah dengan adanya kerja bakti TNI, sungai kami bersih dan terlihat rapi dengan aliran sungai lancar.ungkap carik sewaka.

( desta )

Sekda Pakpak Bharat Sampaikan Pesan Bupati Menjaga Soliditas Jajaran

0

PAKPAK BHARAT –
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor melalui Sekretaris Daerah, Jalan Berutu, S.Pd, MM mengingatkan, jajaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk tetap menjaga soliditas, saling merespon semua informasi penting baik tentang tugas pokok dan fungsi masing-masing, maupun segala informasi yang tengah berkembang di masyarakat Pakpak Bharat.

Hal ini disampaikan oleh Jalan Berutu dalam Rapat Lintas OPD yang digelar hari ini di Ruang Rapat Nusantara, Kantor Bupati Pakpak Bharat, Selasa (14/01/2025).

Dalam pesannya Berutu memohon kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk tetap bersikap responsif terhadap semua informasi yang ada dan memaksimalkan seluruh sumber daya.

“Dimohon supaya kita lebih responsif terhadap semua informasi, langsung berikan tanggapan dan tindakan yang perlu. Selain itu saya berharap agar bisa menggunakan seluruh sumber daya dengan lebih maksimal,” pesan dia.

Dalam kesempatan ini, Jalan Berutu juga menyampaikan pesan dari Bupati Pakpak Bharat, agar memberdayakan seluruh Sumber Daya, baik SDM maupun sarana lain.

“Bagi tugas dengan baik, kedepan agenda-agenda kita akan sangat sibuk dan padat,” demikian dia sampaikan pesan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor. (L.Tumanggor)

Ketua Gema Sicikecike, Andi prokery Ujung ST, bersama sejumlah organisasi masyarakat Pakpak resmi melaporkan akun TikTok bernama “Escobar” ke Polres Dairi.

0

DAIRI – Ketua Gema Sicikecike, Andi prokery Ujung ST, bersama sejumlah organisasi masyarakat Pakpak resmi melaporkan akun TikTok bernama “Escobar” ke Polres Dairi. Laporan ini didasarkan pada dugaan penghinaan terhadap Suku Pakpak yang dilakukan dalam siaran langsung di media sosial. Selasa 14 Januari 2025.
Ketua Gema Sicikecike, Andi Prokeri Ujung, yang hadir sebagai pelapor, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai wujud tanggung jawab generasi muda Suku Pakpak untuk menjaga martabat dan kehormatan masyarakatnya.

“Saya mewakili Suku Pakpak di seluruh Indonesia merasa keberatan atas ucapan yang tidak beretika dan merendahkan suku kami. Sebagai generasi muda dan Ketua Gema Sicikecike, ini adalah tugas saya untuk memastikan penghinaan semacam ini tidak dibiarkan,” ungkapnya di hadapan awak media.

Dalam video siaran langsung yang diunggah pada 13 Januari 2025, akun “Escobar” menyatakan bahwa suku Pakpak “tidak ada” serta menggunakan kata-kata kasar yang dinilai tidak beretika. Konten tersebut dengan cepat viral di media sosial, memicu kemarahan dan keresahan di kalangan masyarakat Pakpak.

“Video itu penuh dengan ucapan yang menghina dan merendahkan. Kami tidak akan tinggal diam karena ini menyangkut harga diri dan martabat suku kami,” tegas Andi.

Laporan ini turut didukung oleh sejumlah organisasi masyarakat Pakpak, seperti Gema Sicikecike, Gema Suak Pegagan, dan Lembaga Kebudayaan Pakpak (LKP). Meski belum didampingi kuasa hukum, para pelapor berharap agar pihak berwajib, khususnya Cyber Crime Polri, segera menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku.

“Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap untuk audiensi langsung dengan Kapolres Dairi. Sayangnya, beliau sedang di luar kota saat ini,” tambah Andi.

Tindakan penghinaan terhadap suku Pakpak ini memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain:

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis yang mengatur bahwa pelaku penghinaan suku dapat dikenai pidana penjara maksimal 5 tahun dan/atau denda hingga Rp500 juta.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang mengatur penyebaran kebencian berbasis SARA melalui media elektronik, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp1 miliar.

Ketua Gema Sicikecike berharap laporan ini dapat segera ditindaklanjuti. “Kami ingin pelaku dihukum agar ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Tidak ada tempat untuk penghinaan dan ujaran kebencian di negara kita yang beragam ini,” tutupnya.

Langkah tegas ini diharapkan dapat mencegah kasus serupa di masa depan sekaligus menjaga kerukunan antar suku, ras, dan agama di Indonesia.(Raja Tumanggor)

Rembug Stunting Tingkat Kecamatan wujud Komitmen Dalam Peningkatan Kualitas SDM dan Tata Kelola Pemerintah

Gempurnews | Pemalang – Rembug stunting tingkat kecamatan merupakan langkah pemerintah Kecamatan untuk memastikan terjadinya intergrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama sama antara OPD,penanggungjawab layanan dengan sektor lembaga,non Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pemalang.

Di rangkum dalam Peraturan Bupati Nomor 84 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Pemalang, dan juga Peraturan Bupati nomor 96 tahun 2019 tentang Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Percepatan Stunting ( STRAKOM ).

Ada 3 hal dalam paparan Kepala Puskesmas yaitu yang pertama ; trend stunting dari tahun ke tahun menargetkan untuk penurunan angka prevalensi stunting kecamatan menjadi 14%, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 terkait Percepatan Penurunan Stunting yang berakhir pada tahun 2024.

Yang kedua ; gambaran capaian intervensi spesifik merupakan kegiatan yang langsung mengatasi penyebab terjadinya stunting dan umumnya diberikan oleh sektor kesehatan seperti asupan makanan,pencegahan infeksi,status gizi ibu, serta penyakit menular dan kesehatan lingkungan.

Dan yang ketiga ; Inovasi desa dan kecamatan untuk percepatan dalam penanganan stunting dapat melalui program yang bertujuan untuk mencegah kelahiran bayi stunting baru,meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan.ujarnya.

Menurut Camat Pemalang menyebutkan dalam kegiatan rembug Stunting kecamatan ini bertujuan untuk membahas dan menyepakati rencana program kegiatan prioritas berdasarkan analisa situasi aksi konvergensi tingkat kecamatan dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayah kecamatan,membahas dan menyepakati kegiatan inovasi yang dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dan menyepakati pemetaan program kegiatan prioritas dengan alokasi pedanaan yang didanai melalui sumber dana APBN,APBD,APBDes atau sumber pendanaan lain dalam percepatan penurunan stunting,dengan target penurunan angka stunting di kabupaten Pemalang tahun 2025 adalah 9,5%. ucapnya.

Rembug stunting yang dilaksanakan di aula Kecamatan Pemalang pada Selasa ( 14/1/25 ) dihadiri oleh Camat,Sekcam,Kasi PMD,Koord PLKB,Kepala Puskesmas,Petugas Gizi,KUA,Kapolsek,Danramil,Kepala Desa / Lurah Se Kecamatan Pemalang,TP PKK Kecamatan,dan Koordinator PPKBD, “
Menghasilkan antara lain ; Komitmen dan musyawarah bersama sebagai upaya percepatan penurunan stunting melalui intervensi spesifik maupun intervensi sensitive di tingkat kecamatan dengan melihat hasil analisa situasi kinerja aksi konvergensi stunting di tingkat kecamatan,membahas dan menyepakati prioritas program kegiatan dalam upaya percepatan penurunan stunting stunting di tingkat kecamatan.

Dalam rembug stunting tingkat Kecamatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara oleh Camat, Kepala Desa, dan para pimpinan OPD teknis terkait, serta diharapkan sebagai wadah diskusi dan menyatukan persepsi bersama untuk menentukan berbagai program kegiatan prioritas upaya percepatan penurunan stunting. (Yn 26 )

Dandim 1013/Mtw terima kunjungan Silaturahmi Kapolres Barito Utara 

0

BARITO UTARA- Dalam rangka memperkuat sinergi antara institusi Tentara Nasional Indonesia, (TNI) Polisi Repubkik Indonesia, (POLRI) Kapolres Barito Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi, (AKBP) Singgih Febiyanto, melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Kodim 1013 Muara Teweh, Selasa. (14/1/2025)

Kedatangan Kapolres Barito Utara beserta jajaran disambut hangat oleh Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf. Agussalim Tuo, SH. M. IP dan sejumlah perwira staf di Markas Komando Distrik Militer (Makodim). 1013 Muara Teweh.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama,  antara Polres Barito Utara dan Kodim 1013 Muara Teweh, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Barito utara menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin erat antara TNI dan Polri selama ini, dalam menjaga keamanan, ketertiban serta pelayanan kepadq masyarakat.

“Sinergi ini dapat terus berjalan, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di daerah ini, khususnya wilayah Barito Utara.
Bersama- sama kita akan menjaga situasi yang kondusif, di wilayah Kabupaten Barito Utara,” harap Kapolres.

Dandim 1013 Muara Teweh juga menyampaikan hal serupa, yaitu menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan Polri. “Kami selalu siap bekerja sama dengan jajaran Polres Barito Utara,  untuk mendukung tugas-tugas di lapangan. Dengan sinergi yang kuat, segala tantangan dapat kita atasi bersama- sama,” ujar Agussalim Tuo, SH. M. IP.

“Dikatakan Dandim 1013 Muara Teweh, bahwa kegiatan pertemuan silarurahmi antara dua Institusi ini, diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol kekompakan antara TNI dan POLRI dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.  

“Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja sama, demi menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Barito Utara dan sekitarnya,” tandasnya.   (SS)