Home Blog Page 603

Sepanjang 2023-2024, Polri berhasil mengamankan 202 tersangka terorisme

0

Jakarta – Dalam Rilis Akhir Tahun 2024 yang disampaikan di Rupatama Mabes Polri, Selasa (31/12). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti upaya Polri dalam menanggulangi ancaman terorisme dan radikalisme di Indonesia. Berdasarkan Global Terrorism Index 2024, Indonesia berada pada kategori dampak terorisme tingkat menengah (medium impact), menempati peringkat ke-31 dari 163 negara.

“Ancaman terorisme adalah permasalahan global yang terus kami hadapi. Oleh karena itu, Polri mengedepankan pendekatan soft approach dan hard approach untuk menjaga keamanan dan kedamaian masyarakat,” ujar Kapolri.

Salah satu pencapaian penting tahun ini adalah fasilitasi deklarasi eks-anggota Jamaah Islamiyah (JI) pada 21 Desember 2024 di Surakarta. Acara tersebut diikuti oleh 1.394 eks-anggota JI secara langsung, termasuk 186 narapidana yang berpartisipasi dari dalam rutan dan lapas. Selain itu, deklarasi juga disaksikan secara daring oleh 7.000 eks-anggota JI.

“Deklarasi ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila mampu menjadi pijakan untuk mempersatukan kembali elemen-elemen masyarakat yang sempat berseberangan. Kami berharap ini menjadi langkah awal untuk membangun Indonesia yang lebih damai,” jelas Kapolri.

Sepanjang 2023-2024, Polri berhasil mengamankan 202 tersangka terorisme sebelum mereka melancarkan aksinya. Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan kelancaran berbagai agenda nasional dan internasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia.

“Keberhasilan ini berdampak signifikan terhadap peningkatan international trust kepada Indonesia. Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan demi teguhnya Pancasila di bumi Nusantara,” tegas Kapolri.

Cepat Tanggap Kapolres Pasuruan Bagikan sembako kepada Warga Terdampak Banjir

0

PASURUAN, Dalam upaya membantu warga yang terdampak banjir, Kapolsek Winongan mewakili Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Bantuan berupa paket sembako untukn diberikan kepada warga di beberapa titik terdampak banjir di wilayah Winongan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (31/12/24).

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Pasuruan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. “Kami ingin memastikan warga terdampak tetap mendapatkan kebutuhan pokok, terutama sembako yang saat ini paling di butuhkan mereka,” ujarnya.

Bantuan ini disambut antusias oleh warga yang terdampak banjir. Salah satu penerima bantuan, Saeri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran kepolisian. “Kami sangat terbantu dengan bantuan ini, terutama dalam kondisi sulit seperti sekarang,” katanya.

Kegiatan pembagian bantuan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat. Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi banjir dan siap memberikan bantuan jika diperlukan.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi banjir di beberapa wilayah Winongan mulai surut, namun aparat tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.(Qomar)

Sofyan Efendi Juara 2 Nasional harumkan SDN .Tempeh 01 dan Lumajang di Lomba Cipta Lagu Anak.

0

Lumajang,Gempur News.

–Sofyan Efendi, seorang guru dari SDN Tempeh Lor 01 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah meraih prestasi membanggakan dengan meraih juara kedua dalam kategori “Cipta Lagu Anak Indonesia Kebiasaan Aktif Bermasyarakat” pada ajang Kreasi Cipta Lagu Anak Nusantara tingkat nasional.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (31/12/2024), Efendi menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut, yang dianggapnya sebagai hadiah istimewa di akhir tahun.

“Terima kasih ya Allah atas anugerah ini. Di penghujung tahun, kami diundang secara langsung oleh Bapak Menteri Pendidikan RI menuju Hotel Bidakara Jakarta untuk menerima penghargaan sebagai juara 2 lomba Kreasi Cipta Lagu Anak Nusantara Tingkat Nasional,” ujarnya.

Efendi juga mengungkapkan bahwa penghargaan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sekolah, wali murid, keluarga, dan komunitas ekstrakurikuler vokal.

“Ada 1.978 peserta, dan itu bukan main-main. Berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama keluarga besar SDN Tempeh Lor 01, para wali murid, serta anak-anak ekstrakurikuler vokal, serta istri tercinta, akhirnya SDN Tempeh Lor 01 bisa bersaing di tingkat nasional,” tuturnya.

Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi guru-guru di Kabupaten Lumajang untuk terus berprestasi.

“Kota kecil juga bisa asal kita mau berusaha. Ayo semangat kawan-kawan guru Indonesia, ayo semangat para musisi Lumajang khususnya. Kita pasti bisa,” pungkasnya.

Ajang Kreasi Cipta Lagu Anak Nusantara (KELANA) diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Penguatan Karakter, dengan tujuan memperkuat karakter anak-anak Indonesia melalui lagu anak yang edukatif dan menghibur.

Lomba ini mengangkat tema “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” yang meliputi kebiasaan bangun pagi, taat beribadah, rajin berolahraga, makan makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan istirahat yang cukup.

Melalui ajang ini, diharapkan dapat muncul lebih banyak lagu anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memotivasi anak-anak untuk menjalani kebiasaan baik sejak dini. ( Joe/Hum).

Polsek Candipuro Peringati para Penambang Pasir Berhenti Menambang ketika Hujan Deras

0

Lumajang – Gempur News com/Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, bersama anggota melakukan program “Polisi Ketok” dengan menyambangi para penambang pasir di aliran Sungai Besuk Kobo’an. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek berikan himbauan kepada para penambang supaya menghentikan aktivitas penambangan ketika hujan deras turun.

“Kami mengimbau kepada seluruh penambang pasir untuk selalu mewaspadai dan menghentikan aktivitas penambangan saat hujan deras. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja yang tidak diinginkan,”tutur, AKP Lugito.

Selain memberikan himbauan, Kapolsek juga mengajak para penambang untuk selalu menjaga keselamatan diri dan lingkungan di sekitar.

“Kegiatan penambangan saat hujan deras sangat berisiko. Tanah longsor dan banjir bisa terjadi sewaktu-waktu,” ungkap AKP Lugito.

Melalui program “Polisi Ketok” ini, diharapkan para penambang dapat lebih meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan kerja.

“Tujuan dari program ini adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, terutama di lokasi-lokasi yang rawan bencana,” jelas AKP Lugito.

Dalam kegiatan tersebut, para penambang diberikan himbauan untuk selalu berhati-hati dan menghentikan aktivitas penambangan saat cuaca buruk.(Djk.P)

Mayor Czi Djoko Wahono Hadiri Do’a Bersama dan Santunan Anak Yatim di Miniatur Ka’bah Oro-Oro Ombo Wetan

0

Di penghujung tahun 2024, Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, menggelar acara do’a bersama dan santunan untuk anak yatim di kawasan wisata religi Miniatur Ka’bah. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (31/12/2024) ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui nilai-nilai religius yang kental.

Acara yang penuh berkah ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimcam setempat, termasuk Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Amin Tohari S.T., Camat Rembang, Firdaus Andara, Pengawas Koramil 0819/12 Rembang, Mayor Czi Djoko Wahono, serta Wakil Bupati terpilih, Gus Shobih. Kehadiran para kader PKK, tokoh agama, dan tokoh masyarakat (Toga Tomas) semakin memeriahkan acara yang dipenuhi dengan semangat kebersamaan ini.

Mayor Czi Djoko Wahono, dalam kesempatan itu, mengimbau agar masyarakat Desa Oro-Oro Ombo Wetan lebih mengutamakan do’a bersama menjelang Tahun Baru 2025. “Saya mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan momen pergantian tahun ini dengan lebih banyak berdo’a, sebagai orang tua, mari kita arahkan anak-anak kita untuk tidak terjebak dalam tradisi tutup tahun yang kurang bermanfaat, seperti konvoi atau pesta,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Mayor Djoko Wahono juga mengapresiasi Kepala Desa Amin Tohari S.T. yang terus berinovasi dalam memajukan desanya, khususnya dalam hal sosial dan ekonomi.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Amin Tohari S.T. menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya serius untuk menciptakan lingkungan desa yang lebih ramah, damai, dan bermanfaat bagi semua warga. “Selain doa bersama dan santunan anak yatim, kami juga mengumumkan pendirian BUMDes MERAH-PUTIH yang berlokasi di kawasan wisata religi Miniatur Ka’bah. BUMDes ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian desa dan mempererat rasa kebersamaan di antara masyarakat,” ujarnya.

Kawasan wisata religi Miniatur Ka’bah, yang menjadi lokasi acara, kini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai simbol nilai-nilai spiritual yang menumbuhkan rasa saling peduli dan memperkuat solidaritas antarwarga. Dengan kehadiran berbagai inisiatif positif ini, Desa Oro-Oro Ombo Wetan diharapkan dapat terus berkembang dan maju, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun kebersamaan.

Acara doa bersama dan santunan ini menjadi bukti nyata dari komitmen masyarakat desa dalam membangun kebersamaan, dengan harapan bahwa Desa Oro-Oro Ombo Wetan akan semakin maju, sejahtera, dan penuh berkah di masa depan.(Qomar)

Terdakwa Kasus Timah ” HELENA LIM ” (Crazy Rich PIK) Di Vonis 5 Tahun Penjara & Denda 750 Juta

0

JAKARTA – gempurnews.com //Helena Lim, crazy rich PIK divonis 5 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP di PT Timah Tbk 2015-2022 & Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang merugikan negara hingga Rp300 triliun. Helena juga dihukum membayar denda Rp750 juta. Apabila denda tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 6 bulan.

Kemudian, Helena dihukum pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp900 juta dalam waktu paling lama satu bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Jika tidak, harta bendanya disita & dilelang. Apabila tidak mencukupi, dipidana penjara selama 1 tahun.

Rianto Adam Pontoh, Ketua Majelis Hakim dalam sidang juga memerintahkan agar aset Helena yang disita dalam kasus korupsi timah berupa di antaranya rumah & jam mewah dikembalikan ke Helena. Barang bukti lain, berupa ruko, mobil, berbagai tas mewah hingga uang yang disita, oleh hakim agar dikembalikan kepada Helena.

Dalam persidangan pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin 30 Desember 2024 ini, majelis hakim sempat menginterupsi persidangan Helena. Majelis hakim meminta pihak keluarga membawa Hoa Lien, ibunda Helena Lim keluar ruangan sidang terlebih dahulu agar tak mengganggu jalannya persidangan.

Hoa Lien sempat meronta menyesali peristiwa yang dialami anaknya. Sesaat setelahnya, tubuhnya tampak melemah & pingsan, lalu dibawa keluar ruangan sidang menggunakan kursi roda.

Andi Ahmad, Kuasa hukum Helena mengatakan kehadiran Hoa Lien untuk memberikan dukungan moral kepada anaknya. Sang ibunda yakin Helena tidak bersalah & berharap hakim memberikan keadilan serta membebaskan Helena. ( Team )

Editor/Publish : (R_80)

Penghujung Tahun 2024, Polda Jatim Sukses Rampungkan Sejumlah Kasus, Raih Beragam Penghargaan

0

SURABAYA – Refleksi akhir tahun 2024, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jatim memaparkan beragam kasus kriminalitas se-Jatim selama Tahun 2024.

Jenis kasus yang sudah ditangani Polda Jatim bersama Polres yang ada di jajarannya mulai dari kejahatan jalanan seperti curanmor dan begal, hingga tindak pidana korupsi dan ITE.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menyebutkan dari data yang dihimpun Bidhumas Polda Jatim tersebut terdapat beberapa kasus dominan yang berhasil diungkap dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Kombes Pol Dirmanto mengatakan, Tim Satuan Tugas (Satgas) Khusus Polda Jatim dan Polres jajaran Polda Jatim berhasil membongkar 28 kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Selain itu, Direktorat Siber Polda Jawa Timur membongkar sindikat judi online (Judol) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang beroperasi dalam jaringan internasional.

Tak hanya itu saja, Polres Pelabuhan Tanjung Perak bekerja sama dengan Satgas Kementerian Perdagangan RI mengungkap dan melakukan penyitaan barang-barang yang diduga ilegal impor berupa keramik.

“Polda Jatim juga merampungkan kasus pengeroyokan di Ketapang Sampang Madura yang mengakibatkan 1 MD yang sempat menjadi sorotan beberapa saat menjelang Pilkada Jatim 2024,” terang Kombes Dirmanto di Gedung Mahameru Polda Jatim,Senin (30/12).

Selain itu, Ditreskrimum Polda Jatim dapat merampungkan kasus kriminal jika di Tahun 2023 sebesar 138,32 %, namun di Tahun 2024 kali ini berhasil merampungkan hingga 211,28 persen.

“Dari sejumlah kasus yang diselesaikan itu, didominasi kasus curanmor, pencurian dengan pemberatan, dan penipuan,” kata Kombes Dirmanto.

Jumlah perkara yang ditangani Ditreskrimsus Polda Jatim juga mengalami peningkatan.

Dari 142 kasus di tahun 2023 menjadi 151 kasus di tahun 2024 atau naik 9 kasus.

Dari jumlah tersebut, petugas merampungkan kasus Tipidter, Indagsi, Tipikor, dan Perbankan.

Tak ketinggalan, Ditres Siber Polda Jatim yang baru dibentuk mulai bulan Oktober 2024 juga sudah menangani beragam perkara.

Jumlah perkara yang ditangani Ditres Siber Polda Jatim, mengalami penurunan dari 77 kasus tahun 2023 saat masih di bawah naungan Ditreskrimsus, kini menjadi 67 kasus tahun 2024 atau turun sejumlah 10 kasus.

Selanjutnya, pada Ditresnarkoba, petugas mengungkap 5.054 kasus selama 2023.

Sedangkan pada tahun 2024 sebanyak 5.468 kasus atau meningkat 414 kasus / 8,19 %.

Dari jumlah tersebut, di tahun 2023, ada 6.276 orang yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Sedangkan pada 2024, sebanyak 6.853 orang atau meningkat 577 TSK atau 9,19%.

Sementara itu selama tahun 2024, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto memberikan penghargaan terhadap anggota Polri, ASN, dan masyarakat umum yang
berprestasi pada seluruh jajarannya. Setidaknya, ada 1.006 penghargaan yang diberikan kepada mereka yang berprestasi.

Sebaliknya, bagi yang memperburuk atau merusak citra Polri dan melanggar pidana, juga diberikan sanksi tegas.

Selama 2023, pelanggaran mengalami penurunan dari 375 kasus menjadi 266 kasus di tahun 2024 atau turun 107 kasus dengan presentase -28,7%.

Dari jumlah tersebut, terdapat oknum yang melanggar etik dan pidana yang diklaim mengalami kenaikan dari 351 kasus di tahun 2023 menjadi 487 kasus di tahun 2023 atau naik sebanyak 136 KSS dengan presentase 38.7%.

Tak hanya itu, segudang penghargaan bergengsi juga disabet usai Irjen Imam Sugianto menahkodai Polda Jatim lantaran dinilai memiliki berbagai inovasi yang digagas dalam bidang olahraga sebagai wadah penyaluran bakat generasi muda.

Dari Universitas Airlangga Surabaya, menyabet penghargaan Pasca Award 2024 Empowering Transformative Leaders kategori “Transformational Leadership and Smart Policing”.

Lalu, penghargaan dari DetikJatim Awards 2024 sebagai Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Kategori “Inspirator Penggerak Olahraga”.

Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto meminta maaf apabila masih ada oknum personel kepolisian Polda Jatim beserta jajaran yang melukai atau mencederai warga Jatim dan kurang optimal dan maksimal dalam melakukan tupoksinya.

Meski begitu Imam mengaku bakal membuat tupoksi yang dilakukan kian maksimal di tahun berikutnya.

Serta melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat lebih optimal.

“Kami masih jauh dari kesempurnaan, kami beserta seluruh jajaran dari hati yang paling dalam kami mohon maaf apabila masih ada pelaksanaan tugas yang belum maksimal dalam menyelesaikannya,”tutur Kapolda Jatim. (*)

Tim Drogban Polres Magetan Siaga Bantu Kendaraan Wisatawan di Tanjakan Ekstrem Wisata Telaga Sarangan

0

MAGETAN – Dalam menghadapi lonjakan pengunjung dan kemacetan lalu lintas selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Polres Magetan Polda Jatim mengerahkan ratusan personel untuk menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah menyiagakan Tim Drogban (Dorong Ganjal Ban) dari Sat Samapta Polres Magetan.

Tim ini secara khusus membantu kendaraan masyarakat yang tidak kuat menanjak di sepanjang jalur menuju kawasan wisata Sarangan hingga Cemoro Sewu.

Kasat Samapta Polres Magetan, AKP Agus Budi Witarno, S.H., menjelaskan bahwa tim Drogban dilengkapi dengan peralatan ganjal ban untuk membantu mobil dan motor yang mengalami kesulitan di tanjakan.

“Tim kami sudah disiagakan di sejumlah titik rawan, seperti di tanjakan pertigaan Omah Jowo atas Telaga Sarangan dan berkomitmen memastikan masyarakat bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman,” ujar AKP Budi , Selasa (31/12)

Dari pemantauan volume kendaraan di kawasan Telaga Sarangan mulai mengalami peningkatan. Namun, hingga saat ini arus lalu lintas masih terpantau lancar.

“Pengunjung memang ada peningkatan, tapi arus lalu lintas masih terkendali,” terang AKP Budi.

Titik kepadatan biasanya terjadi di Taman Refugia, Pasar Plaosan, pertigaan Polsek Plaosan, serta jalur Singolangu bawah dan atas.

“Jalur di atas LGF tetap menjadi fokus utama karena kondisi tanjakan dan turunan yang curam,” kata AKP Budi.

Polres Magetan Polda Jatim juga telah menempatkan petugas dari Sat Lantas dan Sat Sabhara di lokasi-lokasi strategis untuk mengurai kemacetan serta membantu kendaraan yang mengalami masalah teknis.

Dengan kondisi jalan menuju Sarangan dan Tawangmangu yang cukup ekstrem, serta cuaca yang tidak menentu, pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati.

Jika mengalami kendala pada kendaraan, masyarakat diminta segera menepi dan menghubungi petugas kepolisian di pos pengawasan terdekat.

Selain itu, disampaikan pesan penting kepada masyarakat yang berwisata agar pengendara selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga diri serta keluarga saat berada di keramaian.

“Jika merasa lelah, silakan manfaatkan Pos Pengamanan Operasi Lilin untuk beristirahat. Tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, atau longsor,” tegasnya.

Keberadaan tim Drogban dan ratusan personel Polres Magetan Polda Jatim selama libur Nataru ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan yang mengunjungi Telaga Sarangan dan destinasi wisata lainnya di sekitar Magetan.

Dengan upaya yang terus dilakukan, Polres Magetan Polda Jatim memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati liburan dengan lancar dan penuh kebahagiaan. (*)

Kapolda Jatim Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 3.057 Personel

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs.Imam Sugianto,M.Si bersama Wakapolda Jatim,Brigjen Pol Pasma Royce memimpin langsung upacara kenaikan pangkat untuk 3.057 personel Polri dan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) Polda Jawa Timur, di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Selasa (31/12/2024).

Upacara kenaikan pangkat periode 1 Januari 2025 ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan khidmat dan disaksikan oleh para pejabat utama Polda Jatim.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polda Jawa Timur.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap personil Polda Jawa Timur, atas dedikasi, loyalitas dan kinerja yang luar biasa dalam pelaksanaan tugas selama tahun 2024,” ungkap Irjen Imam Sugianto.

Kapolda Jatim juga menyampaikan keberhasilan pengamanan Natal 2024 yang telah berjalan dengan baik dan lancar.

Menghadapi pergantian tahun, ia berharap semua personel Polda Jatim dapat melaksanakan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

“Dengan kinerja yang optimal dan mengedepan tugas wewenang serta tanggungjawab, kita optimis rangkaian kegiatan Operasi Lilin Semeru 2024 dapat berjalan dengan aman tertib dan kondusif.” jelasnya.

Selain itu, dalam organisasi Polri, reward and punishment senantiasa dilakukan untuk meningkatkan motivasi serta semangat personel dalam melaksanakan tugas dengan lebih baik.

“Tentunya untuk mendapatkan apresiasi atas kinerja dari institusi tidaklah mudah dan memerlukan kerja keras serta dedikasi yang tinggi,” ungkap Kapolda Jatim.

“Sebagai bentuk penghargaan yang diberikan atas prestasi dan kinerja, serta pengabdian segenap personil terhadap masyarakat bangsa dan negara kita laksanakan upacara kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi 3.057 personel Polda Jawa Timur,” ujar Kapolda Jatim.

Kenaikan pangkat kali ini mencakup berbagai tingkatan, dengan rincian:

  1. 12 personel dari AKBP ke Kombes
  2. 37 personel dari Kompol ke AKBP
  3. 75 personel dari AKP ke Kompol
  4. 337 personel dari Iptu ke AKP
  5. 215 personel dari Ipda ke Iptu
  6. 67 personel dari Aiptu ke Ipda
  7. 467 personel dari Aipda ke Aiptu
  8. 591 personel dari Bripka ke Aipda
  9. 243 personel dari Bripol ke Bripka
  10. 764 personel dari Briptu ke Bripol
  11. 94 personel dari Bripda ke Briptu
  12. 5 personel dari Barada ke Abripda
  13. 38 personel dari Baratu ke Baraka
  14. 112 PNS Polri

“Saya selaku pribadi dan pimpinan Polda Jawa Timur mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada para perwira Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil, semoga momentum kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja di masa depan, agar lebih baik lagi,” tandasnya.

Irjen Pol Imam Sugianto juga berpesan agar seluruh personel untuk mempertahankan prestasi dan kerja baik yang telah dicapai, serta teruslah menjaga integritas tanpa pelanggaran sebagaimana yang telah dilaksanakan selama ini.

“Saya berpesan bahwa kesuksesan yang telah diraih oleh rekan-rekan, termasuk kenaikan pangkat saat ini, tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga, orang tua, istri, suami, serta anak-anak tercinta kita,” ucapnya. (*)

Demo Warga Tiga Desa Tuntut Perbaikan Terkait Limba Tambak Udang

0

Gempur News. Bertahun tahun sudah warga Kraton, juga Darungan dan warga Jatimulyo
telah di bodohi tangisan dan jeritan para petani dan para nelayan, sebab tiada yang menghiraukan walupun menghirup bau yang kurang sedap. Selain itu, para nelayan pun semakin susah menangkap ikan namun itu tetap di jalaninya sampai bertahun-tahun.

Ali Ridho selaku pembawa orasi menuntut bersama warga kurang lebih 500 sampai 1000 masa dari tiga desa tersebut dalam tuntutanya mengatakan bahwa kami masarakat merasa lelah sudah dibodohi .

“Kami petani merasa kesulitan untuk bercocok tanam. Kami nelayan juga merasa kesulitan menangkap ikan, karna dengan ada limbah tambak tersebut,” kata Ali Ridho.

Namun demikian Ali Ridho juga menyampaikan, jika memang benar intansi pengolahan air limbah ini (IPAL) yang bahasa lain Waste water trant ment plant (wwtp), merupakan suatu struktur yng di rancang membuang limbah biologis dan kimiawi, sehingga memungkin kan air tersebut tidak membahayakan dan dapat di gunakan pada aktifis lainxa.

“Dengan ini sehingga warga petani dan nelayan tidak mungkin kesulitan dalam bercocok tanam. Nelayan juga tidak jauh-jauh ke ujung selatan,” ujarnya kemudian.

Usai mediasi dengan pihak perusahaan tambak udang, Ali Ridho juga mengucapkan trima kasih kepada semua masarakat dan rekan-rekan semua pemuda, tokoh masarakat tanpa terkecuali.

Melalui semangat, adu argument yang sangat beresiku tersebut massa pendemo akhirnya bisa di redakan.

Manajer tambak udang, Edi Purwoko menyepakati dan merealisasi dalam jangka waktu kurang lebih 5 sampai 10 hari.

Namun warga mengaku jika dalam jangka waktu 5 sampai 10 hari tidak terealisasi, mereka berjanji mendatangkan demo besar besaran. (muh)