Home Blog Page 236

Cegah Konflik Antar Nelayan Satpolairud Polres Gresik Bongkar Dua Rumpon di Perairan Utara

0

GRESIK – Langkah tegas diambil Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik Polda Jatim bersama Dinas Perikanan Kabupaten Gresik untuk mencegah terjadinya konflik antarnelayan di wilayah perairan utara.

Pada Rabu (22/10/2025) pagi, tim gabungan melaksanakan pengamanan dan pendampingan pembongkaran dua unit rumpon di perairan Kali Pandian, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, yang diduga melanggar batas wilayah tangkap nelayan Ujung Pangkah Wetan.

Kegiatan itu merupakan respons terhadap meningkatnya tensi di antara dua kelompok nelayan akibat dugaan pelanggaran batas wilayah penangkapan ikan.

Dua rumpon milik nelayan Randuboto Sidayu dinilai telah melewati area perairan yang menjadi hak tangkap nelayan Ujung Pangkah Wetan.

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan fokus pada tiga sasaran utama, yakni : Pembongkaran Rumpon, Penertiban dilakukan terhadap dua unit rumpon milik nelayan Randuboto Sidayu yang dipasang melebihi batas wilayah perairan Ujung Pangkah Wetan.

Pencegahan Konflik, Upaya meredam potensi bentrok antara kedua kelompok nelayan agar stabilitas dan keamanan laut tetap terjaga.

Terakhir, Verifikasi Batas Wilayah, Pengecekan dan klarifikasi terhadap patok batas wilayah tangkap ikan guna menghindari kesalahpahaman di masa mendatang.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak untuk memastikan proses berjalan aman dan sesuai prosedur.

Hadir dalam kegiatan tersebut dua anggota ABK Kapal X-1017 Satpolairud Polres Gresik Polda Jatim yang bertugas melakukan pengamanan dan Dinas Perikanan Gresik yang memberikan pendampingan teknis, serta Ketua Rukun Nelayan Randuboto Sidayu, Bapak Safi’i, yang mendampingi pelaksanaan pembongkaran bersama lima perahu nelayan lokal.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, melalui Kasatpolairud Polres Gresik Iptu Arifin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk pencegahan dini agar konflik horizontal tidak terjadi di kalangan nelayan.

Aksi pembongkaran ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk mengatasi sengketa batas wilayah tangkap ikan.

“Kami ingin memastikan seluruh nelayan dapat beraktivitas dalam koridor hukum yang berlaku, sehingga potensi konflik di perairan Gresik dapat diminimalisir,” ujar Iptu Arifin.

Dengan langkah kolaboratif antara instansi dan nelayan, pemerintah daerah berharap perairan Gresik tetap menjadi wilayah tangkap yang produktif, tertib, dan damai, tanpa gesekan antar komunitas nelayan. (*)

Polres Lamongan Kukuhkan Pamapta: Wujud Komitmen Polri Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

0

LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jatim menggelar Upacara Pengukuhan Pamapta yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Lamongan, Senin pagi, (27/10).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya kegiatan.

Dalam amanatnya, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menegaskan bahwa pembentukan Pamapta merupakan langkah strategis dalam memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat.

AKBP Agus menegaskan upacara pengukuhan Pamapta ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan bukti keseriusan Polri dalam berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar Polri semakin dipercaya dan dirasakan kehadirannya dalam memberikan rasa aman dan tentram.

“Perubahan ini bukan hanya bersifat administratif, namun menjadi langkah awal dalam memperkuat pelayanan publik,” tegas AKBP Agus.

Menurut AKBP Agus Polri harus hadir lebih cepat, tanggap, dan profesional dalam setiap laporan masyarakat.

“Dengan pengukuhan ini, Polres Lamongan Polda Jatim berkomitmen menjalankan transformasi menuju Polri Presisi yang profesional, adaptif, dan dipercaya masyarakat,” pungkas AKBP Agus. (*)

POLRES KEDIRI GELAR GERAKAN PANGAN MURAH BANTUAN KEBUTUHAN POKOK MASYARAKAT.

0

Kediri, – Dalam rangka membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang akhir tahun, Polres Kediri menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Car Free Day (CFD) Pare, Minggu (26/10/2025).

Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji S.H., S.I.K., M.Si, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Kediri terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

” Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap bisa menekan harga di pasaran sekaligus membantu meringankan beban warga,” kata AKBP Bramastyo.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, suasana Car Free Day Pare terasa lebih meriah. Tidak hanya berolahraga dan berbelanja murah, warga juga menikmati suasana kebersamaan antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat yang saling mendukung dalam menjaga kesejahteraan bersama

Pada acara tersebut, personel Polres Kediri juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang berkunjung di Car Free Day Pare. Imbauan itu diharapkan masyarakat bila mengetahui peredaran narkoba dan segala bentuk tindak gangguan Kamtibmas agar segera melapor ke pihak kepolisian terdekat.

” Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan situasi keamanan dan kenyamanan sehingga wilayah hukum Polres Kediri ini kondisi,” ungkap Kapolres Kediri.

Polres Kediri Beri Pembakalan Pelajar Duta Kamtibmas Tumbuhkan Budaya Tertib Sejak Dini

KEDIRI – Para pelajar yang terpilih menjadi Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) mengikuti pembekalan yang digelar Polres Kediri di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Senin (27/10/2025).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., dan menghadirkan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri sebagai pemateri, mulai dari Kasatreskrim, Kasatresnarkoba, hingga Kasatlantas.

Dalam sambutannya, Kapolres Kediri mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi respon nyata terhadap berbagai situasi kamtibmas yang melibatkan generasi muda, termasuk aksi unjuk rasa yang sempat diikuti pelajar di bawah umur.

“Kita semua berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan kesadaran pelajar untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan, bukan hanya tahu aturan, tapi juga punya rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungannya,”ungkap AKBP Agus.

Lebih lanjut ditambahkan, apa yang disampaikan dalam pembekalan ini diharapkan bisa menjadi bekal moral dan wawasan bagi para pelajar.

“Kami ingin apa yang mereka pelajari hari ini bisa diterapkan di sekolah dan kehidupan sehari-hari. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, tertib, dan membangun karakter positif,” imbuh Kapolres Kediri.

Pada sesi pembekalan, Kasatreskrim membahas etika bermedia sosial dan bahaya penyebaran hoaks, Kasatresnarkoba menyoroti ancaman narkotika yang kini menyasar usia pelajar, sementara Kasatlantas mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan di jalan.

Menutup kegiatan, para Duta Kamtibmas diajak berdiskusi ringan dan menyusun rencana kecil untuk membuat program sosialisasi di sekolah masing-masing.

Dari sinilah, Polres Kediri Polda Jatim berharap semangat menjaga kamtibmas tumbuh sejak bangku pelajar, dengan cara yang edukatif dan menyenangkan. (*)

Petugas Satlantas Polres Blitar Kota Laksanakan Program “Polantas Menyapa” dan “SILALU”

0

Gempur News Blitar, Selasa (28/10/2025) – Petugas pelayanan Satpas dan Samsat Satlantas Polres Blitar Kota melaksanakan kegiatan melalui program Polantas Menyapa dengan memberikan pelayanan serta penyuluhan kepada masyarakat mengenai mekanisme pengurusan surat-surat kendaraan di Kantor Bersama (KB) Samsat Blitar Kota.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menyampaikan imbauan kepada para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) agar senantiasa tertib dan patuh terhadap peraturan lalu lintas. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Satlantas Polres Blitar Kota untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kota Blitar.

Selain itu, Satlantas Polres Blitar Kota juga terus mengembangkan program SILALU (Simulasi Latihan Lalu Lintas), yakni edukasi pelatihan uji praktik SIM yang dilaksanakan setiap hari Rabu di lokasi uji praktik Satlantas Polres Blitar Kota. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta kesadaran masyarakat dalam berkendara dengan aman dan tertib di jalan raya.(fd/sdr)

“Bupati Pakpak Bharat Resmikan SPPBE,Dorong Perekonomian Lokal”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mèresmikan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) milik PT. Naga Mas Gasindo di desa Kuta Dame, kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat (27/10/2025). Bersama Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat RI, Lamhot Sinaga, SH, disaksikan Owner dan Direktur PT. Naga Mas Gasindo, Marcos Sinaga dan Herianto Sinaga, Franc menandatangani prasasti dan menggunting pita tanda diresmikannya SPPBE di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat ini.

Dengan diresmikannya SPPBE ini yang tentunya akan segera beroperasi, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian secara khusus di Kabupaten Pakpak Bharat dan daerah sekitar secara umum, baik dampak positif langsung maupun secara tidak langsung, salah satunya pemenuhan kebutuhan masyarakat akan Gas LPG sebagai salah satu barang penting di masyarakat bisa lebih terjamin dengan harga yang tentu lebih murah, ini harapan kami, ucap Bupati.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, SH berjanji akan turut mendorong dan memperjuangkan Kesejahteraan masyarakat Pakpak Bharat melalui keanggotaannya di DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara.

Saya akan turut memperjuangkan, kebetulan saya dari Dapil Sumatera Utara, termasuk nanti tahun 2026 akan kita upayakan supaya kuota program Pemerintah Pusat bisa lebih besar ke Kabupaten Pakpak Bharat. Saya diskusi banyak dengan pak Bupati, saat ini kan program Pemerintah adalah swasembada pangan, ada beberapa investor yang ingin masuk untuk membantu, diantaranya ada yang bergerak dalam bidang industri ekstraksi jahe, Pakpak Bharat kan termasuk daerah hortikultura, yang tentu sangat potensial dalam menopang Asta Cita Presiden Prabowo Sibuanto, inilah nanti yang perlu kita bantu dan kita dorong bagaimana Pakpak Bharat ini bisa bergerak dalam bidang industri pangan, jelas Lamhot Sinaga.

Kehadiran SPPBE milik PT Naga Mas Gasindo ini disambut antusias masyarakat sekitar.

Kami berharap tidak hanya Naga Mas, tapi juga ada investor lain yang berinvestasi di desa kami, baik itu dalam bidang pertanian maupun bidang lainnya, ucap Hendri Rehap P Limbong, SST, Plt. Kepala Desa Kuta Dame.

SPPBE adalah Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji, perusahaan swasta yang bertugas mengisi tabung LPG dengan gas dari bulk plant (pabrik pengisian) milik Pertamina, lalu mengangkutnya untuk didistribusikan ke agen-agen LPG. Fungsi utamanya adalah sebagai stasiun pengisian yang menjalankan kegiatan hilir migas dalam rangka mendukung program konversi dari bahan bakar minyak ke gas untuk kebutuhan rumah tangga dan industri.(Tumangger)

Amsakar-Li Claudia Dinobatkan sebagai Pemimpin Terbaik

0

Batam – Duet kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, meraih banyak prestasi hingga dinobatkan sebagai pemimpin terbaik hingga tokoh wanita progresif dan dedikatif.

Terbaru, Amsakar Achmad menerima dua penghargaan sekaligus. Sebagai Kepala BP Batam, ia dinobatkan sebagai Pemimpin Terbaik dalam Akselerasi Ekonomi dan Investasi Batam atas keberhasilannya mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif. Penghargaan kedua, sebagai Wali Kota Batam, Amsakar juga meraih penghargaan Kepala Daerah Gerak Cepat dalam Penyelesaian Aspirasi Publik.

Sementara itu, Li Claudia, menerima penghargaan sebagai Tokoh Wanita Progresif dan Dedikatif. Penghargaan ini diberikan atas kiprah Li Claudia sebagai sosok pemimpin perempuan yang aktif memperjuangkan kesetaraan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Penghargaan itu sebagai buah kerja pemimpin Batam yang terus menunjukkan kinerja positif sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Perannya dalam mempercepat kebijakan dan regulasi investasi dinilai membuka ruang luas bagi pengembangan sektor industri dan perdagangan di daerah ini.

Mendapat penghargaan itu, Amsakar menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dengan semangat. Terima kasih atas apresiasi yang diberikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, capaian itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. “Penghargaan ini kami maknai sebagai buah dari kerja tim yang solid. Kepemimpinan Amsakar–Li Claudia hadir karena ada sinergi dan semangat bersama untuk memajukan Batam,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan sebagai penyemangat untuk terus berbuat yang terbaik untuk Kota Batam dan memperjuangkan kesetaraan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Penghargaan ini menjadi vitamin tambahan agar kami semakin bersemangat dalam bekerja. Inilah persembahan terbaik kami untuk masyarakat Batam,” ungkap Li Claudia.

Penghargaan itu diterima Amsakar dan Li Claudia dalam ajang Tribun Batam Awards 2025 yang digelar di Kantor Tribun Batam, Batuampar, Senin (27/10/2025). Acara penghargaan tahunan ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan Kota Batam di berbagai sektor. (Gokkon)

Kapolres Pasuruan Ajak Kepala Desa Jaga Sinergitas Demi Kondusivitas Wilayah

0

PASURUAN — Polres Pasuruan bersama Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Pasuruan menggelar rapat koordinasi perkembangan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Ono Kopi, Kecamatan Tosari, Senin (27/10/2025), mulai pukul 11.30 hingga 13.20 WIB.

Rakor dihadiri Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., Kasat Intelkam AKP Lubis Ibroril Chosam, S.A.P., Kasat Binmas IPTU Sunarti, S.H., M.H., Kasi Propam AKP Arif Rahman Hakim, S.H., Kasi Humas IPTU Joko Suseno, S.H., Kapolsek Tosari IPTU Sumbut Pujaningwang, serta Ketua PKDI Kabupaten Pasuruan H. Halim, para Ketua PKDI kecamatan, dan seluruh Kepala Desa dari wilayah Tutur, Tosari, Puspo, dan Lumbang.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya harap sinergitas ini tetap kita jaga agar situasi kamtibmas Pasuruan tetap kondusif dan aman,” ujarnya.

Kapolres menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak mungkin tercapai tanpa keamanan, “Wilayah tidak akan sejahtera apabila tempat tersebut tidak aman. Daerah yang selalu konflik, masyarakatnya pasti tidak sejahtera,” tegasnya.

Terkait maraknya kegiatan sound horeg, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan tersebut diperbolehkan selama mengikuti aturan dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Setiap kegiatan masyarakat harus dikoordinasikan dengan kepolisian agar tidak menimbulkan permasalahan,” pesannya.

Ia juga meminta kepala desa berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun berita bohong.

“Kita akan mengedepankan penyelesaian masalah melalui restorative justice dan komunikasi yang baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PKDI Kecamatan Pandaan, Sugeng, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut, “Kami berharap setiap permasalahan di wilayah dapat diselesaikan dengan komunikasi dan koordinasi bersama,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Karangasem, Kecamatan Lumbang, Sumali. Ia mengusulkan agar pertemuan semacam ini digelar secara rutin untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa.

“Wejangan dari Bapak Kapolres menjadi pedoman bagi kami dalam menjaga situasi kamtibmas,” ujarnya.

Kepala Desa Podokoyo, Edi Triyatno, juga melaporkan telah mengaktifkan kembali Linmas dan mengusulkan penambahan penerangan jalan di wilayahnya, “Kondisi minim cahaya dapat mempengaruhi keamanan dan keselamatan masyarakat,” ucapnya.

Sedangkan Kepala Desa Palangsari, Ismail, menyoroti pentingnya penggunaan media informasi secara bijak, “Penyebaran berita harus dilakukan secara terkontrol agar tidak merugikan pihak desa maupun menimbulkan persepsi keliru di masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Tosari, Rudi, menambahkan bahwa setiap permasalahan di wilayah adat Tosari selalu diselesaikan dengan melibatkan unsur adat setempat.

“Penyelesaian dilakukan melalui musyawarah agar tetap menghormati nilai-nilai tradisi,” tuturnya.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres Pasuruan menyampaikan apresiasinya dan berkomitmen menindaklanjuti beberapa usulan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Forkopimda terkait kekurangan air dan penerangan jalan. Kegiatan siskamling juga akan kami aktifkan kembali karena sangat bermanfaat bagi keamanan desa,” ujarnya.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya telah membentuk pamatwil untuk membantu para Kapolsek dalam memantau situasi di wilayah masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa yang telah berperan aktif menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif, ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.

KB Samsat Benculuk: Optimalisasi Pelayanan Kepada Masyarakat Melalui Program Polantas Menyapa

0

Banyuwangi | Gempurnews.Com – Sesuai arahan Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si, fungsi Polisi Lalu Lintas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diharapkan semakin humanis dan dekat melalui program “Polantas Menyapa”.

Program ini menjadi bagian dari inovasi Ditlantas Polda Jatim dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) wilayah Jawa Timur. Berbagai terobosan dilakukan untuk menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan ramah kepada para wajib pajak.

Inovasi tersebut kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Transformasi pelayanan publik di bidang perpajakan kendaraan bermotor menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat menjadi prioritas utama.

Pada Senin (27/10/2025), Samsat Benculuk menjadi salah satu contoh pelaksanaan nyata program Polantas Menyapa. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan administrasi, namun terdapat pelayanan edukasi kepada wajib pajak mengenai hal-hal yang juga menyangkut pelayanan di kantor samsat, dengan informasi yang humanis selain dapat mengoptimalkan pelayanan hal ini diharapkan mampu menciptakan hubungan emosional guna mempererat hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian.

“Polantas Menyapa merupakan inovasi dari Ditlantas Polda Jatim. Program ini juga bentuk apresiasi kami kepada masyarakat yang taat membayar pajak. Melalui program ini kami optimistis bisa selangkah lebih maju dalam menciptakan hubungan emosional guna mempererat hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian,” AKP Satria Dwi Aryanto, S.Tr.K., S.I.K. Kanit Regident Satlantas Polresta Banyuwangi.

Masih Satria, “Adapun pelayanan edukasi yang kami berikan mengenai hal-hal yang menyangkut pelayanan di kantor samsat, seperti persyaratan kepengurusan pajak dan STNK 5 Tahun-an kendaraan bermotor, lalu seputar penerbitan duplikat stnk, kepengurusan ganti pemilik/balik nama, dan masih banyak lainnya. Sehingga wajib pajak merasa terbantu karena dapat mengetahui dengan pasti prosedur dan persyaratannya sehingga efektifitas waktu sangat bermanfaat.” Imbuhnya.

Melalui program ini, Ditlantas Polda Jatim ingin mendorong budaya tertib administrasi kendaraan serta mempererat hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian, khususnya Keluarga Besar Samsat Benculuk. (*/Sgt)

Kapolresta Banyuwangi Buka Kejurprov Bola Voli U-19 Jawa Timur 2025 di GOR Tawang Alun

0

Banyuwangi – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli U-19 Jawa Timur resmi dibuka di GOR Tawang Alun Banyuwangi, Senin (27/10/2025).

Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat, dengan dihadiri Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., selaku Ketua Umum PBVSI Kabupaten Banyuwangi, yang membuka kegiatan secara resmi.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda Banyuwangi, antara lain Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP., Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) M. Puji Santosa, M.Sc., Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indra Wijaya, S.H., M.I., para pejabat utama Polresta Banyuwangi, para Kapolsek jajaran, pelajar, dan stakeholder terkait lainnya.

Kejurprov tahun ini diikuti 22 tim putra dan 16 tim putri dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Para atlet muda akan bertanding selama sepekan, hingga 3 November 2025, untuk memperebutkan gelar juara dan mengasah kemampuan di tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si. M.H., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya karena Banyuwangi kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi ini.

“Melalui ajang Kejurprov ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga membangun semangat persaudaraan, memperkuat pembinaan atlet, dan melahirkan bibit-bibit unggul bola voli di Jawa Timur yang kelak bisa membawa nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Kapolresta.

Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K. M.Si., juga menegaskan bahwa kehadiran atlet, official, dan suporter dari berbagai daerah di Jawa Timur akan memberikan dampak positif bagi dunia olahraga, pariwisata, dan perekonomian Banyuwangi.

“Mari kita junjung tinggi sportivitas, raih prestasi untuk Jawa Timur yang berprestasi dan Banyuwangi yang membanggakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kejurprov di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh kegiatan olahraga, kesenian, dan budaya sebagai bagian dari pembangunan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

“Atlet muda adalah aset bangsa. Mereka adalah bintang masa depan yang akan mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional. Teruslah berkarya dan jadikan momentum ini sebagai ajang sportivitas,” pesan Bupati Ipuk.

Kehadiran Forkopimda dalam pembukaan Kejurprov menjadi simbol sinergi dan komitmen bersama dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, memperkuat karakter generasi muda, serta menjadikan Banyuwangi sebagai tuan rumah yang berprestasi dan berdaya saing.(***)