Probolinggo,___ (17/02/19) Acara HPN 2019 Probolinggo yang di selenggarakan oleh F_Wamipro sedikit ada masalah agak terganggu. Penyetoran donasi yang diperoleh dari pengajuan proposal yang di dapat dari donatur.
Seperti yang di ungkapkan oleh ketua Panitia Anis, ” Oknum wartawan tersebut BDS,warga desa resongo kecamatan kuripan, hingga saat ini meminjam Handphone saya dan beberapa pencairan proposal yang di embat, hingga saat ini pembawa proposal dan HP susah di hubungi”, Geram Anis.
Perilaku yang kurang beretika ini membuat geram persatuan wartawan F_Wamipro karena akan mengganggu jalannya acara nanti pada tanggal 23/02/19 di tempat wisata Bentar Probolinggo.
Kejanggalan terasa saat bendahara panitia menunggu proposal yang di bawa BDS tidak ada pertanggung jawaban dan ada info bahwa proposal itu sudah ada realisasi dari beberapa donasi perkiraan kurang lebih 7 juta.
HP milik ketua Panitia Anis juga ikut di bawa dengan alasan hp BDS rusak agar bisa komunikasi dengan relasi kerja.
“HP ku yang aku beli lewat kreditan juga ikut raib di bawa BDS hingga saat ini susah di hubungi dan kita berusaha mencari keberadaannya juga susah” , gerutu Anis.
“Panitia menunggu hingga tanggal 22/02/19 jika BDS tidak bisa mempertanggung jawabkan apa yang di lakukan maka kami dan rekan rekan F_Wamipro akan melaporkannya,” imbuh Anis.
Dengan adanya permasalahan tersebut panitia tetap melaksanakan Acara HPN 2019 di Bentar karena sudah terjadwal. (ahaen-ans)

