3000 Sambungan PDAM Gratis Ditargetkan Tahun Ini

391 0

Gempurnews.com, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember tahun ini menargetkan 3.000 sambungan baru PDAM bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Hal itu diungkap Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., usai pertemuan dengan jajaran Manajemen PDAM Jember kemarin (8/3).

“Kita punya target sasaran akses untuk air minum, air bersih harus (dinikmati) masyarakat yang membutuhkan,” terangnya di teras Pendapa Wahyawibawagraha.

Bupati Faida juga menyebutkan, ada beberapa sasaran yang menjadi prioritas dalam program sambungan gratis PDAM tersebut, diantaranya adalah keluarga miskin, keluarga difabel, keluarga dengan balita stunting, keluarga gizi buruk.

“Karena (sambungan PDAM) ini dibutuhkan oleh mereka,” terang bupati kepada sejumlah wartawan.

“Sambungannya gratis, dan untuk tiap bulannya sudah sangat-sangat ringan,” katanya.

“Berat itu kan karena (biaya) sambungannya,” imbuhnya.

Prioritas tersebut juga untuk para guru ngaji, rumah takmir masjid, rumah lansia. “Dan, sebagai sebuah apresiasi bagi keluarga hafidz dan haidzoh yang belum ada sambungan PDAM-nya,” bupati.

Untuk mendapatkan manfaat program ini, lanjut bupati, masyarakat boleh membuat pengajuan ke pendopo. Nanti akan diadakan verifikasi di lapangan.

Program ini sendiri telah memetakan wilayah-wilayah yang menjadi sasaran.

Sementara itu, direktur Utama PDAM Jember Ady Setiawan mengatakan, program sambungan gratis PDAM tersebut menyasar wilayah yang telah tersedia jaringan dan air baku PDAM.

“Tentunya ini sudah ada di sembilan kecamatan yang sudah ada pelayanan PDAM,” terang Ady.
Ady juga mengungkapkan, kedepan akan diupayakan perluasan cakupan pelayanan. Sehingga di 31 kecamatan terdapat pelayanan air bersih PDAM.

Pada kesempatan yang sama, Ady juga menjelaskan, kriteria masyarakat yang berhak mendapatkan manfaat program tersebut diantaranya adalah keluarga miskin, rumah dengan satu lantai, listrik 450/900 VA.

Persyaratan lainnya terkait dengan beberapa kelompok masyarakat yang mendapatkan apresiasi dari pemerintah seperti takmir masjid, guru ngaji, dan lainnya.

“Paling utama adalah keluarga dengan balita stunting. Itu kita utamakan karena itu masuk di dalam data base nasional untuk mengurangi tingkat stunting,” terang Ady.

Pemasangan saluran PDAM gratis di Kabupaten Jember ini, lanjutnya, akan masuk rekor Muri sebagai pemasangan gratis terbanyak di Indonesia. 3.000 sambungan baru ini akan menggunakan penyertaan modal dari APBD sebesar Rp 10 miliar.

“Harapannya, masyarakat semakin bisa menggunakan air bersih dengan baik, sehingga diharapkan bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” terangnya. (son)

Related Post