[ot-video type=”youtube” url=”https://youtu.be/EVTjV2cRv3E”]
Bali Gempurnews.com
KAPOLDA Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menyatakan secara keseluruhan Polda Bali bisa melakukan tugasnya dalam menjaga Bali dari peredaran narkoba. Misalnya telah banyak terjadi pengungkapan kasus internasional organized crime, kasus cyber crime antarnegara, kasus yang berhubungan kejahatan antarnegara seperti buronan dan sebagainya.
Dalam berbagai pengamanan event-event internasional di Bali, Polda Bali juga melakukan pengamanan maksimal dan sukses di mata dunia.
Dalam program tahun 2019, Kapolda Bali tetap pada komitmen awalnya untuk memerangi peredaran narkoba di Bali. Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba sudah menjadi kehendak masyarakat Bali umumnya.
“Apa yang menjadi kehendak masyarakat Bali tetap harus dilakukan. Ini datang dari pertanyaan masyarakat terkait narkoba. Semuanya tetap akan dilakukan di tahun 2019 dengan memperhatikan penegakan hukum terhadap para pengedar dan pengguna.
Kapolda Bali juga akan tetap konsen dengan perang terhadap narkoba di 2019. Pihaknya bersama seluruh masyarakat Bali menyatakan akan memberantas pelaku pengedar narkoba sampai ke akarnya. Pelaku yang tertangkap langsung digeser ke Nusakambangan.
Kapolda Bali sudah berkoordinasi dengan Ka Lapas Kerobokan dan Menkumham. Dari sinergitas ini akhirnya polisi mengirimkan 10 orang narapidana dari Kerobokan untuk dikirim ke Nusakambangan. Informasinya, kesepuluh narapidana Ini adalah jaringan narkoba yang beroperasi di propinsi Bali. Akhirnya, atas keadaan ini Kapolda Bali bertekad wujudkan Bali zero narkoba.
Diidentifikasi, narkoba di Bali hanya paket kiriman yang melibatkan antarnegara. Sementara pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa negara dalam menangani berbagai jenis kejahatan internasional terkait peredaran narkoba. (Pujo)


