Belum sebulan lamanya evaluasi kegiatan Gerakan Masyarakat Sehat (Gemas) dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini terus berlanjut karena pentingnya untuk menciptakan keluarga sejahtera dengan memutus kekurangan gizi menjadikan generasi yang sehat. Menyadari program tersebut tidak bisa berjalan dalam jangka pendek sehingga harus terus menerus menjadi suatu kesadaran bagi setiap keluarga.
Rabu 8-5-2019
Menyadari tujuan mulia menciptakan keluarga yang sehat dan atas peran dan fungsi untuk berperan serta dalam membantu tugas pemerintah daerah, secara individu, Babinsa perlu menyadari bahwa kunci utama berada di peran Posyandu. Inilah yang dilakukan oleh Serka Kariyadi di Dusun Pasar Blok Satoan RT 02 RW 01 Desa Banyuanyar Lor, Kec. Gending, Kab. Probolinggo.
Melalui para Danramil di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo, konsep untuk lebih aktif para Babinsa mengetahui jadwal para Bidan desa untuk mengunjungi posyandu menjadi prioritas. “Jangan sampai terputus dalam pendampingan Bidan Desa pada program Gemas sehingga setiap keluarga menyadari bukan lagi sebagai keterpaksaan tetapi kebutuhan”, ucap Danramil 0820-19/Gending Kapten Inf Asto. Pernyataan itu pastinya akan sama bagi para Danramil lainnya sebagai kegiatan yang mulia.
Tidak ada menyerah walau para peserta atau yang hadir sedikit. Data yang dikantongi setiap posyandu sudah ada. Pada prakteknya tidak semuanya bisa hadir sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pelayanan kesehatan hsrus terus berlanjut. Seiring dengan waktu pasti akan membuka kesadaran masyarakat. Bila kegiatan ini terus berlanjut dan terus dievaluasi untuk mengetahui setiap kekurangan, maka yakinlah hasilnya akan menjadi lebih baik. Faktanya bahwa tingkat kesehatan ibu dan anak (balita) semakin baik. “Seperti membujuk anak sendiri bila ada anak yang menangis atau pertanyaan ala cerewet anak”, ucap Serka Kariyadi. Asyik juga, sekaligus banyak belajar tentang dunia anak yang bisa berguna untuk kedekatan bercengkrama dengan anaknya bila di rumah.
(Cakra/anis)


