Atas Dedikasinya Dibidang Arsitektur, Tomyong Anugerahi Risma Gelar Doctor Honoris Causa

372 0

 

SURABAYA Gempurnews.com — Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa atas profesionalisme dan dedikasinya dalam bidang arsitektur oleh Tongmyong Univercity di Busan, Korea Selatan (Korsel), Senin, (30/09/2019).

Esok harinya, karangan bunga bertuliskan selamat sudah berjejer di area Balai Kota Surabaya yang diberikan oleh sejumlah pihak atas penghargaan kepada dirinya. Hal itu merupakan bentuk apresiasi kepada Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya.

“Saya ucapakan terima kasih kepada Rektor dan Komite Universitas Tongmyong atas penganugrahan gelar ini,” kata Wali Kota Surabaya Risma mengawali sambutannya di Tongmyong Univercity sebagaimana yang dirilis Humas Pemkot Surabaya.

“Bapak ibu yang terhormat, Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia dengan populasi 3,4 juta jiwa, kota ini berperan sebagai pusat pengembangan di Indonesia timur. Itulah mengapa ruang publik menjadi salah satu prioritas kami,” kata Risma.

Ia menjelaskan ruang publik yang ada di Surabaya sangat beragam, salah satunya adalah taman kota yang merupakan arena rekreasi yang murah dan menunjuang interaksi warganya.

Menurutnya, dengan membangun taman kota, maka secara bersamaan ia membangun pula peluang bagi masyarakat untuk saling melakukan interaksi.

Dari tahun ke tahun, kuantitas ruang terbuka hijau di Surabaya terus mengalami peningkatan. Ia memastikan selama 2018, luas ruang terbuka hijau mencapai 21,94 persen. Bahkan, Risma juga menjelaskan dalam disertasinya tentang penataan kota, taman umum dan taman di sepanjang tepi sungai menjadi sangat penting.

“Dalam melakukan managemen perkotaan, memang sangat kompleks karena melibatkan banyak sektor dan pemangku kepentingan,” ujarnya saat dijonfirmasi.

Oleh karena itu, kata dia, pembangunan yang diakukan harus mampu menjembatani dua aspek, yaitu aspek fisik dan non-fisik. “Aspek fisik adalah infrastruktur perkotaan, sedangkan aspek non fisiknya ialah sumber daya manusia dan ekonomi kota,” imbuhnya.

Dalam pemaparannya, Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu mengatakan bahwa Surabaya telah mencapai lebih dari 30 persen ruang hijau publik sesuai dengan undang-undang yang merupakan sinergi dari pemkot.

Tidak hanya itu,  Risma juga memaparkan berbagai keberhasilannya dalam membangun Kota Pahlawan, di antaranya adalah taman kota, hutan kota, kawasan konservasi, jalur hijau, danau, waduk, perbatasan sungai, dan lapangan olahraga.

Sementara itu, Rektor Universitas Tongmyong Dr. Jung Hong Sup, mengatakan, Wali Kota Risma adalah seorang birokrat yang berbeda. Setiap pembangunan yang dilakukan, tidak hanya sebatas fisik saja namun terdapat falsafahnya.

“Bu Risma sangat mencintai hubungan Busan dengan Surabaya. Tidak hanya itu, pertukaran pelajar dari Kota Surabaya pun sering dilakukan,” kata Jung Hong Sup, sebagaimana dirilis ANTARA.

Sementara Fikser, Kabag Humas Pemkot Surabaya mengungkapkan, pembangunan Kota Surabaya hingga mendapat banyak perhatian, juga berkat dukungan dari warga Kota Surabaya. “Kita bangga atas itu,” ujar Fikser.

Upacara gelar doktor kehormatan dilangsungkan oleh Presiden Univeritas Tongmyong Dr Jeong Hong Sub, Dekan Sekolah Pascasarjana Lim Nam Kee dan Komite Gelar Doktor Kehormatan dan dihadiri jajaran civitas akademika serta mahasiswa di Universitas Tongmyong, Busan, Korea Selatan. (tim/red)

Related Post