HomeNusantaraKalimantanPemkab Barut Akan Bangun Jembatan Lemo Seberang Dan Jembatan Sikan - Tumpung...

Pemkab Barut Akan Bangun Jembatan Lemo Seberang Dan Jembatan Sikan – Tumpung Laung 

 

Barito Utata.Gempurnews.com-
Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan Paparan Studi Kelayakan (Ekspose Feasibility Study/FS) Pembangunan Jembatan gantung Desa Lemo Seberang Detail Engineering Design (DED) Pembangunan Jembatan Sikan – Tumpung Laung di Aula Bappeda Litbang Muara Teweh,Senin 21 Oktober 2019.

Acara Ekspose(DED)yang telah berlangsung pada hari Senin,dipimpin oleh Bupati Barito Utara H. Nadalsyah,didampingi Sekretaris Daerah Ir.H. Jainal Abidin,M.AP dan Kepala Dinas PUPR,Ir. Irwan Rusdani,MP dihadiri oleh Anggota DPRD, konsultan,FKPD serta Kepala Perangkat Daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR),Ir.H.Iwan Rusdani,MP menyampaikan laporannya,Bahwa pembiayaan Pembangunan dua Jembatan tersebut,dianggarakan melalui anggaran Pemerintah Daerah,dengan cara Multi Years sebesar 50 Miliar Rupiah.

Advertisement

“Pembangunan jembatan sudah dalam tahap studi kelayakan,dan sudah nemasuki tahap penyelesaian Detail Enginnering Design(DED),serta untuk kegiatan fisiknya,tidak lama akan dilaksanakan pelelangan umum,”jelas Iwan.

Lanjutnya,jembatan Sikan-Tumpung Laung akan dibangun panjang bentangan utama 400 meter dan lebar 2 meter    ,dengan menggunakan rangka baja.Sedangkan jembatan Lemo seberang akan memakai rangka baja,dengan sistim pembiayaan sharing dari Provinsi Kalteng,”tutupnya.

Bupati Barito Utara H. Nadalsyah dalam sambutannya mengatakan, kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk menganalisa seluruh bidang yang berkaitan dengan kelayakan pembangunan.

“Selain itu juga untuk mendengarkan dan menyaksikan hasil dari sebuah studi kelayakan, dimana para stake holder dapat mengetahui apakah proyek ini layak atau tidak untuk dijalankan,”kata H. Nadalsyah.

“Tentunya harap Bupati dengan dibangunnya jembatan ini,geliat perekonomian di Barito Utara semakin berkembang dan lebih cepat.”Hal ini juga wujud cita-cita kita semua untuk menjadikan Kabupaten Barito Utara sejajar dengan Kabupaten lain yang sudah lebih dulu maju,bahkan akan lebih baik lagi,”harap H.Nadalsyah.

“Menurutnya, pembangunan jembatan pastinya memerlukan dana yang cukup besar,namun dengan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi serta dukungan dari seluruh masyarakat, pekerjaan pembangunan ini akan dapat terselesaikan,” ungkapnya.

Selanjutnya, H.Nadalsyah mengatakan bahwa semula dua jembatan tersebut didesain sebagai jembatan gantung.Tetapi ada petunjuk dan arahan dari Komite Keamanan Jembatan bahwa panjang jembatan gantung tak boleh lebih dari 100 meter.

Melihat di segi anggaran Pemerintah (Pemkab Barito Utara) yang terbatas, pendanaan otomatis tidak mencukupi.Tetapi Alhamdulillah ada respon dari pemerintah pusat dan provinsi untuk membantu Barito Utara.

“Sehingga infrastruktur jembatan tersebut,akan dilaksanakan pelelangan proyek Jembatan Desa Lemo Seberang, sekaligus peletakan batu pertama juga dilaksanakan pada akhir 2019.”Jembatan yang dibangun bukan hanya akan menghubungkan Lemo ke Muara Teweh, akan tetapi mengintegrasikan antara Kabupaten Barito Utara dengan Provinsi Kalimantan Tengah,”jelas H.Nadalsyah.

“Terlebih nantinya, Barito Utara sebagai pintu gerbang Provinsi Kalimantan Tengah,;dari Ibu Kota Negara yang baru. bahwa pembangunan jembatan yang direncanakan itu telah melalui beberapa kajian dan uji kelayakan dari pihak konsultan, diantaranya Jalan Tembus Lemo-Batapah-Palangka Raya merupakan jalan yang paling dekat setelah dilakukan berbagai survei,” tutup H.Nadalsyah. (Sandi).

RELATED ARTICLES

Most Popular