BARITO Gempurnews.com.
Bupati Barito Utara H Nadalsyah menghadiri rapat koordinasi nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang dibuka Presiden Joko Widodo di Sentul Internasional Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Bupati Nadalsyah mengharapkan adanya sinkronisasi program dan kegiatan prioritas pemerintah daerah dengan program dan kegiatan prioritas pemerintah pusat sehingga pembangunan di daerah dapat terlaksana secara signifikan.
“Terkait dengan adanya kegiatan diharapkan juga harmonisasi hubungan antara pemerintah daerah dengan forkopimda berjalan dengan baik dan meminimalisir hambatan-hambatan yang ada dimasing masing daerah,” katanya.
Bupati H Nadalsyah foto bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, Wakil Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Kejari Barut Basrulnas, Kapolres AKBP Dostan Matheus Siregar disela-sela menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor, Rabu (6/11/2019).
Pada rakornas itu selain dihadiri Bupati Nadalsyah juga Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Inf Yusan Riawan, Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar, Kajari Barut Basrulnas, Kepala Bappedalitbang Muhlis dan Inspektur Elpi Epanop.
Rakornas diselenggarakan oleh Kemendagri dengan mengambil tempat di Sentul International Convention Center (SICC), dibuka secara langsung oleh Presiden Jokowi, Rabu (13/11).
Dalam sambutannya, Jokowi sempat memperingatkan aparat penegak hukum, termasuk kapolda, kapolres, kajati, hingga kajari untuk ikut mendukung masuknya investasi ke daerah.
Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tersebut bertujuan untuk sinkronisasi Program Prioritas Nasional sebagaimana dicanangkan Presiden Joko Widodo, meliputi pembangunan antara lain SDM terampil, karakter pekerja keras yang dinamis, SDM terampil.
Acara sinkronisasi Program Prioritas Nasional tersebut akan dibagi dalam delapan sesi. Per sesinya akan diisi oleh narasumber dari Kementerian maupun lembaga untuk memaparkan pokok pikirannya antara lain mengenai lapangan kerja yang baru akan memberikan nilai tambah Nadalsyah hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah
Bupati Barito Utara H Nadalsyah menghadiri rapat koordinasi nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang dibuka Presiden Joko Widodo di Sentul Internasional Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Bupati Nadalsyah mengharapkan adanya sinkronisasi program dan kegiatan prioritas pemerintah daerah dengan program dan kegiatan prioritas pemerintah pusat sehingga pembangunan di daerah dapat terlaksana secara signifikan.
“Terkait dengan adanya kegiatan diharapkan juga harmonisasi hubungan antara pemerintah daerah dengan forkopimda berjalan dengan baik dan meminimalisir hambatan-hambatan yang ada dimasing masing daerah,” katanya.
Bupati H Nadalsyah foto bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, Wakil Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Kejari Barut Basrulnas, Kapolres AKBP Dostan Matheus Siregar disela-sela menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bogor, Rabu (6/11/2019).
Pada rakornas itu selain dihadiri Bupati Nadalsyah juga Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Inf Yusan Riawan, Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar, Kajari Barut Basrulnas, Kepala Bappedalitbang Muhlis dan Inspektur Elpi Epanop.
Rakornas diselenggarakan oleh Kemendagri dengan mengambil tempat di Sentul International Convention Center (SICC), dibuka secara langsung oleh Presiden Jokowi, Rabu (13/11).
Dalam sambutannya, Jokowi sempat memperingatkan aparat penegak hukum, termasuk kapolda, kapolres, kajati, hingga kajari untuk ikut mendukung masuknya investasi ke daerah.
Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tersebut bertujuan untuk sinkronisasi Program Prioritas Nasional sebagaimana dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi dalam sambutannya memberikan keterangan terkait dengan, pembangunan nasional 2020-2024 meliputi pembangunan SDM prioritas utama (karakter pekerja keras yang dinamis, SDM terampil.
Dalam acara sinkronisasi Program Prioritas Nasional tersebut akan dibagi dalam delapan sesi. Per sesinya akan diisi oleh narasumber dari Kementerian maupun Lembaga untuk memaparkan pokok pikirannya terkait Program Prioritas Nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.
Lapangan kerja baru akan memberikan nilai tambah perekonomian rakyat), regulasi disederhanakan (menerbitkan 2 Undang-Undang besar yaitu UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM).
Penyederhanaan birokrasi (investasi untuk lapangan kerja, prosedur panjang dipotong, birokrasi panjang dipangkas, eselonisasi disederhanakan dua level diganti jabat fungsional keahlian dan kompetensi, jamin tujuan program pembangunan dan transformasi ekonomi (tranformasi dari ketergantungan terhadap SDA menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern), kata Jokowi.
nadalsyah-hadiri-rakornas-pemerintah-pusat-dan-daerah rakyat), regulasi disederhanakan (menerbitkan 2 Undang-Undang besar yaitu UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM).
Penyederhanaan birokrasi (investasi untuk lapangan kerja, prosedur panjang dipotong, birokrasi panjang dipangkas, eselonisasi disederhanakan dua level diganti jabat fungsional keahlian dan kompetensi, jamin tujuan program pembangunan), dan transformasi ekonomi (tranformasi dari ketergantungan terhadap SDA menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern), kata Jokowi. (SS)






