Barito Utara.Gempurnews.com-
Pemasangan lengkung busur (Arch Bridge)Jembatan penyeberangan yang menghubungkan, Kelurahan Melayu menuju Kelurahan Jingah dan Jambu,Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara Kalteng telah selesai di bangun oleh Kontraktor.
Kepala PUPR Barito Utara Ir Iwan Rusdani melalui Kabid Bina Marga”H.Rody mengatakan,pemasangan lengkung busur (Arch Bridge)pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah-Jambu Kecamatan Teweh Baru,telah selesai di bangun oleh Kontraktor.
“Jembatan yang dibangun dari APBD Barito Utara ini,menggunakan jenis kontruksi utama bagian atas menggunakan pelengkung atau busur (Arch Bridge).Jembatan ini nantinya sebagai Aset Daerah,akan menjadi kebanggan bagi masyarakat Barito Utara,” kata H.Rody diruang kerjanya Kamis (2/1/20).
“Ia juga mengatakan Jembatan penyeberangan tersebut,di bangun sejak tahun 2015 (DAU) menggunakan dana APBD Barito Utara (multyyears). Untuk tahap pertama tahun anggaran 2015 dengan dana sebesar Rp7.468.250.000.
Kemudian melalui APBD tahun 2016,kembali dikucurkan dana sebesar Rp19.984.175.000,- dan pada tahun anggaran 2017 melalui APBD Barito Utara kembali dikucurkan dana sebesar Rp4.379.565.000,-.
“Jadi total anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut sebesar Rp 31.849.990.000,-.Dana tersebut untuk pengadaan dan pemancangan tiang pancang,penulangan dan pengecoran isi tiang pancang dan penulangan dan pengecoran pier Abudment,”jelas kabid Bina Marga.
“Dan katanya,tahap II tahun anggaran 2017 melalui ABDP Barito Utara, Pemkab Barito Utara dikucurkan kembali dana untuk lanjutan, pembangunan Jembatan tersebut sebesar Rp13.324.000.000 dan hibah fisik dari Provinsi Kalteng,sebesar Rp.29.900.000.000,-.
“Dana hibah sebesar Rp.29,9 milyar ini merupakan hadiah dari provinsi Kaltebg atas prestasi Kabupaten Barito Utara,meraih juara III pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalteng tahun 2016 lalu. Dimana pada saat itu, Gubernur Kalteng memberikan dana tersebut untuk pembangunan fisik jembatan,”katanya.
“Kemudian lanjut Kabid
Bina Marga,pada tahap III tahun anggaran 2018,dari ABPD Barito Utara kembali dikucurkan lagi,dana sebesar Rp7.345.000.000,-. Dana tersebut untuk pemasangan rangka jembatan utama (Arah Jingah sepanjang 50+60=110 meter).
Sementara pada tahap IV dari dana ABPD Barito Utara tahun anggaran 2019,lagi-lagi dikucurkan kembali dana sebesar Rp12.455.000.000,-.Dana ini,untuk pemasangan rangka Jembatan utama (Arah Muara Teweh sepanjang 50+60=110 meter) serta pengadaan dan pemasangan pagar jembatan.
“Pada tahap V tahun anggaran 2020 ini,juga dianggarkan melalui APBD Kabupaten Barito Utara sebesar Rp8.978.000.000,-. Dana ini digunakan untuk aspal,AC-WC,halte,pentu gerbang,taman dan pengadaan dan pemasangan pagar jembatan,”kata H.Rody.
“Untuk total dana keseluruhan (tahap I sampai V) sebesar Rp103.851.990.000,-.Dari APBD Kabupaten Barito Utara sebesar Rp73.951.990.000 atau 71,21%,sedangkan dana bantuan Provinsi Kalteng Rp.29.900.000.000 atau 28,79%,”ungkapnya. (SS).






