Pengelolaan DAK Rehabilitasi Ruang Kelas Disdik Pakpak Bharat Dinilai Tepat Sasaran

0
204

Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat telah melaksanakan pembangunan rehabilitasi kelas dengan anggaran Dana Alokasi Khusus APBN Tahun 2019.

Terdapat beberapa ruang kelas SD dan SMP negeri yang ada di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat sudah selesai di direhab ringan maupun rehab berat. Rehabilitasi ruang kelas tersebut telah menjadi prioritas, agar proses pembelajaran yang berlangsung dimasing masing sekolah dapat berjalan dengan baik.

“Anggaran DAK Tahun 2019 dengan besaran miliaran rupiah tersebut kami gunakan untuk fisik pendidikan. Kami senantiasa bekerja secara maksimal dan profesional dalam melaksanakan pembangunan rehabilitasi sekolah yang dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Mester Padang, S.Pd, MM melalui Kepala Seksi Sarpras, Januar Tumangger selaku PPTK Kegiatan DAK Tahun 2019.

Januar dengan tegas menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau pelaksanaan pembangunan rehabilitasi kelas dengan DAK APBN Tahun 2019 yang sebelumnya sudah dilaksanakan di masing-masing sekolah yang ada di seluruh Kabupaten Pakpak Bharat.

“Anggaran untuk pendidikan adalah salah satu anggaran yang paling banyak. Ini sesuai dengan perintah Undang-Undang. Pengawasan dari Dinas harus terus dilaksanakan agar penggunaannya harus benar-benar tepat sasaran dan menggunakan skala prioritas.” Katanya.

Menurutnya, rehabilitasi ringan dan berat menjadi prioritas utama, karena pentingnya percepatan perbaikan gedung atau ruang kelas yang sudah rusak akhir tahun lalu. Sebab, menyangkut pelayanan pendidikan dan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang ada diseluruh Kabupaten Pakpak Bharat.

Ia menyebutkan, Adapun penerima DAK dimaksud terdiri dari Sekolah Dasar ( SD) 25 sekolah dengan dana 4 miliar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 12 sekolah dengan total dana 8 miliar diantaranya untuk SMP Rehabilitasi dan Pembangunan ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, jamban, kantor guru, pengadaan komputer dan LAB IPA. Sedangkan untuk SD adalah pembangunan ruang kelas, ruang kantor dan pengadaan Pendidikan Jasmani dan Olah Raga (PJOK).

Sementara menurut pengakuan beberapa Kepala Sekolah penerima bantuan DAK mengatakan apresiasi dan terimakasihnya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat karena telah membantu sekolah mereka dalam mendapatkan bantuan rehab sekolah. Seperti yang diutarakan Kepala SD Negeri Aornakan misalnya, Helti Uli Sihaloho, pihaknya mengatakan sangat berterimakasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat. “Berkat bantuan Dinas Pendidikan lembaga sekolahnya mendapatkan bantuan rehab ruang kelas Tahun 2019.” ungkapnya

Dia mengharapkan dengan rehabilitasi ruang kelas ini para siswanya akan lebih nyaman dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar dan guru-guru akan merasa betah berada dalam kelas.

“Kita sangat bersyukur dan tidak lupa kami ucapkan terima kasih pada Dinas Pendidikan yang telah merehab ruang kelas SD Negeri Aornakan yang memang sangat di butuhkan, sehingga nantinya para siswa lebih nyaman dalam belajarnya,” Imbuhnya.

Senada dengan Helti, Kepala Sekolah SD Negeri Pea Serpo, Salma Bancin yang juga penerima Bantuan DAK Pekerjaan Pembangunan Jamban juga menyampaikan hal yang sama bahwa bantuan dinas pendidikan sangat membantu untuk pelaksanaan proses belajar mengajar. (RK)