Barito Utara, Gempurnews.com- Pembangunan gedung wing B Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, yang direncanakan dana bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp.50 milyar, baru terealisasi sebesar Rp.25 Milyar dengan realisasi pekerjaan secara kontrak telah selesai 100%persen.
Kepala Dinas PUPR Batara Ir.Iwan Rusdani,MP mengatakan, dari dana bantuan Pemerintah Provinsi Kalteng yang dijanjikan sebesar Rp.50 miliar untuk penyelesaian gedung wing B,yang sudah diterima Pemkab Barito Utara sebesar Rp. 25 miliar, Untuk tahun anggaran 2019 dapat diselesaikan pekerjaan struktur lantai 1 sampai dengan lantai 4 serta dapat difungsionalkan lantai 1 dan lantai 2.
Dikatakannya, dari lantai 1 dan lantai 2 dipergunakan untuk kegiatan poliklinik, laboratorium dan perkantoran.
Proyek Yang dikerjakan oleh kontraktor PT.Jaya Konstruksi pusat Jakarta dengan nilai sebesar Rp. 23.922.350.000 dan berakhir kontrak pada 31 Desember 2019.
“Pelaksanaan kontrak pekerjaan gedung wing B ini, telah diselesaikan secara 100 persen dan sudah diserah terimakan kepada pihak RSUD Muara Teweh untuk dipergunakan,”jelas Iwan Rusdani yang didampingi salah satu staf teknis bidang Cipta Karya di ruang kerjanya,Kamis (16/4/20).
Ia juga mengungkapkan, untuk progres pembangunan wing, yang belum selesai atau dituntaskan, karena masih ada kekurangan dana sebesar Rp.25 milyar dari Pemprov Kalteng yang tertunda karena terjadi wabah Covid-19 di Kalteng, . Sementara para petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, saat ini masih belum bisa kerja secara maksimal sehingga dana Rp.25 milyar itu, masih belum dapat dikucurkan, padahal pihaknya telah meminta perencanaan ulang, bangunan yang belum terselesaikan tersebut dan sudah di serahkan.
Sedangkan pekerjaan yang belum dikerjakan adalah melanjutkan struktur lantai 5, atap dak, dengan memfungsionalkan lantai 3, 4 dan 5 serta meliputi pekerjaan arsitektur dan mekanikal elektrikal.
Kegiatan pada lantai 3 meliputi pekerjaan ruang rawat inap(IRNA),ruang komite medik, ruang perkantoran serta ruang gudang obat dan pekerjaan lantai 4 dan 5 adalah meliputi, ruang rawat inap (IRNA)dari kelas 3 sampai ruang kelas 1.
Kemudian saat ini pekerjaan sedang fokus, pada pembangunan gedung wing C beserta fasilitas pendukung lainnya seperti mushola, kamar mayat, IPRS, laundry, isolasi dan penataan halaman parkir.
Dengan menggunakan dana multi Years sebesar Rp.100 milyar dari APBD Kabupaten Barito Utara, dengan nilai kontrak sebesar Rp. 96.354.790.000 dengan masa pelaksanaaan selama 100 hari kalender, terhitung sejak 30 Oktober 2019 dan berakhir pada 18 Februari 2022 dengan realisasi kemajuan pekerjaan sampai saat ini telah mencapai 40 persen lebih. (SS).






