Pelatihan Transpormasi Digital dan Vokasional Berbahan Dasar Rotan, Diikuti 60 Peserta

389 0

BARITO UTARA- Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil (UKM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) difasiltasi melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakertranskop UKM) Barito Utara, menggelar kegiatan pelatihan transformasi digital menuju koperasi modern bagi pengurus koperasi dan pelatihan vokasional kerajinan berbahan dasar rotan, bagi pelaku usaha mikro dan kecil di Kabupaten Barito Utara tahun 2022, bertempat di Aula MTsN Muara Teweh, Rabu (9/11/2022).

Pergelaran kegiatan pelatihan tersebut, dihadiri Asisten II Setda Barito Utara Dr. Ir. H.Rahmat Muratni, Kadis Nakertranskop dan UKM Barito Utara M. Mastur, SE, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kalteng yang diwakili oleh Kepala UPT Balai Pelatihan Koperasi UKM Kalteng, Ismaniah, SE unsur FKPD, kepala Perangkat Daerah, Camat Teweh Tengah, Jati Prayogo, Pimpinan Perbankandan dan peserta pelatihan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kopersai dan Uasaha Kecil Menengah(Disnakertrankop UKM) Barito Utara, M.Mastur, SE menyampaikan saat ini kita sedang dihadapkan dengan dampak pasca Covid-19 dan inflasi. Terkait hal tersebut perlu dilakukan upaya dalam rangka penanggulangan dampak pasca Covid-19 dan inflasi daerah, diantaranya adalah melalui upaya peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat.

Dikatakan Mastur, adapun yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, yakni UU nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian, UU nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan menengah, Permen Koperasi dan UKM RI nomor 2 tahun 2022 tentang Jukjis penggunaan dana khusus nonfisik kapasitas Koperasi usaha dan kecil.

Kegiatan bertujuan, sebagai pelatihan transpormasi digital menuju Koperasi modern  bagi pengurus Koperasi Barito Utara tahun 2022. Peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 60 orang, “sambungnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Koperàsi UKM Provinsi Kalteng, dalam sambutannya dibacakan melalui Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Kalteng, Ismaniah,SE menyampaikan bahwa dilihat dari peran strategisnya, keberadaan Koperasi dan usaha mikro kecil perlu diperhatikan agar dapat menjadi wadah berusaha yang baik, dan mampu bersaing dengan perkembangan jaman yang pesat serta dapat meningkatkan kualitas masyarakat menjadi lebih baik, sehingga memberikan dampak positif pada perekonomian Nasional.

Kami merasa sangat bersyukur dan berterimakasih atas sambutan baik, dan jalinan kerjasama antara Pemprov Kalteng dan Pemkab Barito Utara dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini, mengingat situasi yang masih dalam masa Pandemi Covid-19,  sekarang merupakan tantangan yang serius bagi perekonomian  nasional khususnya bagi anggota Koperasi dan para pelaku usaha mikro dan kecil, untuk bertahan dan bangkit dari situasi sulit akibat Pandemi ini, “kata Ismaniah.

Dengan adanya pelatihan-pelatihan bagi Kopèrasi dan UKM dapat memperkuat produktivitas dan daya saing Koperasi dan UKM, sehingga dampak dari Pandemi ini dapat kita atasi bersama. Sebagai bagian dari upaya kita untuk turut serta mendukung dan mensukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), “harapnya.

Asisten II Sekda Barito Utara, Dr.Ir.M.Rakhmad Muratni, saat menyampaikan sambutan Bupati, bahwa pelatihan transpormasi digital menuju Koperasi Modern ini, bertujuan agar para peserta dapat mengerti dan mampu menerapkan teknologi digital dalam pengelolaan Koperasi, karena digitalisasi pilihannya hanya ada dua, terlibat atau terlibas.

Menurutnya urgensi dan signifikan digitalisasi Koperasi sejalan dengan tantangan di era revolusi industri 4.0 yang menuntut seluruh kegiatan ekonomi bergeser dari metode konvensional menjadi lebih modern.

Digitalisasi merupakan sebuah tuntutan agar Koperasi terus berkembang, untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota, dan bagi peserta pelatihan Vokasional kerajinan berbahan dasar rotan sesuai dengan namanya Vokasional. Saudara akan mempelajari teori dan praktek secara propesional yang berorientasi pada peningkatan keterampilan saudara, dalam mengolah kerajinan berbahan daaar rotan, “kata Asisten II.

Kiranya narasumber atau pengajar berkenaan, menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dimengertikan dan dipahami oleh para peserta, sehingga ilmu dan pengetahuan yang diterima dapat diaplikasi dengan baik.

Kepada peserta pelatihan, saudara dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh aktif bertanya dan berdiskusi dengan pengajar yang ada, sehingga setelah mengikuti pelatihan ini seluruh peserta memiliki kompetensi pengetahuan untuk keterampilan serta dapat menerapkannya, ” harap Asisten II.  (SS)

Related Post