JEMBATAN DESA BETEK KECAMATAN MOJOAGUNG SUDAH TIDAK LAYAK

1639 0

Jombang, gempurnews.com – Jembatan penghubung desa yang berada di Desa Betek Kecamatan Mojoagung kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan dengan panjang 21 m dan lebar 3 m ini terletak di sisi sebelah Utara Desa Betek merupakan jembatan penghubung desa desa di sisi sebelah Utara yaitu desa Karobelah, Murukan dan Seketi.

Menurut pantauan awak media Rabu, 9 November 2022 ada kegiatan pembersihan sampah dan barongan pohon bambu yang terseret banjir dan tersangkut di pilar penyangga jembatan yang berjumlah tiga pilar dengan dibantu 1 alat berat excavator dari Dinas PUPR Jombang. Awak media juga memantau tangkis penyangga sisi sebelah Utara dan Selatan yang sudah banyak terkikis dan longsor karena Banjir.

Gempurnews mencoba mewawancarai Adi salah satu pekerja dari Dinas PUPR bagian alat berat untuk pembersihan sungai, tentang kondisi jembatan saat ini, di jelaskan mengenai kondisi jembatan sudah tidak layak karena pilar penyangganya lebih dari dua yang mengakibatkan sampah tersangkut dan mengumpul di pilarnya.

” Jembatan sudah tidak layak karena pilar penyangga jembatan seharusnya bisa satu atau dua ini lebih ya sampahnya tersangkut di tiang jembatan ” jelas Adi.

Melihat tangkis sisi sebelah Utara dan Selatan yang sudah tergerus air, di jelaskan juga kalau keadaan jembatan sudah siaga dan rawan karena tiang penyangga sudah menggantung. ” Kondisi Siaga dan rawan ya itu mas tiang jembatannya sudah menggantung” kata Adi.

Gempurnews mencoba menghubungi Kepala Desa Betek via wa mengenai jembatan Betek, jembatan penghubung sebelah Utara yang semalam diterpa banjir tapi sampai berita ini turun belum memberikan konfirmasi. ( Adi Facdiar)

Related Post