LUMAJANG — Warga Kabupaten Lumajang yang dikonfirmasi positif COVID-19 bertambah 4 orang, sehingga menjadi 31 pasien. Melonjak tajam dari data sebelumnya berjumlah 27 orang.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Wibowo, saat Konferensi Pers di ruang Lobby Kantor Bupati, Selasa (12/05/2020) malam,.
dr Bayu mengungkapkan, tambahan empat warga yang dikonfirmasi positif COVID-19 tersebut, berasal dari Kecamatan Gucialit 1 orang, Tekung 2 orang, dan Kec. Jatiroto 1 orang. Kondisi kesehatan mereka dalam keadaan baik.
“Kondisi pasien dalam keadaan baik dan melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing,” ujar dr Bayu Wibowo.
Pasien baru yang dikonfirmasi positif COVID-19 tersebut, kebanyakan berprofesi sebagai tenaga pelayanan kesehatan di sejumlah tempat di Kabupaten Lumajang.
Data warga Lumajang berstatus ODP bertambah 2 orang sehingga berjumlah 344 orang, sedang orang berstatus PDP bertambah 2 orang menjadi 73 orang.
Pada kesempatan itu, ia mengingatkan warga masyarakat, agar tetap mematuhi himbauan pemerintah maupun Gugus Tugas sesuai dengan protokol kesehatan, seperti, menggunakan masker secara benar setiap keluar rumah, tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting, cuci tangan sesering mungkin pakai sabun dengan air mengalir, dan tetap jaga jarak (phsycal distanching).
Menurutnya, kendati angka pasien COVID-19 di Kabupaten Lumajang cenderung bertambah, namun belum ada rencana mengajukan status PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ke Pusat.
Kadinkes yang juga selaku Sekretaris Gugus Tugas Penangan COVID-19 Kab. Lumajang tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Gugus Tuga tingkat kecamatan maupun desa yang begitu peduli dalam menangani dan menanggulangi menyebarnya COVID-19 di wilayahnya.
dr Bayu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada anggota Gugus Tugas kecamatan dan desa atas kepeduliannya selama ini.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama RSUD dr Haryoto Kabupaten Lumajang, dr. Halimi, membenarkan adanya bantuan peralatan DCM dari pusat untuk mendukung penanganan pasien COVID-19. (**/rer)


