
SIDOARJO –Dengan dasar laporan yang masuk di Polsek Jabon ada 2 korban tenggelam disungai brantas satu warga mojokerto satu lagi warga prambon Dwi mohamat ainun Huri(20) warga Ds Gisik RT 05 RW 03. Desa Wiro Biting Kecamatan Prambon. Kamis 21/5/2020.
Dari dasar laporan kemarin hari jum’at 22/5/2020. 16,30 Wib Bripka Dodik anggota Polsek Jabon beserta Basarnas melanjutkan pencarian sempat terlihat jasat dibawa jembatan rel kereta api wilayah Desa dukuh sari, akan tetapi kehilangan jejak karena arus sungai cukup deras.
Kapolsek Jabon AKP Sumono.SH, beserta anggotanya dan basarnas melanjutkan pencarian korban sabtu, 23/5/2920 pagi 08.30 Wib. Belum juga nembuahkan hasil Pukul 12.15 dilanjutkan oleh tim basarnas menyisir kearah muara.
“Mudah-mudahan segera diketemukan dan dimakamkan kasihan jenasahnya kalau lama lama.” Kata AKP. Sumono.SH
Rofik Koordinator basarnas Surabaya menginfokan ke AKP. Sumono.SH beserta anggotanya bahwa keluarganya mau adakan ritual di lokasi pencarian desa Telocor kecamatan Jabon. Lewat telp seluler agar jenasah korban segera diketemukan.
Setelah beberapa jam ada Dua pemuda Aan dan Novan asal ngawi gendingan yang kost di Desa Gelam Candi, yang biasa mancing ikan disungai brantas porong Desa Midi.
Tadinya akan memancing disungai brantas Porong sebelum memancing mau menyusuri sungai mencari tempat untuk memancing Aan dan Novan tiba tiba melihat ada mayat, disangkanya boneka terus diamati ternyata benar kalau itu mayat, merasa ketakutan dan memotret langsung melaporkan ke Mapolsek Jabon pukul 14.30 Wib.
Bripka Dodik dan anggota Polsek Jabon berkoordinasi dengan Dinkes Puskesmas Jabon untuk segera mengevakuasi mayat terebut.
Kapolsek AKP. Sumono.SH menghimbau bagi Keluarga yang melapor agar mendatang Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk mengenali mayat tersebut, apakah mayat ini keluarganya yang tenggelam pada hari kamis, 21/5/2020.” Himbau AKP. Sumono.SH. (Yuli).


