Pembagian Bantuan Tidak Adil, Warga Geruduk Kantor Kecamatan Kotaanyar

1317 0

PROBOLINGGO –Dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Probolinggo berbagai upaya ditempuh oleh Pemerintah Daerah mulai dari physical distancing sampai dengan pembatasan jalan akses desa, hal itu untuk mencegah penyebaran covid 19 kian terus bertambah.

Sementara dampak pandemi tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat kalangan bawah secara luas, tak terkecuali Desa Talkandang Kecamatan Kotaanyar, berujung demo masal warga pada Pemerintah Kecamatan untuk menuntut keadilan pada Kamis 04/06/2020, hal tersebut dipicu oleh Pemerintah Desa Talkandang yang terkesan tebang pilih dalam memberikan bantuan.

Warga merasa kesal dan menuding pemerintah desa terkesan tebang pilih dalam memberikan bantuan.
Kalau berbicara dampak covid 19 semua masyarakat itu terdampak mas, namun kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Desa Talkandang melalui physical distancing juga harus berimbang dengan bantuan sosial yang harus kami dapat, kami disuruh diam dirumah, ya kami diam dirumah dan tidak bekerja, kami dimintai persyaratan mengumpulkan copy KTP dan KK, kami mengumpulkan, sementara bantuan dipilih kasih, yang itu dapat yang ini gak dapat, yang kaya dapat dan yang miskin banyak yang gak dapat, ada yang hanya dapat beras 5 kg dan 1 kg daging ayam itupun juga ditebang pilih, padahal kami belum pernah dapat bantuan apapun selama ini dari pemerintah,ujar warga talkandang yang tidak mau di sebut namanya,

“Katanya Pemerintah mau jor joran anggaran sebagaimana yang disampaikan Bupati Probolinggo, mana jor jorannya, kok hanya wacana saja,
saya berbicara dengan fakta mas”. ujar masyarakat yang enggan disebut namanya pada awak media.

Bakri selaku Tokoh masyarakat Desa Talkandang, berharap agar pemerintah Desa Talkandang bersikap bijak dan tidak tebang pilih agar tidak terjadi kesenjangan yang dapat berpengaruh terhadap kondusifitas Desa Talkandang.

Camat Kota Anyar, Teguh Prihantoro, menyampaikan bahwa permasalahan yang disampaikan oleh warga Talkandang tersebut , akan di musyawarahkan kepada kepala desa yang bersangkutan.

Kepala desa Talkandang, Marsujan, sampai berita ini ditayangkan belum berhasil ditemui untuk dimintai klarifikasi, baik di kantor desa maupun saat demo sedang berlangsung dihubungi melalui telephone cellulernya juga tidak aktif.(wulan)

Related Post