Refleksi Kemerdekaan Ditengah Globalisasi

0
51

(Oleh : Aris Setyabudi)

Perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan ini, telah mengorbankan jiwa raga dan harta yang tak ternilai harganya, para pejuang kita terdahulu dengan teknis strategis yang tradisional, tetapi mampu memporak porandakan musuh yang begitu kokoh dan angkuh dengan berbagai peralatan perang yang canggih.

Pada sampai saatnya, dengan kepiawaian bangsa kita, serta jiwa patriotisme yang mengakar dalam jiwa, akhirnya tepatnya tanggal 17 agustus 1946, dikumandangkan Teks Proklamasi oleh Ir.Soekarno dan Mohamad Hatta di jalan pegangsaan timur 58 Jakarta.

Sejak saat itu bumi pertiwi yang selama tiga setengah abad lamanya dihinjak hinjak oleh penjajah, kembali kepangkuan kita bangsa Indonesia dengan pengakuan dunia.

Selepas dari belenggu penjajah, perjalanan perjuangan bangsa ini tidaklah terhenti, justru saat inilah perjuangan yang lebih kompleks lagi yang harus kita jalani, kita berupaya mengisi kemerdekaan yang telah kita rebut, kita usahakan semaksimal mungkin, agar kita tidak kalah dengan negara negara lain di dunia ini.

Perubahan berbagai segi, terus berjalan seiring dengan waktu yang terus mengikutinya, berbagai perubahan pondamental diupayakan, Infrastruktur, Saint, Teknologi, dan ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat yang tentunya juga mempengaruhi sendi sendi kehidupan di masyarakat luas.

Munculnya berbagai gelombang pergolakan dalam negeri masih menghiasi perjuangan bangsa ini, akan tetapi juga bermunculan ide cemerlang dari pemikir bangsa ini, paradigma ini tentu kita tidak bisa menolaknya, karena mengikuti perubahan yang ada dan berbagai pemikiran serta argumentasi cerdas dari anak bangsa ini, bahkan terkadang adu kekerasan, akan tetapi apa yang dilakukan semata mata untuk kemajuan bangsa ini dan bisa bersaing disegala bidang dengan bangsa lain.

Akan tetapi hal semacam itu bukanlah sebuah konflik, akan tetapi merupakan khasanah tang menghiasi perjalanan demokrasi bangsa ini sesaat merdeka.

Perjalanan bangsa kita dalam mengisi kemerdekaan tidaklah mulus, akan tetapi dengan semangat yang sama dan jiwa penuh pengabdian semua bisa dijalani dengan baik.

Untuk saat ini, arus informasi begitu cepat sangat mudah didapatkan bagi semua anak bangsa, akan tetapi kita juga mempunyai kwajiban untuk memilah dan memilih sebuah informasi untuk kita konsumsi dalam kehidupan sehari hari.

Ada berbagai kemudahan untuk bisa mengadopsi berbagai hal baru dengan penuh bijak sehingga kita mendapatkan manfaat dari perubahan ini, akan tetapi tentu kita juga harus menyesuaikan dengan budaya dan adat yang kita miliki.

Pergeseran gaya hidup serta perubahan karakter sebagian dari kita, juga akibat dari kuatnya pengaruh kebebasan berekspresi dengan mudahnya masuknya informasi dan teknologi canggih yang selalu hadir dihadapan kita setiap saat kita kehendaki.

BAGAIMANAKAH SIKAP KITA…?

Sebagai bangsa yang besar dan hidup di alam merdeka, terutama sebagai kawula muda, kita memiliki kesempatan yang cukup baik dalam berkontribusi mengisi kemerdekaan ini sesuai kemampuan dan kapasitas kita masing masing.

Kemerdekaan pada dasarnya merupakan sebuah kebebasan, Yah, bebas dari belenggu yang mencengkram kita dalam melangkah sesuai kemauan, kemampuan kita dalam menghiasi kehidupan kita sehari hari.

Dengan kata lain yang kita maknai secara konkrit, Kemerdekaan itu” Memberikan Hak Kepada Yang Berhak” , tentu dengan berbagai sudut pandang tanpa membedakan suku, agama, RAS, antar golongan.

Dan dalam realisasinya tentu mengacu pada tiap regulasi yang jelas yang mengaturnya, sehingga kebebasan itu terkontrol dan tidak sampai melanggar hak orang lain, dan tidak bersifat absolut.

Kemerdekaan, bukan berarti kita bebas melakukan apa saja yang kita mau, akan tetapi kita mempunyai hak untuk mengekspresikan diri dalam kehidupan sehari hari tanpa melanggar hukum, norma dan juga tetap menghormati hak hak pihak lain.

Bangsa kita memiliki budaya yang sangat kuat dan terpatri dalam jiwa seluruh anak bangsa, budaya adiluhung bangsa ini sudah teruji mampu menyatukan kekuatan yang sangat dahsyat, yang dapat membuat lawan kita masa penjajahan sangat ditakuti, dan hal itu juga masih melekat pada diri jiwa yang hidup di bumi pertiwi ini, yakni budaya “GOTONG ROYONG”.

ERA MERDEKA DAN KOMPLEKSITAS SERTA PARADIGMA DI MASYARAKAT

Bagi bangsa kita yang sekarang sudah menikmati kemerdekaan ini selama 75 tahun, tentunya masih harus belajar dan bekerja keras untuk mengisi serta memaknai arti dari kemerdekaan itu sendiri.

Kebebasan yang kita miliki merupakan modal dalam kita berekspresi, berprofesi dan menentukan arah kita dalam memilih arah hidup dan penghidupan kita, tentu kita juga harus tetap mematuhi aturan dan budaya yang ada pada masyarakat serta yang paling utama tidak melenceng dari cita cita kemerdekaan itu sendiri.

Sebagai generasi penerus, kita sudah memiliki modal yang sangat kuat dan tidak bisa diganggu gugat lagi, yakni “KEMERDEKAAN”, banyak sekali peluang kita untuk berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan ini, jika dahulu para pejuang dengan beraninya melawan penjajah dengan senjata apa adanya, sedangkan kita saat ini berjuang sesuai kemampuan dan bakat yang kita miliki, dengan mengembangkan potensi baik potensi alam, teknologi, serta informasi yang berkembang dengan mengambil sisi positipnya.

Berbagai kemampuan yang ada pada generasi muda, sudah banyak yang diakui oleh dunia, baik itu hasil karya yang berupa ketrampilan, maupun pengembangan ilmu pengetahuan berkembang pesat bahkan hasilnya sudah banyak yang diadopsi pihak asing.

Tentu ini merupakan kebanggan kita, dengan hasil kreasi kaum milenial ini, dapat mengangkat nama bangsa dan negara ini, sehingga bangsa kita tidak di remehkan oleh pihak asing.

Dengan berbagai prestasi yang kita miliki tentunya merupakan bukti bahwa bangsa ini memiliki kemampuan untuk bersaing dimata dunia, baik teknologi maupun ilmu pengetahuan serta bidang – bidang lainnya.

Berkontribusi dalam mengisi kemerdekaan ini, kita tidak harus berprestasi sampai level nasioanal maupun internasioanl, akan tetapi dengan mengembangkan potensi diri dan lingkungan, itu merupakan sumbangsih nyata generasi muda dalam mengisi kemerdekaan ini, potensi alam, tenaga kerja yang masih luas bisa juga untuk di optimalkan sehingga kedepannya juga banyak mendatangkan manfaat bagi sesamanya.

Beberapa organisasi kepemudaan yang sudah ada, sangat banyak memberikan manfaat kepada generasi muda, dalam mencari jatidiri serta menggapai asa yang masih terbentang luas dihadapannya.

Akan tetapi juga tidak semudah membalik telapak tangan untuk mencapainya, harus melalui perjuangan yang gigih dan tak pernah menyerah, merupakan kekuatan tersendiri dalam melangkah.

Dengan usia muda yang masih sangat dipenuhi oleh ambisi, ego, hero yang sangat kuat, merupakan modal utama dalam mengarungi perjalanan dalam menapak masa depan.

Sudah banyak sekali kaum muda yang berhasil mengangkat nama besar bangsa ini, dengan berbagai prestasi dan kemampuannya dari berbagai aspek dan bidangnya.

Munculnya sebutan pahlawan, bukan hanya yang berlaga di medan perang melawan penjajah, akan tetapi bagi mereka yang banyak memberi manfaat bagi sesamanya juga merupakan pahlawan bagi kaumnya.

Di era digital, akhir akhir ini sering bermunculan perdebatan masiv dalam membahas sebuah masalah, baik masalah sepele sampai yang berat, bahkan masalah bangsa ini.

Yang tentu akan bermunculan berbagai argumen dan tafsir yang terkadang sulit untuk diterima nalar , akan tetapi itulah kebebasan yang berkembang di alam demokrasi kita, semua elemen masyarakat bebas menyampaikan pendapat masing masing yang belum tentu teruji kebenarannya.

Akan tetapi biarkan pak min, asyik minum kopi dengan obrolan ringannya, sambil menikmati dinginnya udara malam di pos ronda, Si Irwan,yang masih duduk di kelas empat sibuk dengan ponselnya, karena ada tugas pelajaran dari gurunya secara daring, Maman yang sibuk rapat dengan teman temannya merancang liburan ke puncak, dan masih banyak kegiatan warga lainnya.

Semua itu merupakan berkah kebebasan dari kemerdekaan yang kita miliki saat ini, tentunya sebagai anak bangsa kita memiliki tanggungjawab terhadap negeri tercinta ini, dengan memberikan kontribusi positip, mengembangkan potensi diri sehingga dapat mengisi kemerdekaan dengan yang positip pula.

Di alam kemerdekaan, kita tentu berpeluang untuk mengembangkan apa yang kita miliki, baik secara pribadi maupun organisasi, dengan berbagai potensi yang ada, untuk arah tujuan yang jelas dan tentunya tetap menjaga marwah, dan makna yang sebenarnya dari kemerdekaan itu sendiri.