Puskesmas Jambesari, Lakukan Konsolidasi ODF Di Desa Sumber Jeruk BONDOWOSO Bertempat di pendopo

0
25

 

BONDOWOSO Bertempat di pendopo kantor desa Sumber Jeruk Kecamatan Jambesari Darus Sholah digelar sosialisasi ODF ( open defecation free), yang di hadiri dari dinas kesehatan, kepala desa dan seluruh prangkat, serta babinsa, babinkantipmas dan kader setempat.

Open Defecation Free (ODF), atau Stop Buang Air Besar Sembarangan adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.

Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Verifikasi ODF adalah proses memastikan status ODF suatu komunitas masyarakat yang menyatakan bahwa secara kolektif mereka telah bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

Desa Sumber Jeruk merupakan salah satu yang diveririfikasi Odf, yang mentargetkan 60 persen dari total keseluruhan KK di Desa tersebut .

Proses verifikasi dilaksanakan dengan bantuan dari kader desa, Satu komunitas/masyarakat dikatakan telah ODF ada beberapa kriteria diantaranya, semua masyarakat telah BAB hanya di jamban dan membuang tinja/kotoran bayi hanya ke jamban, dalam hal penggunaan pampers agar kotoran dibuang ke jamban terlebih dahulu sebelum pampers dibuang ke tempat sampah.

Kemudian tidak ada bau tidak sedap akibat pembuangan tinja/kotoran manusia, ada peningkatan kualitas jamban yang ada supaya semua menuju jamban sehat, ada mekanisme monitoring peningkatan kualitas jamban.

Serta ada penerapan sanksi, peraturan atau upaya lain oleh masyarakat untuk mencegah kejadian BAB di sembarang tempat, ada mekanisme monitoring umum yang dibuat masyarakat untuk mencapai 100 persen KK mempunyai jamban sehat, dan tidak terlihat tinja manusia di lingkungan sekitar.

Akan tetapi beberapa masalah muncul dan hal itu menjadi kendala, yakni, kesadaran masyarakat dalam membuang air besar di sungai, karena lebih leluasa, sumber mata air yang di ambil dari sungai sangat sulit, di musim kemarau air sungai di pergunakan untuk mengairi sawah.

Waid, kepala desa Sumberjeruk mengharapkan kepada pemerintah dalam hal ini dinas terkait, untuk membantu mengusahakan kelancaran air yang masuk ke tandon, karena hal ini menjadi hal yang utama dalam mendidik masyarakat hidup bersih dan sehat.

Ditegaskan pula, merubah kebiasaan masyarakat itu harus dibarengi dengan fasilitas yang memadai, dengan demikian masyarakat akan lebih mudah menerima program tersebut.

” Kami mengharap kepada dinas terkait untuk membantu kelancaran air yang mengalir ke tandon, air jamban bisa lancar ” papar Waid.

Dalam acara konsulidasi ODF tersebut berjalan dengan lancar, aman dan tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan covid 19.( ARI / DAR)