Marketplace Bantu Pelaku UMKM di Yosowilangun Lor

0
26

YOSOWILANGUN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Politeknik Negeri Jember berhasil membuat marketplace desa untuk membantu pelaku UMKM di Yosowilangun Lor. Marketplace Desa tersebut dilaunching bersamaan dengan launching Automatic Handwash Machine hasil karya mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang di Balai Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, Kamis (17/09/2020).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Yoga Pratomo menyampaikan bahwa era revolusi industri 4.0 menuntut masyarakat lebih kreatif dan inovatif. Menurutnya digitalisasi produk UMKM melalui marketplace dan pembuatan automatic handwash machine menjadi inovasi yang patut dikembangkan.

“Ini terobosan bagus, harus dilanjutkan tinggalannya adik-adik ini karena era digital 4.0 lambat laun orang akan tergantung pada gadget,” ujarnya.

Kadis Kominfo tersebut menilai marketplace buatan para mahasiswa tersebut turut membantu para pelaku UMKM yang saat ini sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Selain itu, ia berharap agar Pemerintah Desa Yosowilangun Lor dan masyarakat melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dapat memanfaatkan website desa yang disediakan Dinas Kominfo untuk lebih mengenalkan potensi yang dimiliki oleh Desa Yosowilangun Lor.

“Silahkan bapak ibu isi apapun kegiatan desa dan potensi desa di website yang kita sediakan untuk desa, manfaatkan media yang dimiliki termasuk marketplace dan automatic handwash machine apalagi Yosowilangun Lor ini desa robot yang perlu dikenalkan kepada masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Camat Yosowilangun, Indriono Krishna Murti berharap agar warga Desa Yosowilangun Lor mampu mengembangkan hasil KKN. “Saya harapkan warga desa Yosowilangun Lor dapat mengembangkan apa yang telah dibuat oleh adik-adik KKN, ini sangat bisa berarti kalau kita bisa mengembangkan baik itu marketplacenya maupun alat cuci tangan otomatis sehingga bisa lebih memiliki nilai jual,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa, Saiful Imam mengapresiasi hasil KKN Mahasiswa Politeknik Negeri Jember dan Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang. Ia berharap hasil KKN dapat diaplikasikan dan dimanfaatkan oleh warga Desa Yosowilangun Lor.

Ia memaparkan bahwa saat ini UMKM yang turut memanfaatkan marketplace hasil KKN sekitar 30 pelaku UMKM. “Semoga karya yang telah dibuat mendapat dukungan semua pihak agar lebih efektif dan dimanfaatkan banyak orang demi kesejahteraan masyarakat,” harap Kades. (har)