PROBOLINGGO– Bertempat di pondok pesantren Al-Barokah Tunggek Creme, (7/11/2020), pengurus majelis pengurus cabang Nahdlatul Ulama(MWC NU) Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, sukses menggelar konferensi MWC NU putaran ketiga, setelah minggu sebelumnya menggelar konferensi MWC NU di Kecamatan Tangas dan Kuripan.

Memilih Pesantren sebagai tempat pelaksanaan, karena pesantren tersebut besar, ungkap Muh.Hasan sebagai bendabara
PCNU periode sebelumnya, sekaligus selaku tuan rumah kegiatan, saat di hubungi oleh media Gempurnews.com diruang kerjanya.
Disamapaikan, kurang lebih 150 kader Wonomerto, menghadiri acara tersebut.
Menurut Ketua pelaksana, Ahmad sholihin, dengan acara 5 tahunan tersebut di gelar selain untuk melaksanakan reorganisasi juga bertujuan untuk merancang program kerja pasca terpilihnya pengurus MWC NU Wonomerto yang baru.
Ketua Tanfidziyah PCNU, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa PCNU Probolinggo hari ini berfokus kepada program kemandirian jasmiyah, perlu konsolidasi membuat program yang berbasis umat dan khidmat pada NU, tandasnya.
Dalam konferensi MWC NU Wonomerto Tahun 2020 ini, pemilihan ketua tanfitziyah dan rois suriyah berjalan lancar dan secara Aklamasi terpilih Kyai A.Jufri sebagai ketua Tanfitziyah dan KH.Abdullah terpilih sebagai Rois ketua MWC NU Wonomerto masa khidmah 2020 – 2025.
Pimpinan sidang yg dipandu oleh Sekretaris PC NU.KH.Saiful Arif di dampingi oleh Ansori juga dan di hadiri oleh ketua PC NU KH.Abdul Hamid, wakil ketua A.Mujib, wakil sekretaris PC NU M.Teguh Mahameru Zaenal Hasan Azdkiyah, Kh.Noerchotim Bahar, Kh.Umar Tajuddin, Kh.Muchlis, Kh.Taufik Hidayatulloh serta tokoh Agama lainnya.
kegiatan ini juga mendapatkan support dari Kepala Desa Tunggek Cerme Nantu Hermanto, kepala KUA, Forkompimka Kecamatan Wonomerto.
Dalam pelaksanan konferensi, panitia tetap menerapkan protokol kesehatan (Bamb).


