Gunung Semeru Kembali Normal Setelah Guyurkan Abu Vulkanik

0
10

LUMAJANG – Kondisi Gunung Semeru kini sudah dinyatakan aman. Berdasarkan pengamatan Pos Pantau di Gunung Sawur, Gunung Semeru kembali normal dengan status level II (Waspada)

“Kondisi terkini Semeru oleh pos pantau dinyatakan aman, masih ada erupsi tapi tidak mengkhawatirkan, ini merupakan erupsi rutin,” ujar Bupati Lumajang, Thoeiqul Haq saat dimintai keterangan di Pendopo Arya Wiraraja.

Diberitakan sebelumnya, lima kecamatan diguyur abu vullkanik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lumajang dalam akun media sosialnya https://www.facebook.com/pusdalopsbpbdlumajang.lumajang mengunggah lima kecamatan yang diguyur hujan abu vulkanik, yakni Kecamatan Candipuro, Pasrujambe, Senduro, Gucialit, dan Pasirian.

“Hujan abu vulkanik Gunung Semeru mengguyur satu dusun di satu desa di Kecamatan Candipuro, yakni Dusun Kajar Kuning, Desa Sumbermujur,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, Sabtu (16/1/2021).

Kemudian di Kecamatan Pasrujambe, hujan abu vulkanik di Dusun Munggir, Dusun Sumberingin, Dusun Tulusrejo dan Dusun Tawon Songo, Desa Pasrujambe, Desa Kertosari, Desa Jambearum, Desa Jambe Kumbu, Desa Sukorejo.

Sedangkan di Kecamatan Senduro ada beberapa desa yang diguyur abu vulkanik yakni Desa Senduro, Desa Burno, Desa Kandangtepus, Desa Wonocempokoayu, Desa Ranupane, Desa Pandansari, Desa Kandangan, dan Desa Bedayu.

Selanjutnya, dua desa di Kecamatan Gucialit yakni Desa Sombo, Desa Gucialit, di Kecamatan Pasirian juga ada dua desa yang terdampak hujan abu vulkanik Semeru yakni Desa Pasirian dan Desa Nguter.

“Kami juga membagikan masker di wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Semeru,” katanya.

Ia menjelaskan untuk peningkatan material di wilayah DAS Curah Koboan sampai DAS Leprak Kamar Kajang masih belum terpantau, namun masyarakat diminta untuk selalu waspada.

“Sejauh ini tidak ada korban jiwa dan pengungsi akibat meningkatnya aktivitas Gunung Semeru. Status Gunung Semeru juga masih tetap pada level II atau waspada,” ujarnya.

Ia mengatakan BPBD Lumajang menugaskan TRC BPBD menilai keadaan dan berkoordinasi dengan PPGA Gunungsawur, Muspika Candipuro, Muspika Pronojiwo.

Kemudian menyiagakan TRC PB BPBD dan potensi, serta menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak panik dengan aktivitas Gunung Semeru. (tim)