Cerita ASN KPP Pratama Asal Jember yang Jadi Korban Gempa Mamuju dan Majene

534 0

JEMBER – Kabar duka terus menghantam Indonesia dalam sepekan terakhir. Awan hitam akibat kecelakaan naas Sriwijaya Air SJ-182 belum hilang, kabar duka pun turut berdatangan dari berbagai daerah lain. Dua kabar duka sekaligus datang pada Jumat (15/1/2021).
Pertama adalah banjir bandang yang melanda Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Sementara yang kedua adalah gempa bumi mematikan di Kota Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.
Beruntung, dalam peristiwa gempa tersebut Muhammad Adyakreshna Satria Nugraha beserta istri, Nawang Grezanda tidak menjadi korban dalam peristiwa gempa berkekuatan 6,3 SR itu.
Muhammad Adyakreshna adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di KPP Pratama Mamuju. dia beserta istri yang sama-sama asal Jember Jawa Timur itu hanya mengalami kerusakan rumah. Sedangkan kondisi Kantor KPP Pratama sendiri, kondisinya rusak parah.
Adyakreshna menceritakan, saat gempa pertama pada Kamis (14/1/2021) sekitar jam 13.35 WIB dirinya sedang beraktivitas sebagaimana biasa. Kerusakan rumahnya baru terjadi saat gempa kedua yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) sekitar jam 01.28 WIB yang berkekuatan 6,2 skala righter.
Adyakreshna beserta keluarga saat ini mengungsi ke rumah orangtuanya di kelurahan Mangli kabupaten Jember.
Adyakreshna pun berdoa supaya seluruh masyarakat Mamuju dan Majene bisa bertahan di tengah situasi sulit seperti ini.
“Semoga warga Mamuju dan Majene bisa melewati cobaan ini, dan pada seluruh korban jiwa, keluarganya diberikan kesabaran. Dan seluruh masyarakat di kota Mamuju saat ini dapat lebih tabah untuk menghadapi setiap cobaan ini,” harapnya. (sonny)

Related Post