Akses Jalan ke Tiga Desa Tergenang Air Dijadikan Tempat Angon Bebek

0
37

GUCIALIT – Kesabaran warga menantikan jalan Kertowono-Tunjung tak segera dibangun sudah mulai habis. Pasalnya, puluhan tahun akses jalan menuju tiga desa di Gucialit rusak parah, hingga kini tak ada tanda tanda akan diperbaiki, padahal sudah berkali kali diusulkan ke pemerintah.

Warga geregetan, sejumlah orang melakukan aksi angon bebek di jalan yang digenangi air berasal dari aliran got yang meluap, lantaran gorong gorongnya sudah ambruk, kemudian melepaskan beberapa ekor bebek disana.

“Hati hati ada bebek mas,” ujar Suwari (54) warga Lumajang yang mengaku sering melewati jalan ini untuk berjualan gordyin.

“Jalan ini sudah bertahun tahun rusak berlubang sehingga kalau musim hujan kayak gini ndak bisa dilewati mas, air menggenang setinggi 15 cm hingga 20 cm. Makanya oleh orang orang sini dibuat jalan layaknya tempat angon bebek,” kata Suwari kepada media ini saat berteduh di pondok dekat gorong gorong rusak, Rabu (03/03/2021).

Biasanya, protes warga terhadap jalan rusak umumnya dilakukan dengan menanam pohon pisang atau yang lainnya, kali ini malah dengan melepas sejumlah bebek di jalan rusak parah.

Menurut mereka, jalan rusak seperti ini tidak layak untuk dilewati kendaraan apapun, kalau tidak ingin pengguna jalan terjatuh. “Jalan ini hanya cocok dijadikan tempat angon bebek,” sindir mereka.

Sindiran unik ini dimaklumi oleh beberapa warga tiga desa, yakni desa Tunjung, Jeruk dan Sombo. Pasalnya, mereka kesulitan mencari jalan alternatif yang lebih dekat menuju Kecamatan, harus berputar melewati jalan yang jauh. (tim)