Bincang Sejenak Bersama Penjual Empon Empon di Pasar Suruji

426 0

LUMAJANG – Empon-empon adalah nama kelompok tanaman yang membentuk simpanan senyawa atau sekumpulan akar tanaman yang menjadi rempah.

Empon-empon terdiri dari jahe, kunyit, lengkuas, temulawak, sunti, dan temu kunci, rempah itu seakan naik daun, sejak muncul wabah virus corona 2 tahun lalu.

Semenjak viral berita empon-empon mampu meningkatkan imun tubuh, masyarakat yang dulunya tidak tahu soal empon-empon, langsung memborong rempah ini.

Tetapi saat ini empon empon sudah tidak lagi menjadi barang buruan seperti dua tahun lalu. Pasalnya empon empon hanya dijadikan bahan bumbu dapur saja.

Salah satu penjual empon-empon di Pasar Suruji Ditotrunan Lumajang, Sumiati (55) menceritakan kisahnya saat jualannya laris dikerubungi pengunjung. Kejadian ini sekitar Senin sampai Rabu pada 2-4 Maret 2020.

“Waktu itu ramai sekali saya sampai tidak duduk menjuali pelanggan yang datang,” jelasnya kepada Gempurnews.com di Pasar Suruji, Kamis, (02/03/2021).

Ia bersama anaknya sibuk melayani pengunjung yang membeli empon-empon dan jamu lainnya pada pagi sampai siang.

Sepanjang hari ia menyaksikan bagaimana masyarakat yang memborong empon-empon. Bahkan dirinya ikut membantu menjelaskan khasiat dari masing-masing isian minuman empon-empon. Baginya saat itu, jam makan dan jam istirahat menjadi hal yang langka.

Selesai makan, ibu satu anak ini harus kembali melayani pengunjung dan terus berdiri sampai lapaknya tutup.

Hal ini berjalan selama tiga hari berturut-turut dan menjadi suatu berkat yang Ia syukuri. Banyaknya permintaan empon-empon waktu itu mengakibatkan harga jual naik, sudah lumrah terjadi.

Ia mengaku saat berita tentang empon-empon mampu menangkal corona baru mencuat, harga seluruh komponan empon-empon mengalami kenaikan, tetapi yang paling signifikan adalah jahe merah.

“Namun saat ini jual empon empon tidak seperti awal corona dulu, tapi ya ndak apa apa, itu sudah biasa. Namanya orang jualan,” tutur yu Sum, panggilan akrab Sumiati. (mul)

Related Post