Pasien Covid yang Ditolak 4 Rumah Sakit di Kota Cimahi Hari Ini Dimakamkan

0
85

CIMAHI – Rabu (21/07/2021), pasien covid yang ditolak oleh 4 Rumah Sakit di Kota Cimahi hingga meninggal tanpa mendapat perawatan medis, hari ini dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Cigugur Tengah dengan standar prosedur kesehatan ketat serta dibawah pengawasan Dokter di lingkungan tersebut.

Pihak keluarga mengaku ikhlas merelakan kepergian Dewi saripah binti Uun.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua RW 05,
Ketua RT 06, Unsur Karang Taruna, pengurus DKM At Taqwa dan Tokoh Masyarakat Kampung Ciputri.

Diketahui, almarhumah Dewi Saripah merupakan kakak dari Maman Sulaeman yang merupakan Ketua Garda Manggala Garuda Putih Wilayah Cimindi.

Usai pemakaman, Maman mewakili keluarga besar menyampaikan rasa terimakasihnya kepada segenap pihak yang telah membantu dari mulai sakit sampai pemakaman.

“Assallamuallaikum Warrahmatullahi wabbarakatuh, saya mewakili keluarga besar almarhum Ibu Dewi Saripah yang telah meninggal dunia di rumah dikarenakan terindikasi Covid 19 dan telah ditolak oleh 4 Rumah Sakit yang ada di Kota Cimahi yakni, RS. Kasih Bunda, RS MAL, RS Mitra Kasih dan RSUD Cibabat Cumahi. Saya atas nama pribadi mewakili keluarga besar almarhumah mengucapkan terimakasih atas penolakannya. Semoga kedepannya tidak ada lagi kasus penolakan terhadap pasien khususnya di Wilayah Kota Cimahi, Umumnya di Indonesia sehingga tidak ada lagi Rumah Sakit yang menolak Pasien yang terindikasi Covid 19,” ucapnya.

Ditambahkannya pula, kepada para stakeholder atau pemangku kebijakan di Kota Cimahi untuk mencari solusi terbaik agar semua warga terfasilitasi untuk penanganan di Rumah Sakit agar tidak terjadi lagi seperti yang dialami Dewi Saripah.

“Kepada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, anggota dewan yang terhormat, khususnya kepada Bapak Plt Walikota Cimahi agar segera mencari solusi terbaik agar masalah Penolakan pasien di Rumahsakit di Kota Cimahi tidak terjadi lagi. Terakhir saya haturkan beribu terimakasih atas Penolakannya dengan berbagai alasan bagi 4 Rumah sakit tersebut. Demikian harapan dari kami mewakili keluarga besar Almarhumah Ibu Dewi Saripah,” ungkap Maman mewakili Keluarga besar Dewi Saripah.

Ditempat lain Sekretaris Dewan Kesehatan Rakyat Provinsi Jawa Barat, Halomoan Aritonang yang kesehariannya akrab disapa Mohan menyayangkan terjadinya kasus tersebut.

“Agar tidak terjadi kembali kasus serupa maka pemerintah Daerah Kota/Kabupaten harus sesegera mungkin menyediakan rumah sakit Darurat Covid 19 dengan menggunakan fasilitas umum aset daerahnya,” jelasnya melalui aplikasi pesan Whatsapp.

Disampaikannya pula, perlu dilakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait seputar kesehatan dan penanggulangan Covid19 juga berkoordinasi dengan pemerintah Pusat maupun Provinsi.

“Kebutuhan upaya penyediaan fasilitas Rumah Sakit darurat itu tentunya dengan pertimbangan situasi dan kondisi yang berkembang di daerah masing-masing,” pungkas Mohan. (Achmad Edison)