Usaha Pembibitan Tanaman Sayuran Tetap Berjaya Saat Pandemi

0
71

TEMANGGUNG – Usaha pembibitan tanaman sayuran di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tidak terpengaruh pandemi Covid-19. Penjualannya masih bagus, bahkan terus berkembamg dengan pesat.

Moko (40), salah seorang karyawan usaha pembibitan ‘Wiji Subur’ di Kawasan Madureso, Kecamatan/Kabupaten Temanggung, mengatakan, sewaktu memulai usaha ini sekitar tujuh tahun lalu hanya menggunakan lahan seluas 1.000 meter persegi. Kini usaha pembibitan sudah diperluas pada lahan seluas 3.500 meter persegi.

“Penjualannya juga tetap, tidak menurun akibat pandemi. Soalnya para petani masih membutuhkan bibit tanaman sayuran,” kata Moko, Sabtu (28/8/2021) di Temanggung.

Waluyo (27), karyawan lainnya mengatakan, tempat usahanya menjual empat jenis bibit tanaman sayuran, yakni cabai, terong, tomat, dan kembang kol.

Tiap satu bibit tanaman yang telah siap jual atau berusia satu bulan dijual seharga antara Rp 150 hingga Rp 200.

Dia menyebutkan, dalam sehari paling banyak terjual hingga 30 kotak bibit sayuran. Tiap satu kotak berisi 4008 tanaman dalam polibag berukuran kecil. Area penjualannya hingga seluruh wilayah Kabupaten Temanggung.

Kini usaha pembibitan Wiji Subur telah mempekerjakan empat orang karyawan tetap dan enam orang pekerja borongan. Untuk media tanah didapat dari Kecamatan Jumo, kemudian diolah lagi dengan mencampurkan pupuk dan kompos menjadi media tanam.

Tiap satu kotak tanaman berisi 4.008 bibit membutuhkan 1,5 karung media tanam. (MC.TMG/ts;ekp/toeb)