Bukti Keprihatinan, LSM Penjara Indonesia Peringati Hari Jadi Ke-9 Secara Sederhana

0
75

PASURUAN – Pemotongan tumpeng mewarnai peringatan hari jadi ke-9 LSM Penjara Indonesia di Pasuruan.

Meski tak nampak kemeriahan, namun suasana khidmat tetap terasa ditengah acara itu.

Bukan tanpa alasan, peringatan hari jadi LSM Penjara Indonesia ini dikemas secara sederhana karena masih masa pandemi.

Diungkapkan oleh Wardah selaku bendahara LSM Penjara Indonesia DPC Pasuruan, Wardah, kesederhanaan acara peringatan hari jadi organisasi ini untuk menghindari kerumunan, mengingat pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

“Dibanding tahun sebelum pandemi, proses HUT LSM Penjara tahun ini memang diselenggarakan cukup sederhana,” terang Wardah.

Ditambahkan Wardah, kesederhanaan peringatan hari jadi LSM Penjara Indonesia tahun ini juga merupakan bukti keprihatinan serta taat pada aturan pemerintah untuk menghindari kerumunan pada masa pandemi saat ini.

Senada dengan Wardah, salah seorang fungsionaris LSM Penjara Indonesia, Kusaeri juga mengatakan acara tahun ini dikemas secara sederhana.

“Acara diawali dengan khotmil Qur’an dan gelaran istighosah pada malam harinya,” kata Kusaeri, Jum’at (17/9/2021).

Sementara itu, ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) LSM Penjara Indonesia Jawa Timur, Jainul dalam sambutannya hanya berharap, organisasi ini harus mampu menunjukkan eksistensinya melalui berbagai karya nyata di tengah masyarakat.

“Karya nyata dibutuhkan dalam rangka turut membangun dan memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Diimbuhkannya pula, dalam perspektif turut membangun daerah, keberadaan LSM Penjara Indonesia sangat penting, salah satunya sebagai kontrol sosial untuk mengawal jalannya peraturan dan kebijakan publik di tengah masyarakat.

“Oleh karenanya kualitas sumber daya manusia (SDM) di dalamnya perlu ditingkatkan agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan kekinian yang tentunya sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (tim)