Terdesak Kebutuhan Ekonomi Dan Di Duga Pengguna Narkoba, Mantan Pegawai PDAM Mencuri Meteran Air

0
339

MATARAM-Bekas pegawai PDAM Giri Menang berinisial CF alias Alit, ditangkap polisi. Pria 46 tahun itu diduga telah mencuri meteran air PDAM milik warga di sejumlah kompleks perumahan.

Kapolsek Gunungsari Iptu Agus Eka Artha Sudjana mengatakan pelaku ditangkap di rumahnya di Pejeruk Bangket, Kecamatan Ampenan, Mataram, akhir pekan lalu. Penangkapannya berdasarkan laporan masyarakat. ”Dari laporan itu kita lakukan pengembangan,” kata Eka, Jumat (17/9).

Aksi pencurian yang dilakukan Alit terekam CCTV. Dari analisa rekaman itu polisi dapat dengan mudah melakukan penangkapan. ”Dari penangkapan itu, kita amankan baju yang digunakan pelaku saat beraksi dan kunci khusus yang digunakan membongkar meteran air,” kata dia.

Saat menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu keliling ke rumah-rumah warga. Mengintai rumah yang dalam keadaan sepi.

Selanjutnya, pelaku masuk ke rumah warga dengan memanjat tembok. Lalu membongkar meteran air di rumah tersebut. ”Pelaku ini sudah melakukan aksi pencurian di 30 TKP,” ungkapnya.

Eka merinci pelaku sudah mencuri tiga kali di Perumahan BTN Pelangi Dusun Sandik dengan jumlah enam unit meteran air; tiga kali di BTN Puncang Hijau Desa Sandik dengan empat unit meteran air; dua kali di BTN Bell Park Desa Kekeri dengan mendapatkan empat unit meteran air; empat kali di BTN Citra Persada Medas Gunungsari dengan mengambil tujuh unit meteran air; dua kali di BTN Sandik Perdana dengan mengambil tujuh unit meteran air; dua kali di BTN Sandik Permai dengan mengambil satu unit meteran air.

Selanjutnya tiga kali di BTN Montong Kedaton dengan mengambil tiga unit meteran air. Terakhir, pelaku beraksi di BTN Nirwana dengan mengambil satu unit meteran air. ”Saat ini, kita masih melakukan pengembangan mendalami lokasi tempat mencuri lainnya,” kata Eka.

Barang curian itu dijual seharga Rp 400 ribu per unit. Uang yang didapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Pengakuannya juga digunakan untuk membeli sabu,” terang Eka.

Pelaku memilliki pengalaman membuka meteran air karena pernah bekerja sebagai pegawai PDAM Giri Menang. Pengalamannya itu membuat Alit lebih mahir mencuri meteran air. ”Pelaku ini spesialis mencuri meteran air,” jelasnya.

Kini pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Gunungsari. Alit terancam hukuman tujuh tahun penjara. Dia dijerat 363 KUHP” tegas nya (DHW/robhin)