Gerbong Mutasi Di KLU Mulai Di Jalankan, Banyak Kadis Yang Akhirnya Non Job

0
176

LOMBOK UTARA – Mutasi yang ditunggu-tunggu terlaksana, (1/9). Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu melakukan pergeseran terhadap 485 pejabat. Mutasi besar-besaran tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan dengan membaginya di tujuh titik untuk menghindari kerumunan.

”Saya berharap mereka bertanggung jawab pada tugas dan fungsinya kedepan,” ujar Djohan.

Dari 485 jabatan yang dikocok ulang, terisi 453 jabatan, sementara 32 lainnya masih dibiarkan kosong. Rincian jabatan terisi tersebut yakni eselon IIb 14 orang, eselon IIIa 42 orang, dan eselon IIIb 78 orang. Berikutnya eselon IVa 307 orang, dan eselon IVb 11 orang. Sedangkan untuk rincian jabatan yang kosong yakni eselon IIb 14 orang, eselon IIIb tiga orang, eselon IVa 11 orang, dan eselon IVb empat orang.

Uang Selalu Datang Melimpah, jika Benda Ini Ada Dirumah!
Money Amulet
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Evi Winarni dimutasi menjadi kepala Bapenda. Sedangkan Kepala Bapenda sebelumnya H Hermanto dinonjobkan. Dia menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU.

Kepala Disbudpar dijabat Ainal Yakin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala dinas sekaligus sekretaris Disbudpar. Sedangkan kepala Disbudpar sebelumnya Vidi Eka Kusuma dinonjobkan menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU.

Kepala Diskominfo H Muhammad dikembalikan menjadi guru. Jabatannya kini diisi Plt sekaligus Sekretaris Diskominfo Chairul Anwar. Kepala Dinas Dikpora Fauzan Fuad dikembalikan sebagai guru. Jabatannya diganti Plt sekaligus Sekretaris Dikpora Adnan.

Kepala BKDPSDM H Najib juga dikembalikan sebagai guru. Jabatannya diisi oleh Tri Darma Sudiana sebagai Plt sekaligus Sekretaris BKDPSDM. Kepala Dishublutkan Iwan Maret Asmara juga dikembalikan sebagai guru. Jabatannya diisi Muhammad Wahyu sebagai Plt sekaligus Sekretaris Dishublutkan.

Berikutnya, Kepala DP2KBPMD H Kholidi juga dinonjobkan menjadi pelaksana di Kesbangpol. Jabatan lamanya diisi Plt sekaligus Sekretaris DP2KBPMD Rusdianto. Sedangkan Kepala Kesbangpol sebelumnya Itradim kini menjabat sebagai kasi Pengendalian Penduduk dan Informasi Kekurangan, DP2KPMD. Kepala Kesbangpol kini diisi Muhammad Muldanu sebagai Plt sekaligus sekretaris Kesbangpol.

Kepala Bappeda Heryanto dinonjobkan menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU. Jabatannya kini diisi oleh Parihin sebagai Plt sekaligus sekretaris Bappeda. Kepala Disnaker PMPTSP Agus Tisno juga dinonjobkan menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU. Jabatannya diisi Plt sekaligus sekretaris Disnaker PMPTSP Chairul Furkon.

Kepala Dinas Kesehatan H Lalu Bahrudin dinonjobkan menjadi fungsional dokter. Jabatannya diisi Abdul Kadir sebagai Plt sekaligus sekretaris Dinas Kesehatan. Kasatpol PP dan Damkar Wartawan turut dinonjobkan sebagai Tim Pengkajian Percepatan Pembangunan Daerah. Jabatannya diisi Totok Surya Saputra sebagai Plt kasat sekaligus sekretaris.

Kepala Pelaksana BPBD Muhadi dinonjobkan menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU. Jabatannya kini digantikan M Zaldy Rahardian yang sebelumnya merupakan Kepala DLHPKP. Jabatan kepala DLHPKP kini diisi Husnul Hadi sebagai Plt sekaligus sekretaris DLHPKP.

Sedangkan Kepala Dinsos P3A Faisol juga dinonjobkan menjadi Tim Pengkajian Percepatan Pembangunan Daerah. Jabatannya kini diisi Faturrahman sebagai Plt sekaligus sekretaris Dinsos P3A.

Kepala DKPP yang sempat kosong dan dipanselkan, kini diisi Tresnahadi yang sebelumnya Plt sekaligus sekretaris Dinas Dukcapil. Sedangkan kepala Dinas Dukcapil diisi H Rubain yang sebelumnya merupakan kepala Bagian Pemerintahan Setda Lombok Utara.

Jabatan asisten I Setda Lombok Utara kini diisi H Raden Nurjati yang sebelumnya kepala Diskoperindag UMKM. Kepala Diskoperindag kini diisi Abdul Hamid yang sebelumnya merupakan staf ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Asisten I sebelumnya Kawit Sasmita dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan.

Asisten II Setda Lombok Utara masih tetap dijabat H Rusdi dan Asisten III Setda Lombok Utara diisi oleh Andong Duwi Cahyadi. Sedangkan Kepala Dinas PUPR kini diisi Kaharizal yang sebelumnya Plt sekaligus sekretaris Dinas PUPR.

”Tentu akan kita evaluasi, kita akan evaluasi terus,” tegas Djohan.

Politisi PKB ini menjelaskan, sejumlah pejabat struktural dikembalikan sebagai guru, mengingat KLU masih kekurangan banyak guru. ”Jangan semua guru jadi penjabat struktural, susah nanti. Jalan pengabdian kita tidak hanya di sana (structural, Red),” sambung dia.

Untuk Kepala OPD yang masih dijabat Plt, Djohan mengatakan akan melakukan pansel untuk mengisinya. Terkait posisi kepala BPBD baru, Djohan berharap Zaldy mampu menyelesaikan persoalan 14 ribu rumah tahan gempa (RTG).

Terlebih lagi, menurut Djohan, Zaldy merupakan pejabat senior yang sangat memahami teknis persoalan menyangkut RTG tersebut. ”Saya tahu betul bagaimana dia pas balik (bekerja,red) ke sini. Saya yakin dan percaya mereka yang menjabat ini sudah terlatih,” tegas Djohan.

”Saya minta pada semua jangan santai-santai. Jika tidak bisa bekerja maka gagal dia,” tandas dia.

Menanggapi mutasi besar-besaran tersebut, Wakil Ketua I DPRD Lombok Utara H Burhan M Noor mengatakan merupakan hak progratif kepala daerah. Dirinya hanya berharap mutasi tersebut memberikan hasil terbaik.

”Tentunya kita di DPRD juga akan mengawasi seperti apa kedepannya, apakah baik atau tidak,” pungkas nya (DHW/robhin)