LUMAJANG – Batik yang telah menjadi kekayaan budaya Bangsa dan mendapat pengakuan dunia, kini semakin beragam, baik dari motif maupun bahannya di tiap daerah, tak terkecuali di Desa Sawaran Kulon Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang Jawa Timur.
Desa Sawaran Kulon memiliki kekayaan budaya dan alam turut mengembangkan kerajinan batik yang berbasis kekayaan lokalnya.
Adalah BUMDES setempat, berusaha memberdayakan batik tulis khas Desa Sawaran Kulon yang mengusung keragaman buah buahan seperti pisang, mangga dan lainnya. Bumdes ini dipelopori langsung oleh kepala desanya, Sugeng.
Sugeng mengatakan kegiatan membatik ini sudah berjalan selama 1 tahun dengan melibatkan ibu-ibu rumah tangga untuk membatik bersama di tempat yang sudah disediakan oleh Ketua PKK.
“Meskipun kegiatan membatik ini baru berjalan 1 tahunan, tapi ibu ibu PKK sudah bisa menghasilkan beberapa potong kain batik yang cukup bagus,” terang Sugeng, Senin (4/1/2022).
Kades Sugeng juga berharap, ke depan batik khas Desa Sawaran Kulon ini menjadi batik favorit di Lumajang dan dapat mendongkrak perekonomian warga.
“Kami juga berharap usaha batik ini mampu menjadi lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian warga, dan tentunya tak lepas kami harapkan perhatian dari pemkab Lumajang untuk pengembangan potensi ini,” pungkasnya. (bam)


