NGANJUK — Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar operasi pasar minyak goreng untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM ) di Kota Bayu, Jumat ( 11/03/2022).
Hadir pada kesempatan tersebut, Plt Bupati Nganjuk, DR Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Nganjuk Sri Wahyuni, SE.
Dalam arahannya, Plt Bupati Kang Marhaen mengatakan, operasi pasar minyak goreng ini dilakukan pemerintah sebagai upaya mengatasi kelangkaan dan melejitnya harga minyak goreng di pasaran.
“Ini wujud bahwa pemerintah selalu hadir untuk memberikan solusi kepada masyarakat,“ tutur Kang Marhaen.
Secara simbolis, Kang Marhaen serahkan minyak goreng kepada pelaku UMKM Kota Bayu
Dijelaskan Kang Marhaen bahwa minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi oleh masyarakat dalam kegiatan sehari-hari, khususnya untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM ) di Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko, S.Pd, M.Si, menuturkan bahwa giat operasi pasar minyak goreng ini dikhususkan untuk para pelaku UMKM di Kabupaten Nganjuk. “Hari ini ada 334 pelaku UMKM yang mengikuti operasi pasar minyak goreng, dimana setiap pelaku usaha mendapatkan jatah 18 liter,“ terangnya.

Diakui Haris, untuk operasi pasar minyak goreng kali ini pihaknya tetap berpedoman pada Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp. 13.500,- per liter.
Haris Jatmiko berharap dengan adanya giat ini, para pelaku UMKM bisa melakukan usahanya demi meningkatkan perekonomiannya ditengah pandemi COVID-19 yang belum berakhir.
“Semoga bermanfaat dan mengurangi beban para pelaku UMKM di Kota Bayu,“ harapnya.
Lebih lanjut Haris menambahkan bahwa giat operasi pasar minyak goreng bagi pelaku UMKM di Kota Bayu tidak akan berhenti disini, akan tetapi kedepan pihaknya juga akan menggelar di kecamatan-kecamatan sebagai upaya memenuhi kebutuhan minyak goreng menjelang hari raya. “Sementara, awal launching perdana untuk pelaku UMKM disini,“ tambahnya. (Anwar, S)






