Sektor pertanian merupakan pendukung utama pendapatan masyarakat Kabupaten Lumajang, dimana 60% masyarakat Lumajang bekerja di sektor ini, berbagai upaya telah dilakukan untuk mendorong sektor ini agar lebih berdaya.
Pada peringatan hari jadi kota Lumajang (HARJALU) ke 767 ini diharapkan ada momentum perubahan yang siqnifikan di sektor ini agar kedepan sektor ini makin bagus dari segala sisi, peran serta legislatif dan tokoh pertanian di Lumajang harus sinergi lebih baik kedepannya
HKTI DPC Lumajang memberikan beberapa rekomendasi sebagai berikut:
- Susun kawasan pertanian berdasarkan spesifik dan lokasi tanamanya, ini dilakukan agar fokus dimasing-masing wilayah kecamatan dan desa bisa di kontrol dengan baik
- Mengadakan konsidasi dengan berbagai pihak agar sektor ini lebih terlindungi
- mengontrol luasan tanam produk hortikultura untuk menjaga stabilitas harga
- Mensertifikasi bibit bibit tanaman lokal dan menjaga agar penjualan nya ke luar Kabupaten.
- Mengadakan peningkatan kapasitas SDM Petani agar menigkat pengetahuan nya
- Membuat sistem informasi pertanian berbasis website agar seluruh potensi yang ada dapat di akses dengan mudah oleh petani dan mitra kerja pertanian
- Memberikan penghargaan pada kelompok tani yang inovatif dan berdedikasi tinggi.
- Memfasilitasi adanya corporate farming untuk memperkuat posisi tawarnya petani
- Mewujudkan jaringan distribusi pemasaran yang efektif agar petani memiliki akses langsung.
Iskhak Subagio selaku ketua DPC HKTI Lumajang menambah bahwa sudah saatnya pemerintah daerah melibatkan seluruh ormas petani dan dinas terkait untuk bergerak bersama mewujudkan Lumajang yang lebih sejahtera dan bermartabat (thenmust bagyo)
