HomeJawa TimurPasuruanKeluarga Barham Tragedi Carok Lekok Laporkan Balik Supardi

Keluarga Barham Tragedi Carok Lekok Laporkan Balik Supardi

PASURUAN – Tragedi Carok yang terjadi di Desa Alastlogo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu yang menggemparkan masyarakat Pasuruan perlahan mulai terkuak awal terjadinya kejadian tersebut.

Hal itu diketahui saat keluarga Barham melaporkan balik Supardi ke Polsek Lekok pada Hari Senin (30/01/23), keluarga Barham merasa tidak terima dengan informasi yang beredar perihal kejadian tersebut karena dianggap tidak sesuai fakta yang sesungguhnya.

Datang bersama keluarga serta korban sugiantoro yang terkena sabetan clurit milik Supardi, Timan yang merupakan keluarga Barham serta Sugiantoro melaporkan Supardi karena dianggap sebagai biang kerok awal terjadinya bentrok carok dengan keluarganya.

Advertisement

Pada awak media Timan menuturkan bahwa apa yang ada dalam pemberitaan sebelumnya tidak sepenuhnya benar adanya, karena merasa didiskriminasi dan keluarga mereka dianggap telah mengeroyok Supardi tanpa bawa clurit (sajam).

“Semua berawal dari ejekan Supardi terhadap Sugianto yang merupakan salah satu keluarganya, Sugianto di hadang serta di provokasi oleh Supardi saat melintas di persimpangan jalan Desa. Dari hadangan tersebut Sugianto dipukul oleh Supardi yang kebetulan berboncengan dengan istrinya yang sedang hamil,” beber Timan.

Berawal dari kejadian tersebut, keluarga lainnya yang mendengar tidak terima termasuk Barham yang pada saat itu juga mendatangi Supardi karena tidak terima saudaranya di ejak serta di provokasi hingga dipukul olehnya.

“Dari awal kejadian tersebut Supardi ternyata sudah mempersiapkan diri dengan membawa sajam (celurit), Sugiantoro yang datang untuk melerai pertikaian tersebut terkena sabetan celurit milik Supardi yang menancap di pundaknya,” imbuh Timan.

“Perlu diketahui bahwa Supardi bawa celurit juga, tidak seperti di beritakan bahwa Supardi mengambil/merebut clurit dari Sugiantoro.”

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lekok Hery pada awak media menyampaikan ” untuk saat ini kita masih belum bisa memberikan statement/keterangan apapun karena masih proses, serta masih menunggu hasil dari koordinasi dengan pimpinan,” singkatnya. (Tofa)

Editor : dhw_robhin

RELATED ARTICLES

Most Popular