HomeJawa TimurBanyuwangiJelang Lebaran 1280 KPM Desa Gambiran Menerima Bantuan PKH, BPNT Dan Subsidi...

Jelang Lebaran 1280 KPM Desa Gambiran Menerima Bantuan PKH, BPNT Dan Subsidi BBM Triwulan Pertama

Gempurnews.com – Banyuwangi. Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) beserta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Subsidi BBM triwulan pertama untuk 1280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Gambiran Kecamatan Gambiran, dilaksanakan secara bersamaan di Pendopo Desa Gambiran, Jum’at (07/04/2023).

Pemerintah Desa sebagai fasilitator berharap, bantuan yang diberikan pemerintah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan jelang lebaran. Hal ini disampaikan Kepala Desa Gambiran, H. Eko Hadi Rianto melalui Sekertaris Desa Gambiran, Binar Cahya Putra.

“Dalam hal ini kami pemerintah desa membantu PT Pos dalam penyaluran bantuan yang diantaranya PKH, BPNT maupun Subsidi BBM, harapannya bantuan ini dapat dimanfaatkan warga masyarakat dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan menjelang lebaran, yang jelas untuk kebutuhan pokok seperti sembako, jangan sampai program yang dicanangkan untuk menunjang kebutuhan hidup, justru digunakan untuk menunjang gaya hidup masyarakat,” pungkasnya dengan tegas.

Advertisement

Dari bantuan yang diberikan, masing-masing KPM tidak mendapatkan nilai yang sama, hal ini disebabkan nilai bantuan PKH yang tidak sama, selain itu tidak semua KPM mendapatkan bantuan ketiga-tiganya.

“Untuk setiap KPM jumlahnya bervariasi, karena tidak semua KPM mendapat bantuan tiga-tiganya sekaligus, dan jumlah nilai bantuan PKH pada masing-masing KPM juga tidak sama. Namun penerima bantuan BPNT nilai bantuannya tetap sama dengan nominal Rp 200 ribu perbulan dengan total penerimaan sebesar Rp 600 ribu per-KPM, sedang Subsidi BBM masing-masing penerima mendapatkan Rp 300 ribu untuk periode pencarian dua bulanan.” Papar Binar kepada awak Media Gempurnews.

Binar juga menambahkan, meski bantuan BPNT tidak diberikan secara non tunai seperti Tahun sebelum, pihaknya tidak memaksakan warganya untuk membelanjakan bantuan yang diterimanya ke unit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Jadi kita tidak ingin memaksakan untuk warga itu membeli kepada unitnya BUMDes, mau warga membeli kebutuhan sembako dimanapun silahkan, ya kalau mau beli di BUMDes kita juga persilahkan, yang jelas bebas, namun yang kita anjurkan untuk memprioritaskan belanja kebutuhan pokok seperti sembako.” Imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu warga penerima bantuan, Ibu Sulikah (72) kepada awak media mengungkapkan apresiasinya kepada pemerintah atas apa yang diterimanya, ia juga berharap program ini kedepannya dapat tetap berkelanjutan sehingga dapat membantu kebutuhan masyarakat kurang mampu seperti dirinya.

“Alhamdulillah, saya dapet bantuan totalnya Rp 1.800.000,- nantik digunakan untuk kebutuhan lebaran, bisa untuk beli sembako dan kebutuhan lebaran lainnya, asal kata pak carik tadi, tidak untuk beli pulsa buat TikTok-kan dan kebutuhan lain yang tidak begitu bermanfaat.” Uangkap Sulikah. (*/Sgt)

RELATED ARTICLES

Most Popular