PASURUAN – Sebutan kawasan sejuta limbah disematkan oleh sebagian masyarakat Pasuruan lantaran persoalan pencemaran udara, air maupun tanah, yang terus dikeluhkan warga akibat tidak adanya perhatian serius dari instansi terkait baik di Kabupaten maupun Provinsi.
Seperti terlihat pada Kamis 14 Desember 2023, sejumlah warga kecamatan Rembang mengeluhkan adanya bau busuk menyengat, yang diduga berasal dari salah satu perusahaan yang berada di kawasan PIER industri di Rembang Kabupaten Pasuruan.
Salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan jika bau busuk menyerupai aroma bangkai itu terjadi sejak lama.
“Namun keluhan warga/masyarakat tak pernah mendapat perhatian dan penanganan dari instansi terkait,” ujarnya.
Masih katanya, bau busuk tentu bisa menggangu kesehatan warga.
“Pembiaran terhadap masalah limbah ini oleh pemerintah, khususnya di daerah, sangat berbanding terbalik dengan motto Kabupaten Pasuruan yakni Maslahat,” katanya.
Sementara itu, direktur PUS@KA (Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan), Lujeng Sudarto merasa prihatin atas apa yang dirasakan warga terdampak limbah bau busuk tersebut
“Kejadian ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah, dan saya akan segera melaporkan kejadian ini ke DLH Jatim,” ujar Lujeng.
Ditegaskan Lujeng pula, pihaknya bukan anti terhadap investasi karena itu bisa mengangkat perekonomian di Kabupaten Pasuruan.
“Namun jangan sampai perusahaan itu mencemari lingkungan yang mengganggu kenyamanan warga,” jelasnya.
Lantas, Direktur Pusaka juga menegaskan jika pihaknya tak setuju jika terdapat investasi yang bisa merusak lingkungan atau kenyamanan warga.
Kepala Dinas Lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Heru saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi WhatsApp masih belum memberikan pernyataan terkait keluhan warga tersebut kendati pertanyaan beberapa jurnalis sudah dalam status telah dibaca.
Diketahui, Pasuruan dikenal sebagai kawasan segi tiga emas bagi para pengusaha maupun investor. Sehingga, di Kabupaten/Kota Pasuruan banyak berdiri industri, mulai skala kecil hingga besar.
Bahkan, di Pasuruan terdapat suatu kawasan khusus bagi industri yang disebut Pasuruan Industrial Estate Rembang atau PIER. (Team)
Editor : R_80






