PASURUAN – Dimulai sejak tanggal 4 hingga 17 Maret 2024 jajaran Polri mengintensifkan operasi keselamatan. Tak terkecuali Polres Pasuruan yang dalam kegiatan ini menitikberatkan leading sector-nya pada fungsi lalu lintas.
Berbagai cara yang digunakan oleh piihak polri dalam peelaksanaan operasi keselamatan, baik cara preemtif, prefentif dan represif.
Namun ada hal menarik yang dilakukan oleh jajaran sat lantas Pasuruan dalam operasi kali ini yaitu tentang pemberian reward dan punishment.
Dalam hal tersebut, masyarakat pengguna lalu lintas yang kedapatan melanggar ketentuan aturan lalu lintas mendapat punishment berupa teguran simpatik melalui aplikasi yang sudah disiapkan maupun mengunakan tilang elektronik.
Tetapi untuk masyarakat yang terpantau dan hasil pemeriksaan petugas mematuhi segala aturan yang berlaku, maka masyarakat terpilih tersebut mendapat reward berupa mendapatkan sebungkus beras.
Tak pelak kegiatan ini sangat mendapat respon positif dari masyarakat. Salah satunya dikemukakan oleh pengguna motor asal Beji yang bernama, Lisa.
Lisa menceritakan, dirinya tidak menyangka bakal menerima reward dari kepolisian. “Saya tadi diberhentikan oleh polisi karena saya terbiasa menggunakan helm dan sepeda motor saya juga standart dan dokumen kendaraan (stnk) serta dokumen diri (sim) saya selalu membawa. Setelah kelengkapan diperiksa, saya mendapat surprise,” katanya dengan nada ceria.
Lisa menambahkan, waktu itu petugasnya bilang jika dirinya menerima reward lantaran telah tertib berlalu lintas.
“Bener&bener saya terharu karena saya berpikir sampai seperti upaya polisi untuk menyadarkan masyarakat supaya tertib berlalu lintas,” ungkapnya.
Sementara itu, di tempat yang sama KBO Sat Lantas polres Pasuruan, Iptu Arief Rahman menyampakan kepada media bahwa kegiatan ini sesuai arahan dari Kapolres Pasuruan yakni AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui kasat lantas AKP Deni Eko Prasetyo, S.I.K.
“Beliau menekankan agar supaya kami petugas di lapangan selalu menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat, karena tugas tanggung jawab kita selalku anggota polri tidak akan berhasil apabila tidak ada dukungan positif dari masyarakat,” ujarnya.
Dia menambahkan, pihak kepolisian juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah tertib berlalu lintas.
“Kami mohon maaf apabila kami menindak yang belum tertib danpercayalah bahwa kamaii menindak memberikan punishment bukan karena kami benci atau tidak suka tetapi yakin dan percayalah itu wujud cinta dan peduli kami terhadap masyarakat khususnya pengguna jalan raya,” pungkasnya. (qomar)
Editor : R_80






