HomeJawa TimurBanyuwangiPuluhan Anak Yatim-Piatu Desa Tegalrejo Padati Salah Satu Mall Perbelanjaan di Kecamatan...

Puluhan Anak Yatim-Piatu Desa Tegalrejo Padati Salah Satu Mall Perbelanjaan di Kecamatan Genteng.

Gempurnews.com–Banyuwangi. Sekitar 51 anak yatim-piatu didampingi orang tua wali dan segenap jajaran Pemerintahan Desa Tegalrejo datangi salah satu mall di Kecamatan Genteng, Kamis (02/04/2024).

Kedatangan mereka tak lain adalah untuk berbelanja kebutuhan baju lebaran. Program yang terselenggara kedua kalinya ini merupakan salah satu program rutin Pemerintah Desa Tegalharjo dalam rangka memeriahkan Bulan Suci Ramadhan.

Andrik Tri Waluyo selaku Kepala Desa Tegalrejo melalui Ambar Susiadi selaku BPD Desa Tegalrejo menyampaikan, Program ini merupakan upaya pemerintah desa untuk memberikan suatu kelayakan kepada masyarakat Desa Tegalrejo khususnya anak yatim-piatu.

Advertisement

“Misi kita pertama itu tak lain, adalah Bagaimana rakyat Tegalrejo khususnya anak yatim piatu ini bisa mendapatkan satu kelayakan, karena Alhamdulillah Pemerintah Desa Tegalrejo khususnya dibawah kepemimpinan bapak Andrik Tri Waluyo mempunyai satu terobosan yang sifatnya untuk memberikan kelayakan dan kesejahteraan bagi masyarakat Tegalrejo khususnya untuk anak-anak yatim piatu.” Pungkasnya.

Ambar juga memastikan bahwa penerima manfaat dari program ini merupakan mereka yang benar-benar berhak untuk menerima.

“Saya memastikan bahwa penerima manfaat dari program yang digagas langsung oleh kepala desa ini, merupakan anak-anak yatim-piatu, artinya yang benar-benar berhak untuk menerima. Terkait jumlah sekitar 51 anak yang Alhamdulillah masing-masing anak mendapatkan Rizki sebesar 500 ribu, dan uang itu bisa diterima langsung untuk dipergunakan berbelanja barang kebutuhan lebaran, utamanya pakaian.” Jelasnya.

Sebelumnya ketika ditemui dikediamannya, Andrik Tri Waluyo menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud keperdulian Pemerintah Desa Tegalharjo yang dialokasikan dari Dana Operasional Pemerintah Desa atau Kepala Desa.

“Dalam anggaran Dana Desa (DD) itu kan ada anggaran operasional kepala desa, yang besarannya sekitar 3% dari anggaran DD, adapun alokasinya biasanya diperuntukan tiga hal, diantaranya santunan anak yatim, kifayah dan kegiatan-kegiatan pengajian, dua tahun ini saya fokuskan untuk kegiatan anak yatimnya, yang jelas harus dalam bentuk barang. Makanya saya langsung mengajak anak-anak berbelanja kebutuhan lebaran.” Terang Andri saat ditemui awak media, Rabu (06/03/2024).

Kepada awak media Andri juga menyampaikan, adapun pemilihan tempat juga merupakan bagian terpenting, selain faktor kelengkapan barang yang dapat memberikan banyak pilihan untuk anak-anak, tempat yang berkelas dan setara Mall memberikan nilai lebih untuk kesetaraan anak-anak yang notabenenya merupakan anak pedesaan yang kurang mampu.

“Saya sengaja memilih tempat ini untuk memberikan nilai lebih kepada anak-anak pedesaan, setidaknya ini menjadi penyetaraan sosial bagi mereka yang maaf, merupakan anak yatim pedesaan yang kurang mampu.” Tandasnya. (*/Sgt)

RELATED ARTICLES

Most Popular