BARITO UTARA- Penjabat (Pj). Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis menghadiri perayaan Dharama Santi hari raya Nyepi tahun baru saka 1946 umat Hindu Dharma, yang telah di langsungkan bertempat di Gedung Tandak Banama Tingang, jalan Teluk Mayang, Selasa (30/4/2024).
Turut hadir dalam perayaan Dharam Santi hari raya Nyepi tersebut, Ketua panitia perayaan Dharma Santi Nyepi, I. Putu Suartama, Ketua Majelis Hiñdu Kaharingan Barito Utara, Goi Nuri, mewakili Polres Barito Utara, Kaur Bin Ops ( KBO) Kasat Reskrim Polres Barito Utara, IPDA. I Putu Kardiasa, Sekretaris Prisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Kalteng, Lemri, S. Pd. M.Pd serta umat Hindu Dharma Se- Barito Utara.

Ketua PHDI Provinsi Kalimantan Tengah, yang diwakili oleh Sekretaris PHDI, Lemri, S.Pd, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Barito Utara beserta jajaran dan pengurus elemen masyarakat yang terlibat dalam suksesnya kegiatan perayaan Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1946 yang dilaksanakan pada hari ini.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang tergabung dalam suksesnya kegiatan perayaan Dharma Shanti Nyepi tahun baru Saka 1946 pada hari ini. Dengan memaknai hari Raya Nyepi hendaknya kita antar umat Hindu itu sendiri dan juga antar umat beragama terkhusus di wilayah Barito Utara ini. Saya harap jalinan saat ini dapat dipertahankan dan tetap solid dalam membantu pembangunan, “ucap Lemri.
Pj. Bupati Barito utara, Drs. Muhlis dalam sambutannya, menyampaikan Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa bagi saudara- saudara umat Hindu, hari Nyepi memiliki arti penting untuk merenungkan hakekat dan merenungkan makna kehidupan alam fana ini.
“Dikatakan Pj. Bupati, Nyepi merupakan sarana introfeksi, dan sarana evaluasi diri untuk membersihkan jiwa dari segala bentuk prilaku yang tidak baik, pikiran yang tidak jernih serta perkataan yang tidak pada tempatnya.
Nyepi juga merupakan sarana untuk menciptakan kedamaian, ketentraman, dan serta menciptakan harmoni. Hal itu tentu tidak datang dengan sendirinya di tengah kemajemukan, tetapi harus
dihadirkan, dirawat dan harus dilestarikan, “katanya.
Melalui hari raya Nyepi umat Hindu juga dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Sang pencipta, sekaligus membangun hubungan yang harmonis baik antara manusia dengan Tuhan, antara manusia dengan lingkungan, maupun antara manusia dengan sesamanya, dan melalui hubungan harmonis yang berdimenai Vertikal dan Horizontal itu akan melahirkan kehidupan yang aman, dan kehidupan yang tenteram, serta kehidupan yang damai, “sebut Muhlis.
“Dari apa yang telah saya sampaikan tadi, sesuai dengan Tema perayaan Nyepi Dharma Santi tahun ini yaitu ; “Sad Cid Ananda untuk Indonesia Jaya” saya mengharapkan umat Hindu di Barito Utara, memaknai perayaan Dharam Santi Nyepi dengan bersama- sama mewujudkan keberadaan, kesadaran dan kebahagiaan untuk Indonesia.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, tidak lupa atas nama Pemkab Barito Utara, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat Hindu Se- Barito Utara, yang selama ini telah mendukung Pembangunan di “Bumi Iya Mulik Bengkang Turan” ini, “ucap Pj. Bupati Muhlis.
Dengan melaksanankan hari raya Nyepi tersebut diharapkan umat Hindu agar selalau menjaga Tri Kerukunan umat beragama untuk menjaga keutuhan NKRI dan Khususnya di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini.
Demikianlah beberapa hal yang saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini, akhirnya saya atas nama Pemerintah Barito Utara, mengucapkan selamat hari raya Nyepi tahun baru Saka 1946 tahun 2024, kepada seluruh umat Hindu di Barito Utara, “Bupati Barut Drs. Muhkis Mengakhiri sambutannya. (SS)






